SUMBANG – Sekolah Dasar Negeri 1 Kotayasa, Korwilcam Dindik Sumbang, menggelar kegiatan Deklarasi Shalat Tepat Waktu dalam rangka Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat (23/1/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa sebagai upaya menanamkan nilai iman dan takwa sejak dini.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut dirancang sebagai momentum penguatan karakter religius peserta didik melalui rangkaian kegiatan edukatif dan sosial. Sekolah melibatkan guru, siswa, Yayasan Yatim Mandiri Purwokerto, serta mahasiswa KKN Universitas Harapan Bangsa Desa Kotayasa sebagai bentuk kolaborasi pembelajaran yang bermakna.
Salah satu narasumber, Tofik Hidayat, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan hanya seremonial, melainkan harus berdampak pada perilaku sehari-hari siswa.
“Isra Mi’raj adalah momentum penguatan keimanan, dan penerapannya adalah peningkatan ketakwaan, di antaranya dengan melaksanakan shalat tepat waktu,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh siswa dengan penuh semangat. Aktivitas ini bertujuan menumbuhkan kreativitas sekaligus membangun suasana ceria sebelum memasuki rangkaian kegiatan utama yang sarat nilai keagamaan.
Elvira Nur Amalia selaku informan kegiatan menuturkan bahwa antusiasme siswa terlihat sejak awal hingga akhir acara.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan, mereka bersemangat sekali dari lomba mewarnai sampai penandatanganan deklarasi shalat,” katanya.
Selain kegiatan edukatif, acara juga diisi dengan pemberian donasi kepada anak yatim dan piatu yang disalurkan melalui Yayasan Yatim Mandiri Purwokerto. Kegiatan sosial ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik.
Dalam sesi refleksi kegiatan, Elvira Nur Amalia menambahkan bahwa deklarasi shalat tepat waktu menjadi bagian penting dari pembiasaan karakter.
“Melalui deklarasi shalat ini, kami berharap anak-anak semakin rajin dan sadar pentingnya melaksanakan shalat tepat waktu dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kisah inspiratif yang disampaikan oleh Kak Alfian. Melalui cerita-cerita sederhana dan dekat dengan dunia anak, siswa diajak memahami makna shalat sebagai kebutuhan ruhani, bukan sekadar kewajiban.
Dalam penyampaiannya, Kak Alfian menekankan bahwa shalat tepat waktu merupakan pondasi utama dalam membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Jika shalatnya sudah tertib, insyaallah perilaku lain juga akan ikut tertata,” tuturnya di hadapan para siswa.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Shalat Tepat Waktu oleh seluruh warga sekolah. Deklarasi ini menjadi simbol komitmen bersama untuk membiasakan shalat tepat waktu baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri 1 Kotayasa berharap nilai-nilai Isra Mi’raj tidak berhenti pada peringatan semata, tetapi benar-benar tertanam dalam sikap dan perilaku siswa sebagai generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Tofiq
Terima kasih Kakak....
BalasHapusPosting Komentar