Api Unggun Menyala, Karakter Terbentuk: PERKAMJU SDN 2 Sokaraja Kulon Perkuat Jiwa Kepemimpinan Penggalang





SOKARAJA - Perkemahan Jumat–Sabtu (PERKAMJU) Pramuka Penggalang SDN 2 Sokaraja Kulon menjadi momentum penguatan pendidikan karakter berbasis kepramukaan yang digelar pada Kamis–Jumat, 29–30 Januari 2026, di lingkungan sekolah setempat. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran kontekstual di luar kelas yang menekankan nilai disiplin, kemandirian, dan kebersamaan, sebagaimana disampaikan pihak sekolah bahwa perkemahan merupakan media efektif membentuk karakter peserta didik. 


“Melalui PERKAMJU, kami ingin anak-anak belajar langsung dari pengalaman nyata, bukan hanya teori di kelas,” ujar Mabigus SDN 2 Sokaraja Kulon, Kak Esti Anas Wahyuni, S.Pd.SD.


Kegiatan PERKAMJU tahun ini mengusung tema “Regu Bersatu, Tujuan Menyatu, Semangat Kepramukaan Menumbuhkan Penggalang Tangguh dan Gemilang” dan diikuti oleh 126 peserta didik anggota Pramuka Penggalang. Panitia menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menanamkan pentingnya kerja sama regu dan semangat kolektif dalam mencapai tujuan bersama. 


“Tema ini kami harapkan menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak bisa diraih sendiri, tetapi melalui kebersamaan,” ungkap salah satu panitia kegiatan.


Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana perkemahan telah diwarnai keceriaan dan antusiasme peserta yang tampak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib. Pihak pembina menilai bahwa semangat tersebut menunjukkan kesiapan peserta didik untuk belajar melalui aktivitas luar ruang yang menantang sekaligus menyenangkan. 


“Anak-anak terlihat sangat bersemangat, bahkan sejak persiapan tenda hingga kegiatan malam hari,” kata pembina Pramuka putra.


Upacara pembukaan perkemahan secara resmi dilakukan oleh Mabigus SDN 2 Sokaraja Kulon yang dihadiri unsur Kwartir Ranting Sokaraja, pembina Pramuka, panitia, serta orang tua wali murid. Dalam sambutannya, Mabigus menegaskan bahwa kegiatan perkemahan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari strategi sekolah membangun karakter Profil Pelajar Pancasila. 


“Kepramukaan adalah wahana yang tepat untuk menanamkan nilai religius, nasionalis, mandiri, dan gotong royong,” tegas Kak Esti Anas Wahyuni.


Rangkaian kegiatan PERKAMJU disusun secara padat dan edukatif, mulai dari upacara pembukaan, pionering, permainan kepramukaan, hingga tadarus dan ibadah bersama. Panitia menyampaikan bahwa setiap kegiatan dirancang memiliki tujuan pembelajaran karakter yang jelas. 


“Setiap permainan dan aktivitas mengandung nilai pendidikan, baik kepemimpinan maupun tanggung jawab,” jelas koordinator kegiatan.


Pada malam hari, kegiatan api unggun dan pentas seni menjadi momen yang paling dinanti peserta. Pembina menilai bahwa kegiatan tersebut efektif menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian tampil di depan umum. 


“Melalui pentas seni, anak-anak belajar mengekspresikan diri dan menghargai karya regu lain,” ujar salah satu pembina putri.


Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi dan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Panitia menyebutkan bahwa aktivitas tersebut bertujuan menanamkan kepedulian terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan. 


“Kami ingin peserta didik memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari karakter Pramuka,” kata panitia pelaksana.


Wide Game atau penjelajahan menjadi penutup rangkaian kegiatan PERKAMJU yang menguji ketangguhan fisik dan mental peserta. Pembina menjelaskan bahwa dalam Wide Game, peserta dilatih memecahkan masalah secara berkelompok dan mengambil keputusan bersama. 


“Di sinilah jiwa kepemimpinan dan kerja sama regu benar-benar diuji,” ungkap Kak Erna Setyo Astuti, S.Pd.SD.


Sebagai pembina upacara penutupan, Kak Erna Setyo Astuti memberikan motivasi agar peserta mampu mengamalkan nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerukunan sebagai bekal masa depan. 


“Jadilah Pramuka yang tidak hanya hebat di perkemahan, tetapi juga berakhlak mulia di rumah dan sekolah,” pesannya.


Kesan positif juga datang dari para peserta yang merasakan langsung manfaat kegiatan perkemahan. Peserta didik mengaku memperoleh banyak pengalaman baru yang tidak didapatkan di dalam kelas.


 “Saya jadi lebih mandiri dan berani, apalagi saat harus bekerja sama dengan regu,” kata Basya, Pramuka Penggalang putra SDN 2 Sokaraja Kulon.


Melalui kegiatan PERKAMJU ini, SDN 2 Sokaraja Kulon berharap mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, dan peduli terhadap sesama serta lingkungan. Pihak sekolah optimistis bahwa pengalaman berkemah akan menjadi bekal berharga bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan. 


“PERKAMJU bukan hanya kenangan, tetapi investasi karakter untuk anak-anak kita,” pungkas panitia kegiatan.


Kontributor: Sto

Post a Comment

أحدث أقدم