144 ASN Banyumas Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian Puluhan Tahun Berbuah Penghargaan Presiden

 


BANYUMAS - Sebanyak 144 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian selama 10, 20, hingga 30 tahun. Penganugerahan tanda kehormatan Presiden tersebut dilaksanakan di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas, Senin (17/8/2026), seusai Upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.


Penganugerahan itu menjadi momen istimewa bagi para ASN yang telah melewati perjalanan panjang dalam menjalankan amanah pelayanan publik. Penghargaan diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kesetiaan, dedikasi, serta pengabdian yang telah dicurahkan selama bertahun-tahun di lingkungan pemerintahan Kabupaten Banyumas. Di balik penghargaan tersebut terdapat perjalanan panjang, tantangan pekerjaan, tanggung jawab, serta komitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Penganugerahan tanda kehormatan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima Satyalancana Karya Satya sekaligus mengapresiasi konsistensi para ASN dalam menjalankan tugas. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bentuk pengakuan atas pengabdian ASN yang telah menjalankan tugas dalam rentang waktu 10, 20, maupun 30 tahun.


“Selamat kepada para penerima Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian selama menjalankan tugas sebagai ASN selama 10 tahun, 20 tahun, maupun 30 tahun,” ujar Agus Nur Hadie dalam kesempatan tersebut.


Menurut Agus, perjalanan pengabdian sebagai ASN tentu tidak selalu berjalan mudah. Berbagai tantangan telah dilewati para penerima penghargaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, keteguhan dalam melaksanakan tanggung jawab menjadi bagian penting dari perjalanan panjang tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih atas pelayanan dan kontribusi yang telah diberikan para ASN bagi Pemerintah Kabupaten Banyumas.


“Banyak tantangan yang sudah dilewati, tetapi tetap teguh menjalankan tugas. Terima kasih atas pelayanan dan kontribusi yang telah diberikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas,” ungkapnya. Ia berpesan agar penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun tindakan seorang ASN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mendorong seluruh ASN untuk terus berinovasi dan mampu beradaptasi menghadapi perubahan.


Salah satu penerima penghargaan adalah Sulistyani, S.Pd., Kepala Sekolah SD Negeri 1 Cingebul, Kecamatan Lumbir, yang menerima Satyalancana Karya Satya masa pengabdian 10 tahun. Bagi Sulistyani, penganugerahan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus bentuk apresiasi yang semakin memotivasi dirinya untuk terus menjalankan tugas sebagai pendidik. Ia mengaku bersyukur karena pengabdian yang selama ini dijalankan mendapatkan penghargaan.


“Saya merasa bangga menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya ini. Terima kasih atas apresiasi yang diberikan,” tutur Sulistyani. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi dirinya untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik.


Penganugerahan Satyalancana Karya Satya akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni setelah upacara kemerdekaan. Momentum tersebut menjadi penghormatan atas perjalanan panjang para ASN sekaligus pengingat bahwa pengabdian kepada negara dibangun dari kerja yang konsisten, keteguhan menghadapi tantangan, serta kesediaan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebanyak 144 penerima penghargaan kini membawa tanggung jawab moral baru: menjadikan penghargaan bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan pemantik untuk terus bekerja, berinovasi, beradaptasi, dan mengabdi bagi Banyumas.


Kontributor: Andi Dwi Atmoko

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama