“Pengisian RHK Guru dan Tendik Paruh Waktu harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Silakan saling berkolaborasi agar Lumbir bisa sukses dalam pengisian RHK ini,” tegas Korwilcam Dindik Lumbir, Arifin Nur Haryadi, S.Pd., M.Pd., saat membuka kegiatan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan PPPK paruh waktu se-Kecamatan Lumbir sebagai bagian dari persiapan pengisian RHK dan SKP melalui aplikasi My ASN yang membutuhkan ketelitian serta pemahaman teknis.
“RHK ini bukan sekadar mengisi, tetapi harus benar dan sesuai. Karena itu, kerja sama dan komunikasi antar rekan sangat diperlukan,” lanjut Arifin Nur Haryadi dalam arahannya.
Sebagai pemateri inti, Tim Asistensi Korwil Lumbir, Hari Mulyanto, memberikan pendampingan teknis dengan mempraktikkan langsung tahapan pengisian mulai dari penentuan periode hingga input RHK bagi guru dan tenaga kependidikan.
“Dalam setiap RHK ada tiga indikator utama yang wajib terisi, yaitu kualitas, kuantitas, dan waktu pelaksanaan. Ketiganya harus dirumuskan secara jelas,” jelas Hari Mulyanto saat sesi praktik berlangsung.
Pendampingan ini mendapat dukungan dari organisasi profesi guru sebagai bagian dari penguatan pemahaman administrasi kinerja bagi anggotanya di Kecamatan Lumbir.
“PGRI mendukung penuh kegiatan ini karena sangat memfasilitasi guru dan tenaga kependidikan PPPK paruh waktu. Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengisian RHK dalam SKP dengan baik di satuan kerja masing-masing. PGRI juga terbuka untuk menampung aspirasi apabila masih ditemukan kendala di lapangan,” ujar Sugino, Ketua PGRI Cabang Lumbir.
Melalui pemaparan yang runtut dan praktik langsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan serta aktif berdiskusi terkait kendala yang kerap muncul dalam pengisian SKP.
“Kegiatan ini memberikan gambaran yang jelas bagi kami tentang pengisian SKP di dalam aplikasi My ASN,” ungkap Amir, Tendik SDN 1 Canduk, usai mengikuti kegiatan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bersama, khususnya bagi tenaga kependidikan PPPK paruh waktu yang masih baru dalam sistem penilaian kinerja.
“Alhamdulillah kami benar-benar terfasilitasi dengan baik. Kami ini orang baru dan sebelumnya belum memahami SKP, sekarang jadi lebih paham,” tutur Teguh Sulistiyono, Tendik SDN 2 Dermaji.
Selain materi teknis, suasana kegiatan dibangun secara komunikatif agar peserta tidak merasa terbebani dalam proses pengisian RHK dan SKP.
“Tidak usah terlalu dipikirkan sampai pusing. Jika mengalami kesulitan, silakan berkomunikasi. Insya Allah kami siap membantu selagi mampu,” kata Andi Dwi Atmoko, Humas Korwilcam Dindik Lumbir.
Melalui kegiatan ini, Korwilcam Dindik Lumbir berharap guru dan tenaga kependidikan PPPK paruh waktu semakin cermat, tepat, dan percaya diri dalam mengisi RHK dalam SKP, sehingga tertib administrasi kinerja dapat terwujud dan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kecamatan Lumbir.
Kontributor: Tim Infokom PGRI Lumbir



Posting Komentar