WANGON, INFO BANYUMAS – Semarak bulan suci Ramadhan tahun ini menjadi momentum emas bagi siswa-siswi sekolah dasar di wilayah Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dinas Pendidikan Wangon untuk mengasah bakat dan spiritualitas. Pada Kamis (12/2/2026), puluhan pelajar berkumpul di SD Negeri 1 Rawaheng guna mengikuti perhelatan tahunan "Lomba Ramadhan Ceria". Dalam kompetisi yang berlangsung khidmat namun kompetitif tersebut, SD Negeri 2 Cikakak tampil memukau dengan mengirimkan representasi terbaiknya dari kelas 5. Keikutsertaan sekolah ini berbuah manis dengan raihan trofi di cabang lomba keagamaan, mempertegas komitmen institusi dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik maupun religius.
Kegiatan yang berpusat di SD Negeri 1 Rawaheng tersebut menjadi panggung bagi tiga delegasi terpilih dari SD Negeri 2 Cikakak, yakni Azzam, Chika, dan Naila. Ketiga siswa ini berpartisipasi dalam dua kategori lomba yang berbeda, yakni Gambar Bercerita dan Tartil Al-Qur’an. Penampilan mereka di hadapan dewan juri menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi serta persiapan yang matang. Dalam kategori Tartil, kefasihan makhraj dan ketepatan tajwid menjadi parameter utama, sementara pada cabang Gambar Bercerita, kemampuan visualisasi pesan moral menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.
Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa keikutsertaan para siswa dalam ajang tersebut bertujuan untuk melatih mentalitas juara sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap nilai-nilai Al-Qur'an. Berdasarkan keterangan panitia, antusiasme peserta tahun ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya, mengingat Lomba Ramadhan Ceria merupakan agenda prestisius di tingkat Korwilcam. Keberhasilan siswa-siswi tersebut juga dianggap sebagai cerminan dari pola pembinaan ekstrakurikuler keagamaan yang berjalan efektif di lingkungan SD Negeri 2 Cikakak selama masa persiapan menjelang bulan suci.
Informasi dari lapangan menyebutkan bahwa persaingan di cabang Tartil Al-Qur’an berlangsung sangat ketat. Namun, kualitas bacaan yang dibawakan oleh perwakilan SD Negeri 2 Cikakak mampu menarik perhatian dewan juri. Hasil akhir perlombaan menetapkan Naila sebagai Juara 1 Tartil Putri, sebuah pencapaian puncak yang membanggakan sekolah. Keberhasilan tersebut kemudian disempurnakan oleh Azzam yang berhasil meraih Juara 3 Tartil Putra. Prestasi ini membuktikan bahwa pembibitan talenta muda dalam bidang seni baca Al-Qur'an di sekolah tersebut telah berada di jalur yang benar.
Selain aspek kompetisi, kegiatan tersebut dipandang sebagai sarana edukasi yang komprehensif. Cabang Gambar Bercerita, misalnya, menjadi media bagi siswa seperti Chika untuk menuangkan kreativitas dan pesan religius ke dalam bentuk visual. Melalui guratan warna dan sketsa, para siswa diajak untuk berdakwah secara kreatif. Pihak penyelenggara menekankan bahwa esensi dari Lomba Ramadhan Ceria bukan sekadar mencari pemenang, melainkan membangun ekosistem pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) bagi anak-anak usia dini.
Guru pendamping dari SD Negeri 2 Cikakak mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan meliputi latihan intensif selama beberapa pekan terakhir. Mereka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah berjuang maksimal di lapangan. Meskipun tidak semua kategori mendapatkan podium utama, pengalaman berkompetisi di tingkat kecamatan dianggap sebagai modal berharga bagi perkembangan psikologis siswa. Melalui interaksi dengan siswa dari sekolah lain, para delegasi diharapkan dapat memperluas wawasan dan menjalin silaturahmi antar-pelajar di wilayah Wangon.
Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh keluarga besar SD Negeri 2 Cikakak. Perwakilan pihak sekolah menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi yang ditunjukkan oleh Azzam, Chika, dan Naila selama kegiatan berlangsung. Keberhasilan membawa pulang dua piala merupakan kado istimewa bagi sekolah di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah.
"Kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian anak-anak kami dalam Lomba Ramadhan Ceria tahun ini. Keberhasilan Naila meraih Juara 1 Tartil Putri dan Azzam sebagai Juara 3 Tartil Putra adalah buah dari kerja keras mereka serta bimbingan para guru yang tak kenal lelah. Namun, di atas segalanya, yang paling utama bagi kami adalah keberanian mereka untuk tampil dan kepercayaan diri yang mereka tunjukkan di hadapan banyak orang," ujar salah satu perwakilan guru pendamping dengan nada haru.
Beliau juga menambahkan bahwa ajang seperti ini sangat krusial untuk membentuk karakter siswa. "Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa-siswi dapat memperoleh pengalaman berharga yang tidak mereka dapatkan di dalam kelas formal. Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun keagamaan. Kami ingin anak-anak SD Negeri 2 Cikakak tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, cerdas, dan memiliki kecintaan yang dalam terhadap Al-Qur’an," pungkasnya.
Dengan berakhirnya rangkaian Lomba Ramadhan Ceria di SD Negeri 1 Rawaheng, SD Negeri 2 Cikakak kini bersiap untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan tidak membuat para siswa berpuas diri, melainkan menjadi pijakan untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di tingkat kabupaten maupun provinsi di masa mendatang.


إرسال تعليق