LUMBIR, INFO BANYUMAS — Langkah nyata
dalam merawat kelestarian bahasa dan sastra daerah terus digelorakan di lingkup
dinas pendidikan dasar. Sebagai bagian dari komitmen menjaga warisan leluhur
sekaligus menyelaraskan tolok ukur kompetisi, Koordinator Wilayah Kecamatan
(Korwilcam) Dinas Pendidikan Lumbir menggelar agenda Temu Teknis Juri Festival
Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tahun 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung di
Aula Korwilcam Lumbir pada Kamis, 20 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh seluruh
juri FTBI tingkat kecamatan serta para guru penanggung jawab lomba dari setiap
satuan pendidikan se-Kecamatan Lumbir.
Pembekalan teknis tersebut
menghadirkan jajaran pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan
Lumbir sebagai pemateri utama. Agenda tersebut dirancang mendalam guna membedah
regulasi pelaksanaan serta kriteria penilaian kompetisi, baik untuk tahapan
seleksi di tingkat kecamatan maupun standar yang akan diterapkan pada tingkatan
Kabupaten Banyumas mendatang. Sinergi antar-lembaga pendidikan di wilayah
Lumbir terlihat menguat melalui pendampingan langsung dari perwakilan Korwilcam
Lumbir, jajaran pengurus K3S, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), hingga
pengurus Pramuka Kwarran Lumbir.
Dalam pemaparannya, tim pemateri
menjelaskan bahwa pembekalan menekankan pentingnya transparansi, keadilan,
serta pemahaman teknis yang seragam di antara seluruh elemen pelaksana.
Penjelasan tersebut mencakup rincian tata tertib panggung, durasi penampilan,
kriteria penilaian objektif, hingga penyesuaian materi agar selaras dengan
pedoman baku pelestarian bahasa Jawa lokal. Melalui penyampaian sistematis
tersebut, para guru pendamping diharapkan dapat mengarahkan potensi terbaik
peserta didik di sekolah masing-masing tanpa menyimpang dari aturan main yang
ditetapkan.
Ketua K3S Kecamatan Lumbir,
Carwan, S.Pd., menegaskan pentingnya forum teknis tersebut sebagai fondasi
utama sebelum anak-anak berlaga di panggung kompetisi. Pembekalan yang
diberikan tidak sekadar membahas aturan di atas kertas, tetapi juga menyamakan
persepsi emosional dan teknis seluruh pemangku kepentingan.
"Semoga dengan temu teknik ini
dapat memberikan bekal bagi juri dan penanggung jawab lomba di masing-masing
sekolah untuk membimbing calon peserta FTBI, dan memberikan pemahaman yang sama
pada saat pelaksanaan," ujar Carwan, S.Pd. di sela-sela kegiatan.
Pandangan senada turut disuarakan
oleh Duto Prasetyo, S.Pd.SD., salah satu narasumber yang menyampaikan materi
teknis penilaian. Ia menekankan bahwa kejelasan informasi menjadi kunci utama
agar proses pembinaan di tingkat sekolah berjalan sejajar dengan harapan para
juri di meja penilaian.
"Informasi hasil temu teknis
ini diharapkan dapat dipahami secara utuh dan mendalam oleh para juri maupun
guru penanggung jawab, sehingga tidak ada keraguan saat mendampingi siswa
maupun saat memberikan penilaian," tutur Duto Prasetyo, S.Pd.SD.
Perhelatan FTBI tingkat Korwilcam
Dindik Lumbir tahun 2026 tersebut dipastikan akan memuat tujuh cabang
perlombaan yang menguji ketangkasan serta kecintaan siswa terhadap bahasa dan
seni Jawa, meliputi:
- Menulis dan membaca aksara Jawa — Menguji kemahiran ketepatan penulisan serta kelancaran membaca tulisan tradisional Jawa.
- Berpidato (Sesorah) — Menilai olah vokal, penguasaan tata bahasa, serta keberanian tampil berpidato dalam bahasa Jawa formal.
- Mendongeng (Ndongeng) — Menampilkan kreativitas membawakan cerita rakyat dengan intonasi dan mimik muka yang memikat.
- Menulis Cerkak — Mengasah keahlian merangkai cerita pendek berbahasa Jawa sesuai kaidah sastra.
- Membaca Geguritan — Mengeksplorasi penghayatan, ekspresi, dan artikulasi dalam membacakan puisi Jawa modern.
- Nembang Macapat — Menuntut ketepatan nada, cengkok, serta pemahaman kaidah tembang tradisi.
- Komedi Tunggal (Ndagel Ijen) —
Menjajal bakat menyajikan humor tunggal berbahasa Jawa yang sehat, kritis,
dan menghibur.
Seluruh rangkaian persiapan
teknis tersebut ditargetkan rampung sebelum puncak unjuk bakat dilaksanakan.
Berdasarkan jadwal resmi yang telah disepakati, perhelatan Festival Tunas
Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Korwilcam Kecamatan Lumbir akan resmi ditabuh pada 9
September 2026 mendatang. Lewat ajang tersebut, tunas-tunas muda dari Lumbir
diharapkan tak hanya merebut piala, melainkan terus menghidupkan roh bahasa ibu
di tengah arus modernisasi.


Posting Komentar