Enam Penilik Banyumas Terima Sertifikat Kompetensi dari LSK-TIK

Foto bersama penyerahan sertifikat kompetensi dari LSK-TIK dalam acara Apel Pagi di Dinas Pendidikan. (Info Banyumas)


PURWOKERTO, INFO BANYUMAS – Sebanyak enam orang Penilik pada Dinas Pendidikan Kab. Banyumas resmi menerima Sertifikat Kompetensi Komputer Perkantoran (Microsoft Office) dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (LSK-TIK), usai dinyatakan lulus dalam Uji Kompetensi pada bulan November 2025.


Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Banyumas, Drs. H. Joko Wiyono, MR., M.Si. dalam Apel Pagi yang digelar di Lapangan Tenis kompleks kantor Dinas Pendidikan Kab. Banyumas, Senin pagi (23/02/2026).


Momen tersebut berlangsung khidmat dan penuh apresiasi, karena selain penyerahan sertifikat kompetensi, juga dirangkaikan dengan penyerahan SK Purnatugas salah seorang Pengawas SMP, sertifikat penghargaan ASN Pengawas Berprestasi, serta hadiah lomba Sesorah Kepala SMP tingkat Kab. Banyumas.


Keenam penilik yang menerima sertifikat kompetensi sebelumnya telah mengikuti Uji Kompetensi Komputer Perkantoran yang diselenggarakan oleh LSK-TIK sebagai bagian dari peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur pendidikan.


Kepala Dinas Pendidikan Kab. Banyumas memberikan apresiasi mendalam kepada para penilik yang telah menunjukkan semangat belajar tinggi untuk menguasai operasional Microsoft Office di usia yang tidak lagi muda.


Sertifikat yang diterbitkan LSK-TIK tersebut menjadi bukti pengakuan resmi atas kompetensi di bidang teknologi informasi, khususnya penguasaan aplikasi Microsoft Office yang kini menjadi kebutuhan dasar dalam tata kelola administrasi pendidikan.


Dalam amanatnya selaku pembina apel, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh peserta apel, khususnya kepada ASN yang masih muda.


Ia menegaskan bahwa adab atau attitude harus menjadi fondasi utama dalam bekerja, kecerdasan intelektual dan keahlian teknis tidak akan memiliki nilai jual yang berarti jika tidak dibarengi dengan adab atau etika kerja yang baik.


"Saya tegaskan, sehebat apa pun kemampuan kalian, tidak akan ada yang mau menggunakan jasa atau kemampuan itu jika kalian tidak memiliki adab atau attitude yang baik," tegasnya di hadapan peserta apel.


Penerima sertifikat kompetensi dari LSK-TIK dalam acara Apel Pagi di Dinas Pendidikan. (Info Banyumas)


Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan juga mendorong seluruh ASN untuk terus memperkaya diri dengan berbagai keahlian agar memiliki keterampilan yang variatif sehingga mampu beradaptasi dengan dinamika dan perkembangan zaman serta berbagai tantangan yang terus bergerak dengan cepat.


“Kita harus punya skills yang beragam, jangan hanya satu kompetensi, ASN masa kini harus memiliki variatif skills sehingga bisa menyesuaikan diri dan tangguh dalam menghadapi setiap tantangan serta perkembangan zaman yang kian kompetitif," tambahnya.


Lebih lanjut, Drs. H. Joko Wiyono, MR., M.Si. menekankan pentingnya loyalitas kepada negara dengan mematuhi aturan yang berlaku serta patuh kepada pimpinan dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.


"Loyal pada negara itu diwujudkan dengan mematuhi semua aturan yang berlaku dan patuh pada pimpinan dengan menjalankan seluruh tugas yang diberikan pimpinan dengan penuh tanggung jawab serta maksimal," tandasnya


Beliau juga mengingatkan agar para ASN untuk tetap rendah hati, tidak usah menonjolkan atau memamerkan keunggulan yang dimilikinya di depan orang lain.


“Tidak perlu menonjolkan kelebihan kita di hadapan orang lain. Teruslah bekerja dengan baik dan biarkan semesta yang berbicara,” ujarnya.


Menutup amanatnya, Kepala Dinas Pendidikan berpesan agar ASN tidak bersikap hitung-hitungan maupun mengeluh saat menjalankan tugas sehari-hari yang sudah menjadi tanggung jawab profesinya. Beliau juga meminta agar jangan suka flexing atau pamer karena menjadi ASN itu ada masanya sehingga harus bisa menjalaninya dengan penuh integritas.


Kontributor: Eko Adi P

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama