“Rakoor ini menjadi sarana menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antar kepala sekolah dalam menjalankan program pendidikan di Kecamatan Lumbir,” ungkap Koordinator Korwilcam Dindik Lumbir, Arifin Nur Haryadi, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan diawali dengan santapan rohani yang bertujuan memperkuat nilai spiritual dan etika kepemimpinan kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Manusia tidak seperti hewan, manusia memiliki tanggung jawab setelah mati. Sebaik-baiknya manusia adalah yang senang memberi kepada orang yang tidak pernah memberi, memaafkan orang yang mendzolimi, dan menyambung silaturahmi dengan orang yang memutus tali persaudaraan,” tutur Ade Pahrudin dalam tausiyahnya.
“Beberapa sekolah telah disurvei untuk kegiatan rehabilitasi dan semoga secepatnya bisa terealisasi, salah satunya SDN 1 Dermaji,” jelas Arifin Nur Haryadi.
Selain itu, optimalisasi sarana pembelajaran berbasis teknologi juga menjadi perhatian, seiring dengan dukungan fasilitas yang telah diberikan kepada sekolah.
“Bantuan IFP harus dimaksimalkan penggunaannya di sekolah. Kemarin juga sudah dilaksanakan bimbingan teknis pemanfaatan IFP untuk pembelajaran,” lanjutnya.
Korwilcam Dindik Lumbir juga menegaskan kewajiban administrasi kinerja bagi seluruh aparatur sipil negara di lingkungan pendidikan.
“SKP wajib disusun oleh semua ASN, baik PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu,” tegas Arifin Nur Haryadi di hadapan peserta Rakoor.
Terkait kepegawaian, disampaikan pula informasi mengenai rencana rekrutmen aparatur sipil negara pada tahun mendatang.
“Rencana rekrutmen ASN pada tahun 2026 bersifat umum, sehingga perlu dipahami bersama oleh seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.
Dari sisi pengelolaan keuangan dan aset, Korwilcam memastikan bahwa proses administrasi berjalan sesuai ketentuan.
“Hari ini telah dilaksanakan rekon bendahara barang melalui SIMBADA dan Alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik, termasuk BOS yang kemarin juga sudah dinyatakan oke,” ujarnya.
“Untuk kelas enam, dipersiapkan kegiatan TKA, TKAD, dan PSAJ yang insya Allah akan diselenggarakan pada akhir April,” kata Arifin Nur Haryadi.
Dari sisi akademik, Ketua KKKS Lumbir menyampaikan agenda penilaian yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“STS semeter 2 kelas enam direncanakan pada 23 Februari 2026, sedangkan STS 2 untuk kelas satu sampai lima direncanakan pada 2 sampai 6 Maret 2026,” jelas Tasirin, Ketua KKKS Lumbir.
Dukungan organisasi profesi guru turut menguatkan pelaksanaan program dan administrasi kinerja di tingkat sekolah.
“Kegiatan pengisian RHK untuk PPPK Paruh Waktu kemarin Alhamdulillah sudah difasilitasi Korwil dan PGRI. Kami mohon kepala sekolah memantau E-Kinerja sebelum 31 Januari 2026,” pesan Sugino, Ketua PGRI Cabang Lumbir.
Melalui Rakoor KKKS ini, Korwilcam Dindik Lumbir berharap seluruh kepala sekolah mampu mengimplementasikan hasil koordinasi secara optimal di satuan pendidikan masing-masing, sehingga program pendidikan dapat berjalan efektif, tertib administrasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Kontributor: Tim Infokom PGRI Lumbir



Posting Komentar