SEMEDO - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SDN 2 Semedo pada Rabu (6/5/2026) berlangsung meriah dan penuh semangat, melibatkan seluruh warga sekolah bersama masyarakat sekitar dalam rangkaian kegiatan yang sarat nilai kebersamaan dan edukasi.
Suasana kebahagiaan tampak menyelimuti halaman sekolah sejak pagi hari, ketika siswa, guru, dan warga berkumpul untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial dalam lingkungan pendidikan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah dan masyarakat dalam memajukan pendidikan,” ujar Amrin Ma'ruf saat membuka acara secara resmi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta, menghadirkan suasana hangat dan penuh keceriaan yang mencerminkan semangat hidup sehat serta kebersamaan yang kuat.
“Kami sangat senang melihat antusiasme semua pihak yang terlibat. Ini bukti bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga masyarakat,” lanjutnya.
Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat mengelilingi lingkungan sekitar sekolah yang semakin mempererat interaksi antar peserta, sekaligus menjadi simbol langkah bersama dalam membangun pendidikan yang lebih baik.
Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik yang menambah kemeriahan acara, dengan hadiah utama berupa seekor kambing yang menjadi pusat perhatian dan antusiasme para peserta.
“Doorprize ini kami siapkan sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan, apalagi kupon dibagikan secara gratis kepada seluruh peserta,” ungkap salah satu panitia kegiatan.
Keunikan acara ini terletak pada konsep “dari warga untuk warga”, di mana seluruh kegiatan terselenggara berkat gotong royong antara pihak sekolah dan masyarakat, mencerminkan nilai solidaritas yang masih kuat terjaga di lingkungan tersebut.
“Kegiatan ini murni hasil kebersamaan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, semuanya dilakukan dengan semangat gotong royong,” tutur Guntur Danang S.
Sebagai penutup, prosesi pemotongan tumpeng dilakukan sebagai simbol rasa syukur atas kelancaran kegiatan, sekaligus menjadi penanda eratnya tali silaturahmi antara sekolah dan masyarakat dalam membangun pendidikan yang lebih maju dan berkarakter.
Kontributor: Danang S
إرسال تعليق