Prestasi Administrasi: Rekonsiliasi BOSP PAUD Tuntas Tanpa Cacat



RAWALO, INFO BANYUMAS – Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan di tingkat akar rumput kembali membuahkan hasil manis. Seluruh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcam Dindik) Rawalo sukses melewati proses rekonsiliasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tanpa ditemukan satu pun pelanggaran atau ketidaksesuaian administrasi. Agenda krusial yang dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026) di Aula Korwilcam Dindik Rawalo tersebut menjadi bukti nyata bahwa integrasi sistem digital dalam pengadaan barang dan jasa telah berjalan optimal di wilayah tersebut.


Pelaksanaan rekonsiliasi tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menyelaraskan laporan keuangan dengan realisasi di lapangan. Namun, capaian kali ini terasa istimewa karena predikat "nihil temuan" yang berhasil dipertahankan oleh seluruh satuan pendidikan PAUD di Kecamatan Rawalo. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan para pengelola lembaga dalam mengikuti regulasi terbaru, terutama terkait penggunaan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).


Korwilcam Dindik Rawalo, Dwi Kristianto, S.Pd.SD., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas integritas yang ditunjukkan oleh para pendidik dan pengelola PAUD. Menurutnya, kelancaran proses rekonsiliasi tersebut mencerminkan adanya kesadaran kolektif bahwa dana negara harus dipertanggungjawabkan hingga ke rupiah terkecil. Beliau juga menekankan bahwa ketertiban administrasi merupakan syarat mutlak agar fokus pendidikan tidak terganggu oleh kendala hukum di masa depan.


Dalam arahannya, Dwi Kristianto menyebutkan bahwa rekonsiliasi tersebut bukan sekadar ritual administratif tahunan atau penggugur kewajiban semata. Kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari upaya besar untuk menjaga kepercayaan publik, menjunjung tinggi kejujuran, serta memastikan akuntabilitas dalam setiap sen dana pendidikan yang dikelola. Beliau menilai bahwa kesiapan mental dan administratif para pengelola PAUD di Rawalo telah mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam beradaptasi dengan sistem pelaporan digital yang semakin ketat.


Lebih lanjut, tokoh pendidikan di Kecamatan Rawalo tersebut memaparkan bahwa dirinya merasa sangat bangga atas kegigihan para pendidik yang mau terus belajar. Meskipun tantangan teknologi sering kali menjadi hambatan bagi sebagian pengelola, namun para pejuang pendidikan di Rawalo terbukti mampu menguasai penggunaan SIPLah dengan sangat baik. Kepatuhan terhadap regulasi tersebut dianggapnya sebagai fondasi paling mendasar agar manfaat dana BOSP benar-benar tersalurkan secara efektif demi kepentingan tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


Senada dengan hal tersebut, Tim Rekonsiliasi yang diwakili oleh Ibu Sri Kinasih, S.Pd., memberikan testimoni positif terhadap performa lembaga PAUD di Kecamatan Rawalo. Dalam tinjauannya, tim verifikator menemukan adanya sinkronisasi yang presisi antara dokumen perencanaan yang disusun di awal periode dengan implementasi belanja dan laporan pertanggungjawaban akhir. Keselarasan tripartit—perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan—inilah yang menjadi kunci utama kelancaran agenda tersebut.


Ibu Sri Kinasih menjelaskan bahwa tujuan utama dari monitoring dan rekonsiliasi tersebut adalah untuk menjamin bahwa penggunaan dana BOSP PAUD tetap berada pada koridor hukum yang berlaku. Beliau menyatakan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lembaga yang telah secara disiplin melakukan pengadaan barang dan jasa melalui platform resmi SIPLah. Menurutnya, transparansi yang ditunjukkan oleh Kecamatan Rawalo dapat menjadi role model atau percontohan bagi wilayah lain dalam hal tata kelola keuangan pendidikan yang bersih dan profesional.


Keberhasilan tanpa temuan tersebut juga menandakan bahwa bimbingan teknis dan pendampingan yang selama ini dilakukan oleh Pusat Kegiatan Guru (PKG) PAUD di Rawalo berjalan sangat efektif. Dengan tidak adanya catatan negatif dari tim verifikator, lembaga PAUD kini dapat lebih leluasa mengalokasikan energi mereka pada peningkatan kualitas pengajaran dan inovasi kurikulum, tanpa harus terbebani oleh urusan perbaikan administrasi yang berlarut-larut.


Keberhasilan tersebut disambut dengan sukacita oleh para peserta yang hadir. Suasana di Aula Korwilcam Dindik Rawalo tampak penuh dengan semangat kekeluargaan. Berikut adalah petikan langsung dari para tokoh kunci yang hadir dalam kegiatan tersebut:


"Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan sebuah pencapaian yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Tim Rekonsiliasi dan terima kasih yang tak terhingga atas pendampingan yang diberikan. Rekonsiliasi ini bukan sekadar urusan kertas dan angka, tapi ini adalah tentang menjaga amanah. Ketertiban administrasi adalah fondasi agar dana BOSP ini benar-benar sampai ke sasarannya, yaitu anak-anak kita," ujar Bapak Dwi Kristianto, S.Pd.SD. dengan nada bangga.


Beliau menambahkan mengenai pentingnya adaptasi teknologi dalam pengelolaan dana sekolah.


"Saya sangat bangga melihat semangat para pendidik kita. Mereka tidak menyerah dengan aturan yang baru dan terus belajar menggunakan SIPLah. Jika administrasinya tertib dan sesuai regulasi, maka layanan pendidikan kita akan semakin berkualitas dan dipercaya oleh masyarakat. Rawalo harus terus hebat dan maju bersama-sama."


Sementara itu, perwakilan Tim Rekonsiliasi, Ibu Sri Kinasih, S.Pd., memberikan penguatan moral kepada para pengelola lembaga agar tidak lengah meskipun telah mencapai hasil sempurna. 


"Tujuan kami di sini adalah memastikan kesesuaian antara apa yang direncanakan dengan apa yang dilaksanakan. Kami sangat mengapresiasi karena seluruh lembaga PAUD di Rawalo telah patuh menggunakan SIPLah. Ini adalah bukti nyata profesionalisme bapak dan ibu sekalian. Teruslah mempertahankan integritas ini demi pendidikan anak usia dini yang lebih baik."



Dengan tuntasnya proses rekonsiliasi tanpa temuan ini, Kecamatan Rawalo kini memantapkan posisinya sebagai wilayah yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberantasan mal-administrasi. Slogan "Kerja Bareng, Maju Bareng, Sukses Bareng" yang sering didengungkan oleh PKG PAUD Ceria bukan sekadar kata-kata manis, melainkan diwujudkan dalam kerja nyata yang terukur.


Ke depan, diharapkan semangat kejujuran dan tanggung jawab ini tetap menjadi napas utama dalam setiap pengelolaan bantuan pemerintah. Layanan PAUD yang amanah dan penuh cinta kasih di Rawalo diharapkan mampu mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan yang menghargai nilai-nilai integritas sejak dini. Keberhasilan ini adalah kemenangan bersama bagi seluruh elemen pendidikan di Rawalo, mulai dari jajaran Korwilcam, penilik, hingga para guru di satuan PAUD terkecil.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama