Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi anak-anak usia dini melalui interaksi langsung dengan lingkungan nyata, sehingga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta kemandirian peserta didik sejak dini.
“Outing class ini kami rancang agar anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengenal alam secara langsung,” ujar Sri Hartuti, salah satu pendidik Pos PAUD Rahayu Dermaji.
Baca juga:
- Pawai Ta’aruf dan Lomba Kreatif Warnai Peringatan Isra Mi’raj di TK Pertiwi 1 Parungkamal
- Peringatan Isra Mi’raj SDN 1 Parungkamal Tampil Beda, Khidmat dan Sarat Karya Siswa
Sejak pagi hari, murid-murid tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh para pendidik, mulai dari pengenalan lingkungan sekitar hingga aktivitas bermain edukatif yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak.
Menurut Juliati, kegiatan di luar kelas mampu memberikan stimulus positif bagi perkembangan anak, khususnya dalam aspek sosial dan emosional. “Anak-anak belajar bekerja sama, berani bertanya, dan mencoba hal-hal baru,” tuturnya.
“Kami memilih tempat yang ramah anak dan edukatif, sehingga kegiatan berjalan aman sekaligus menyenangkan,” kata Tusriyani, yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, para pendidik juga menanamkan nilai-nilai kemandirian dengan membiasakan anak membawa perlengkapan sendiri, menjaga kebersihan, serta mengikuti aturan selama berada di luar lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan sederhana seperti makan bersama dan membereskan barang, anak-anak belajar bertanggung jawab,” ungkap Sri Hartuti.
Selain itu, kegiatan outing class ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas anak melalui permainan bebas terarah, pengamatan lingkungan, serta interaksi dengan teman sebaya di suasana yang berbeda dari kelas.
Pihak Pos PAUD Rahayu Dermaji berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari inovasi pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.
“Kami berharap pengalaman hari ini menjadi kenangan positif dan bekal awal bagi anak-anak untuk mencintai proses belajar,” tutup Tusriyani.
Kontributor: Tusriyani



Posting Komentar