Rakerran Tahun 2026 ini dihadiri oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kwarran Kembaran, Ketua Kwarran Kembaran, jajaran pengurus kwarran, andalan ranting, serta para Ketua Gugus Depan dari jenjang pendidikan yang berada di wilayah Kecamatan Kembaran. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Gerakan Pramuka yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Kegiatan Rakerran menjadi wadah resmi bagi setiap bidang di lingkungan Kwarran Kembaran untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk membahas, menyempurnakan, dan menetapkan rencana program kerja kepramukaan yang akan dijalankan selama tahun 2026, agar selaras dengan kebijakan kwartir di atasnya serta kebutuhan peserta didik dan masyarakat.
“Rakerran ini merupakan sarana pertanggungjawaban masing-masing bidang atas kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2025. Selain itu, Rakerran juga menjadi forum untuk memprogramkan kegiatan Pramuka di tahun 2026 agar lebih terarah, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan serta gugus depan,” ujar Kak Sigit.
Ia menambahkan bahwa proses evaluasi dalam Rakerran tidak hanya berfokus pada keberhasilan, tetapi juga pada kekurangan yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, perencanaan program ke depan diharapkan dapat lebih matang dan berdampak nyata bagi perkembangan peserta didik sebagai anggota Pramuka.
Pada pelaksanaan Rakerran Tahun 2026 ini, Kwarran Kembaran mengusung jargon “Hemat, Cermat, dan Bersahaja”. Jargon tersebut dipilih sebagai cerminan semangat dan nilai yang ingin ditanamkan dalam setiap pelaksanaan program kepramukaan di tingkat ranting. Konsep hemat dimaknai sebagai upaya efisiensi, baik dari segi waktu, tenaga, maupun anggaran, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
Sementara itu, makna cermat diartikan sebagai sikap teliti dan penuh pertimbangan dalam menyusun, melaksanakan, serta mengevaluasi program kerja. Adapun bersahaja dimaknai sebagai sikap sederhana, tidak berlebihan, dan dilandasi oleh niat pengabdian yang tulus kepada Gerakan Pramuka serta masyarakat.
Ketua Kwarran Kembaran dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa jargon yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang diharapkan dapat diterapkan secara nyata oleh seluruh pengurus, pembina, dan anggota Pramuka. Dengan menerapkan prinsip hemat, cermat, dan bersahaja, kegiatan kepramukaan diyakini tetap dapat berjalan optimal meskipun dengan keterbatasan sumber daya.
Rakerran Kwarran Kembaran Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Kak Dwi Nur Wijayanto selaku Ketua Mabiran Kwarran Kembaran. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rakerran merupakan bagian penting dari mekanisme organisasi Pramuka yang harus dilaksanakan secara rutin dan bertanggung jawab. Melalui Rakerran, menurutnya, organisasi dapat memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi anggota Pramuka dan lingkungan sekitar.
“Rakerran adalah bentuk tanggung jawab organisasi. Di sinilah kita mengevaluasi apa yang sudah dilakukan, kemudian merencanakan apa yang akan kita kerjakan ke depan. Semua itu harus dilakukan dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memajukan Gerakan Pramuka,” kata Kak Dwi Nur Wijayanto.
Ia juga mendorong agar Kwarran Kembaran dapat terus berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Kembaran, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda, pendidikan karakter, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Sinergi antara Gerakan Pramuka dan pemerintah daerah dinilai sangat penting untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Selama Rakerran berlangsung, peserta secara aktif terlibat dalam sesi pembahasan laporan dan diskusi perencanaan program. Setiap bidang memaparkan capaian kegiatan, hambatan yang dihadapi, serta usulan program untuk tahun 2026. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dan saran konstruktif dari para peserta, khususnya para Ketua Gugus Depan yang berhadapan langsung dengan pelaksanaan kegiatan Pramuka di satuan pendidikan.
Melalui Rakerran Tahun 2026 ini, Kwarran Kembaran diharapkan mampu menghasilkan rumusan program kerja yang berkualitas, terukur, dan dapat dilaksanakan secara efektif. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya mempertahankan prestasi kepramukaan yang telah diraih selama ini, tetapi juga mampu meningkatkannya, baik di tingkat cabang maupun pada ajang yang lebih luas.
Dengan terselenggaranya Rakerran secara tertib dan partisipatif, Kwarran Kembaran menunjukkan komitmennya dalam membangun Gerakan Pramuka yang adaptif, berdaya saing, dan tetap berlandaskan nilai-nilai kepramukaan. Hasil Rakerran ini selanjutnya akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Kwarran Kembaran dalam melaksanakan pembinaan dan kegiatan Pramuka sepanjang tahun 2026.
Kontributor: Riptina/ Anteng



إرسال تعليق