Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak berbeda. Halaman dan ruang kegiatan dihias dengan sederhana namun elegan. Orang tua siswa, guru, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan hadir untuk menyaksikan momen bersejarah bagi para siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka. Kehangatan dan rasa kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah nuansa religius dalam kegiatan tersebut. Suara lantunan ayat suci yang dibacakan peserta didik menggema di ruangan dan menghadirkan suasana khidmat. Setelah itu, peserta didik menampilkan hafalan surat pendek yang selama ini menjadi bagian dari pembiasaan keagamaan di sekolah. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan karena menunjukkan hasil pembinaan karakter religius yang konsisten dilakukan oleh sekolah.
Tidak hanya bernuansa keagamaan, kegiatan pelepasan juga dikemas secara kreatif dan inspiratif. Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah penayangan video cita-cita peserta didik. Dalam tayangan tersebut, para siswa menampilkan impian dan profesi yang ingin mereka raih di masa depan. Video yang dikemas secara menarik itu tidak hanya mengundang senyum dan tepuk tangan, tetapi juga menghadirkan haru bagi orang tua yang menyaksikan putra-putrinya mulai merancang masa depan.
Berbagai penampilan seni turut memeriahkan acara. Mulai dari tari tradisional, pantomim, hingga pertunjukan menyanyi yang dibawakan oleh siswa-siswi SDN 4 Cingebul. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Ketua panitia penyelenggara yang juga Guru Kelas VI, Mujamil Arifin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang telah membantu sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Mulai dari orang tua, komite sekolah, pemerintah desa, para guru, dan masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan pelepasan peserta didik kelas VI tahun ini,” ujar Mujamil Arifin.
Sementara itu, Kepala SDN 4 Cingebul, Suripto, menegaskan bahwa jumlah siswa yang sedikit tidak boleh menjadi penghalang untuk menghadirkan kegiatan pendidikan yang bermakna. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bukti bahwa kolaborasi mampu menghasilkan sesuatu yang besar meskipun dengan sumber daya yang terbatas.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Murid yang sedikit tidak menjadi alasan penyelenggaraan kegiatan pelepasan menjadi tidak bermakna. Justru hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak dan berinovasi dengan aset yang kami miliki. Mari kita berkolaborasi bersama untuk pendidikan. Pendidikan Cingebul untuk Indonesia,” tegas Suripto.
Dalam sambutannya, Pengawas SD Korwilcam Dindik Lumbir, Iwan Bayu Bimantoro, memberikan motivasi kepada para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menggunakan analogi pensil untuk menggambarkan pentingnya proses pendidikan dalam membentuk karakter dan kemampuan anak.
“Selamat kepada peserta didik yang telah lulus. Saya berharap semuanya melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Anak-anak itu seperti pensil. Ketika pertama kali dibeli dari toko, pensil belum bisa digunakan. Namun setelah diraut, pensil menjadi bermanfaat. Begitu juga anak-anak kita. Pendidikan adalah proses meraut mereka agar menjadi pribadi yang berdaya dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, agama, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada SDN 4 Cingebul yang dinilainya terus menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai bidang.
“SDN 4 Cingebul akhir-akhir ini banyak mencetak gebrakan. Mulai dari kegiatan pembiasaan, kokurikuler, intrakurikuler, hingga ekstrakurikuler. Prestasi yang diraih juga semakin banyak. Semoga capaian ini terus berlanjut,” tambahnya.
“Semoga tidak ada ATS baru di Desa Cingebul. Semua anak harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan desa kita,” ujarnya.
Senada dengan itu, tokoh pendidikan dan alumni SDN 4 Cingebul, Sudin, menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru dan sekolah semata, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Pendidikan bukan hanya milik guru. Pendidikan adalah milik kita bersama. Pemerintah memfasilitasi, sekolah menjalankan, dan masyarakat menjaga. Ketika semua pihak bersatu, pendidikan akan berkembang dengan baik,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala TK Pertiwi 1 Cingebul, Uswatun Munawaroh. Ia melihat banyak perubahan positif yang terjadi di SDN 4 Cingebul dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya melihat banyak perubahan baru di SDN 4 Cingebul. Semoga inovasi-inovasi yang sudah dilakukan dapat terus berlanjut dan semakin berkembang di masa mendatang,” tuturnya.
Rangkaian acara pelepasan semakin khidmat ketika memasuki prosesi penyematan tanda kelulusan kepada seluruh peserta didik kelas VI. Satu per satu siswa maju ke depan untuk menerima tanda kelulusan sebagai simbol berakhirnya masa belajar mereka di sekolah dasar. Pada kesempatan yang sama, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, serta capaian yang telah diraih selama enam tahun menempuh pendidikan di SD Negeri 4 Cingebul. Tepuk tangan meriah dari para hadirin mengiringi setiap nama yang dipanggil ke atas panggung.
Suasana haru mencapai puncaknya saat prosesi sungkeman kepada orang tua dilaksanakan. Dengan penuh ketulusan, para peserta didik menghampiri ayah dan ibu mereka untuk memohon maaf serta mengucapkan terima kasih atas kasih sayang, pengorbanan, dan dukungan yang telah diberikan selama ini. Tangis haru terlihat di wajah para orang tua yang tak kuasa menahan emosi melihat putra-putri mereka tumbuh dan berhasil menyelesaikan pendidikan dasar. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan kepada orang tua sekaligus pengingat bahwa keberhasilan pendidikan anak merupakan hasil sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sebagai penanda berakhirnya sebuah perjalanan sekaligus awal langkah baru menuju masa depan yang lebih cerah bagi para lulusan SD Negeri 4 Cingebul.
Kontributor: Ade Saputro
Editor: Suripto
Posting Komentar