Dari Kelas ke Kandang: Gebrakan SDN 1 Kediri Hadirkan “Peternak Cilik” Lewat Tour de Farm di BBPTUHPT Baturraden




KARANGLEWAS – Tawa riang dan wajah penuh antusiasme menghiasi kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden pada Senin (15/6/2026). Puluhan siswa kelas I hingga III SD Negeri 1 Kediri, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, mengikuti kegiatan outing class yang menghadirkan pengalaman belajar berbeda dari biasanya. Melalui program edukatif bertajuk Tour de Farm, para siswa diajak mengenal dunia peternakan modern secara langsung sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori di kelas dengan praktik nyata di lapangan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang dilakukan SDN 1 Kediri dalam memberikan pengalaman belajar mendalam atau deep learning kepada peserta didik. Tidak hanya melihat dan mendengar, para siswa juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan peternakan, mengenal proses produksi susu, hingga memahami pentingnya sektor peternakan bagi kehidupan masyarakat. Suasana pembelajaran yang menyenangkan membuat anak-anak tampak bersemangat sejak awal kegiatan hingga selesai.


“Kami ingin anak-anak tidak hanya membaca teori di dalam kelas, tetapi juga melihat, menyentuh, dan merasakan langsung ilmu tersebut di lapangan. Dengan pengalaman nyata seperti ini, pembelajaran akan lebih bermakna dan mudah dipahami oleh siswa,” ujar Kepala SDN 1 Kediri, Candra Septo Rinoaji, S.Pd., M.Pd., saat mendampingi kegiatan.


Petualangan edukatif para siswa diawali dengan penayangan video interaktif yang memperkenalkan dunia peternakan modern. Melalui tayangan tersebut, anak-anak diajak memahami proses produksi susu mulai dari peternakan hingga siap dikonsumsi masyarakat. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengetahuan mengenai kandungan gizi susu serta manfaatnya bagi pertumbuhan tubuh, kesehatan tulang, dan perkembangan kecerdasan anak. Materi yang dikemas secara menarik membuat siswa aktif bertanya dan memberikan tanggapan selama sesi berlangsung.


Keseruan semakin terasa ketika para siswa diajak memasuki area peternakan untuk melakukan praktik langsung. Dengan pendampingan instruktur dari BBPTUHPT Baturraden, mereka mencoba teknik memerah susu sapi secara manual. Awalnya beberapa siswa terlihat ragu dan malu-malu mendekati sapi, namun rasa penasaran yang besar membuat mereka berani mencoba. Pengalaman pertama berinteraksi langsung dengan sapi perah menjadi momen yang sangat berkesan bagi sebagian besar peserta.


“Seru banget! Tadi agak takut, tapi ternyata sapinya baik dan susunya hangat. Saya jadi tahu bagaimana susu yang biasa diminum bisa dihasilkan dari sapi,” ungkap salah seorang siswa kelas II dengan wajah berbinar setelah berhasil mencoba memerah susu.


Tidak hanya belajar memerah susu, para siswa juga dikenalkan pada cara memberikan pakan yang baik dan berkualitas kepada ternak. Mereka melihat langsung jenis-jenis hijauan pakan ternak, memahami kebutuhan nutrisi sapi, serta menyaksikan bagaimana peternakan modern dikelola secara profesional. Melalui kegiatan ini, anak-anak memperoleh wawasan baru bahwa proses menghasilkan susu yang berkualitas memerlukan perawatan dan manajemen yang baik terhadap ternak.


Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta mengikuti Tour de Farm menggunakan bus wisata edukasi yang disediakan BBPTUHPT Baturraden. Dengan penuh kegembiraan, mereka berkeliling menyusuri area peternakan yang luas dan asri sambil mendengarkan penjelasan dari petugas mengenai berbagai fasilitas yang ada. Perjalanan tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh tentang dunia peternakan modern, mulai dari pembibitan, pengelolaan pakan, hingga produksi hasil peternakan.


“Kerja sama dengan BBPTUHPT Baturraden merupakan langkah besar bagi SDN 1 Kediri untuk membuka ruang belajar yang lebih luas bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini kami melatih kemandirian, rasa ingin tahu, serta mengenalkan potensi besar sektor peternakan yang dimiliki Banyumas secara jujur dan nyata,” tambah Candra Septo Rinoaji.


Selain kegiatan edukasi bagi siswa, momen penting juga terjadi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara SDN 1 Kediri dan BBPTUHPT Baturraden. Kerja sama tersebut menjadi fondasi bagi pelaksanaan berbagai program pembelajaran berbasis lingkungan dan industri di masa mendatang. Langkah strategis ini menunjukkan komitmen kedua pihak dalam mendukung pendidikan yang lebih inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan zaman.


Menjelang akhir kegiatan, kebahagiaan para siswa semakin lengkap ketika masing-masing menerima dua botol susu segar hasil produksi BBPTUHPT Baturraden sebagai buah tangan. Dengan membawa pulang pengalaman, pengetahuan, dan kenangan yang berharga, para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya mengonsumsi susu serta menghargai proses panjang yang ada di balik setiap produk peternakan. Kegiatan Tour de Farm ini menjadi bukti bahwa pembelajaran terbaik tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat hadir melalui pengalaman nyata yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, dan semangat belajar sepanjang hayat pada diri anak-anak.


Kontributor: Noviatun, S.Pd.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama