Dari Evaluasi ke Aksi: Rakerran Kwarran Sokaraja 2026 Tegaskan Arah Pembinaan Pramuka Berkelanjutan





SOKARAJA - Rapat Kerja Ranting (Rakerran) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Sokaraja Tahun 2026 menjadi momentum strategis dalam menyatukan visi dan langkah pembinaan kepramukaan di wilayah Sokaraja. Kegiatan yang digelar pada Kamis, 29 Januari 2025, bertempat di Aula Graha Wiyata Sokaraja ini diikuti sekitar 120 peserta dari unsur Mabiran, pengurus Kwarran, para Mabigus, Ketua Gugus Depan, Pembina Pramuka, serta tamu undangan lainnya. Rakerran menjadi forum tahunan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga sarat nilai konsolidasi dan perencanaan masa depan Gerakan Pramuka di tingkat ranting.


Secara umum, Rakerran dimaknai sebagai ruang strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya sekaligus merumuskan kebijakan dan program kerja yang lebih terarah. Forum ini dipandang penting untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan kepramukaan berjalan seiring dengan kebutuhan peserta didik serta tantangan zaman yang terus berkembang. Melalui Rakerran, setiap unsur diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai arah gerak Kwarran Sokaraja pada tahun 2026.


Kegiatan Rakerran secara resmi dibuka oleh Ketua Mabiran Harian Kwarran Sokaraja, Kak Suhartono. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rakerran merupakan fondasi utama dalam membangun program kerja yang berkualitas dan berkelanjutan. 


“Rapat Kerja Ranting ini diharapkan mampu menghasilkan program yang realistis, terukur, dan berdampak nyata bagi pembinaan generasi muda di Sokaraja,” ungkap Kak Suhartono di hadapan seluruh peserta.


Sebelum memasuki sesi inti, rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Pramuka yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Suasana tersebut mencerminkan komitmen seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan kepramukaan sebagai landasan setiap program yang akan dirumuskan. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa Pancasila.


Ketua Panitia Rakerran, Kak Pujiono, dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan secara maksimal demi memastikan Rakerran berjalan efektif dan partisipatif. Ia menjelaskan tujuan dan manfaat Rakerran sebagai sarana menyelaraskan program Kwarran dengan kebutuhan Gugus Depan. 


“Rakerran ini kami rancang sebagai wadah diskusi dan penyamaan persepsi agar setiap program yang dihasilkan benar-benar dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh satuan pendidikan,” ujarnya.


Selanjutnya, Ketua Kwarran Sokaraja, Kak Suratman, memaparkan capaian kegiatan kepramukaan sepanjang tahun 2025 di berbagai bidang. Ia menyampaikan bahwa Kwarran Sokaraja berhasil mencatat sejumlah prestasi yang membanggakan, baik di tingkat lokal maupun kabupaten. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan kepramukaan di Sokaraja berjalan pada jalur yang positif dan progresif.


Dalam paparannya, Kak Suratman menekankan pentingnya menjadikan capaian tersebut sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh. 


“Prestasi yang telah diraih pada tahun 2025 hendaknya menjadi motivasi dan acuan untuk merancang kegiatan tahun 2026 yang lebih baik, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kebutuhan peserta didik,” tuturnya dengan penuh optimisme.


Setelah sesi paparan, kegiatan Rakerran dilanjutkan dengan sidang pleno yang membahas rancangan program kerja tahun 2026. Berbagai bidang mempresentasikan rencana kegiatan, mulai dari Bina Muda, Binawasa, Organisasi dan Humas, Abdimas, Sarana Prasarana dan Keuangan, hingga Bina Satuan. Setiap bidang diberikan ruang untuk menyampaikan program unggulan sekaligus menerima masukan dari peserta.


Diskusi dalam sidang pleno berlangsung dinamis dan konstruktif. Para peserta aktif menyampaikan gagasan, kritik, serta saran demi penyempurnaan program kerja. Proses ini mencerminkan semangat demokratis dan musyawarah yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka, sekaligus menunjukkan tingginya kepedulian Gugus Depan terhadap kualitas pembinaan kepramukaan di Sokaraja.


Salah satu peserta, Arifin selaku Mabigus SDN Sokaraja Lor, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Rakerran. Ia menilai kegiatan ini memberikan kejelasan arah dan ruang aspirasi bagi Gugus Depan. 


“Rakerran ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran yang jelas arah pembinaan Pramuka ke depan, sekaligus menjadi ruang aspirasi bagi Gugus Depan untuk berkontribusi aktif dalam program Kwarran,” tuturnya.


Dengan terselenggaranya Rakerran Kwarran Sokaraja Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh jajaran Gerakan Pramuka di wilayah Sokaraja semakin solid dan sinergis. Rakerran bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan tonggak penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan kepramukaan yang berkualitas, relevan, dan berdampak nyata bagi pembentukan karakter generasi muda di tahun 2026 dan seterusnya. 


Kontributor: Sutriono – Humas Kwarran Sokaraja

Post a Comment

أحدث أقدم