Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Para siswa tampak bergotong royong menyapu halaman, merapikan ruang kelas, dan membersihkan sudut-sudut sekolah. Keceriaan dan semangat terpancar dari wajah anak-anak yang dengan antusias menjalankan tugas masing-masing. Pembiasaan ini dirancang tidak hanya untuk menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Di sela-sela kegiatan, sosok Desi, siswa kelas I, menjadi perhatian. Dengan polos dan penuh semangat, ia bolak-balik ke kantor guru sambil mengajak, “Ayuh sholat, Pak, Bu!” Antusiasme Desi menjadi gambaran nyata keberhasilan pembiasaan yang selama ini dilakukan sekolah, di mana nilai religius ditanamkan melalui keteladanan dan kegiatan rutin yang menyenangkan bagi anak-anak.
Usai kegiatan bersih-bersih, seluruh warga sekolah bersiap melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah. Barisan siswa, guru, dan tenaga kependidikan tersusun rapi di halaman sekolah. Sholat Dhuha dipimpin oleh Nurhuda Aprianto sebagai imam. Suasana hening dan tertib menyelimuti pelaksanaan ibadah, mencerminkan kedisiplinan serta kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan aktivitas spiritual sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.
Pelaksanaan Sholat Dhuha berlangsung khusyuk. Guru-guru tampak mendampingi siswa dengan penuh kesabaran, sekaligus memberikan teladan sikap religius dalam kehidupan sehari-hari. Kekhidmatan ibadah tersebut menghadirkan suasana damai yang menenangkan, sekaligus mempererat ikatan kebersamaan antarseluruh warga sekolah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hafalan Asmaul Husna. Suara lantang dan serempak para siswa menggema di lingkungan sekolah, menciptakan atmosfer religius yang kental. Hafalan ini tidak hanya bertujuan melatih daya ingat, tetapi juga mengenalkan sifat-sifat Allah agar dapat diteladani dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Antusiasme siswa kembali terlihat saat hafalan Asmaul Husna berlangsung, termasuk Desi yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan wajah ceria. Sikap tersebut mencerminkan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten mampu menumbuhkan rasa senang, kedisiplinan, serta kebersamaan di kalangan peserta didik tanpa paksaan.
Rangkaian kegiatan Jumat pagi ini menegaskan bahwa pendidikan di SDN 1 Bojong tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, sekolah berharap peserta didik tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beriman, disiplin, serta memiliki kepekaan sosial yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.
Kontributor: Nurhuda Aprianto
Posting Komentar