KARANGBAWANG, INFO BANYUMAS — Mengusung semangat "Sinergi Tanpa Batas", Ikatan Alumni Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SD Negeri 1 Karangbawang menyelenggarakan agenda silaturahmi halal bihalal yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan pada Minggu (29/3/2026). Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan pasca-perayaan hari besar, tetapi juga menjadi tonggak kebangkitan kembali tradisi tahunan yang sempat terhenti selama tiga tahun terakhir akibat kepadatan jadwal masing-masing anggota. Pertemuan ini berhasil mempertemukan berbagai generasi pendidik yang pernah mengabdi di sekolah tersebut, menciptakan ruang dialog antara mereka yang telah purnatugas dengan para pendidik yang masih aktif berkarya di berbagai wilayah.
Ketua Ikatan Alumni SD Negeri 1 Karangbawang, Wantoro, S.Pd.SD., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerinduan mendalam setelah tiga periode sebelumnya agenda serupa urung terlaksana karena terkendala kesibukan masing-masing anggota. Sosok yang kini mengemban amanah sebagai Kepala SD Negeri 2 Jatisaba, Kecamatan Cilongok tersebut menjelaskan bahwa pertemuan ini memiliki nilai strategis dalam menjaga marwah almamater. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga silaturahmi dapat memberikan motivasi besar bagi generasi penerus untuk selalu mengingat akar perjuangan mereka. Kesuksesan karier yang diraih para alumni saat ini tidak lepas dari pondasi yang dibangun di SD Negeri 1 Karangbawang, sehingga rasa syukur tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian yang berkelanjutan terhadap sekolah.
Pihak koordinator pelaksana kegiatan melaporkan bahwa meski dari total 69 anggota yang terdata baru 19 orang yang berkesempatan hadir secara fisik, esensi dari pertemuan ini tetap tersampaikan dengan maksimal. Panitia tersebut juga menginformasikan bahwa agenda hari ini hanyalah awal dari rangkaian kegiatan yang lebih santai. Rencananya, para alumni akan kembali berkumpul dalam kegiatan keakraban yang dijadwalkan pada 11 April 2026 mendatang dengan destinasi wilayah Jetis dan sekitarnya. Langkah tersebut diambil untuk mempererat ikatan emosional antaranggota di luar lingkungan formal sekolah.
Dukungan penuh terhadap pergerakan alumni ini datang langsung dari pimpinan sekolah saat ini. Kepala SD Negeri 1 Karangbawang definitif, Handoko, S.Pd., menegaskan komitmennya untuk selalu memfasilitasi setiap kegiatan positif yang diinisiasi oleh para alumni GTK. Handoko menilai bahwa apa yang dilakukan oleh para seniornya tersebut adalah salah satu bentuk praktik baik (best practice) yang patut dicontoh oleh guru-guru muda. Selain sebagai ajang temu kangen, acara tersebut juga diisi dengan sesi doa bersama yang dikhususkan bagi para anggota alumni yang telah berpulang ke Rahmatullah, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka selama masa hidupnya.
Kehadiran para alumni dari berbagai latar belakang usia dan jarak memberikan warna tersendiri dalam acara ini. Joko Riyanto, S.Pd., yang jauh-jauh datang dari tempat tugasnya di SD Cikesa Lor, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, mewakili suara generasi muda. Sebagai anggota terjauh yang hadir, ia menyampaikan pesan penuh kerendahan hati.
"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya sebagai anggota termuda sekaligus yang tinggal paling jauh secara geografis. Namun, jarak bukanlah penghalang untuk tetap menyambung tali persaudaraan. Harapan saya, melalui kegiatan ini, komunikasi kita tetap terjalin baik. Kita perlu menumbuhkan jiwa kepedulian terhadap sesama alumni SD Negeri 1 Karangbawang, tanpa memandang perbedaan generasi atau di mana pun kita kini bertugas," ujar Joko Riyanto dengan penuh antusias.
Di sisi lain, perspektif mendalam datang dari perwakilan generasi senior, Bapak Sariman. Beliau adalah sosok legendaris yang telah mengabdi di SD Negeri 1 Karangbawang sejak tahun 1979 (koreksi redaksi: sebelumnya tertulis 1879). Sebagai tenaga kependidikan dengan masa bakti terlama, Sariman merasakan ikatan batin yang sangat kuat dengan sekolah ini, terlebih kediamannya memang berada di lingkungan sekitar sekolah.
"Saya menghaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus serta koordinator yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Bagi kami yang sudah sepuh, ini adalah ajang untuk mengenang kembali masa-masa indah saat berjuang di sekolah ini. Walaupun saya sudah pensiun, rasa memiliki terhadap SD Negeri 1 Karangbawang tidak akan pernah luntur. Sekolah ini adalah bagian dari hidup saya," tutur Sariman dengan nada haru.
Senada dengan itu, Dwi Wachjuni, S.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Kepala SD Negeri 3 Tiparkidul, turut merasakan kebahagiaan yang mendalam. Baginya, pertemuan ini adalah sebuah berkah yang tak ternilai di tengah padatnya aktivitas manajerial di sekolah yang dipimpinnya.
"Kehadiran saya di sini adalah anugerah terindah. Ini adalah kesempatan langka yang harus dijadikan momentum silaturahmi sekaligus ruang berbagi pengalaman. Sangat penting bagi kita yang masih aktif untuk tetap berkomunikasi dengan para senior yang sudah pensiun, agar ada transfer ilmu dan semangat dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah kita," pungkas Dwi Wachjuni.
Pertemuan yang diakhiri dengan ramah tamah ini membuktikan bahwa dedikasi terhadap dunia pendidikan tidak dibatasi oleh masa jabatan. Melalui sinergi tanpa batas, para alumni SD Negeri 1 Karangbawang berkomitmen untuk terus menjadi teladan bagi lingkungan sekitar dan tetap menjaga nyala api kekeluargaan yang telah dibangun selama puluhan tahun.

.jpg)
Posting Komentar