AJIBARANG - Kegiatan Desk Kepegawaian yang diselenggarakan Korwilcam Dindik Ajibarang berlangsung pada Selasa (27/1/2026) di Aula Korwilcam Dindik Ajibarang dengan melibatkan satuan pendidikan dari jenjang SD hingga SMP. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penataan administrasi dan validasi data kepegawaian pendidik serta tenaga kependidikan.
“Desk kepegawaian ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi tertib administrasi,” ujar Korwilcam Dindik Ajibarang dalam sambutannya.
Desk kepegawaian tersebut diikuti oleh perwakilan dari 33 SD Negeri, 3 SMP Negeri, dan 1 SKB Negeri di Ajibarang. Para peserta membawa berkas administrasi kepegawaian untuk diverifikasi langsung oleh tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
“Kami mengundang sekolah dan lembaga agar data yang disampaikan benar-benar akurat,” ungkap Korwilcam Ajibarang.
Dalam sambutannya, Korwilcam Dindik Ajibarang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan tertib. Ia menekankan bahwa desk kepegawaian bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung kebijakan pendidikan.
“Kami mohon kerja sama dari semua pihak agar proses ini berjalan lancar,” tuturnya.
Selain itu, Korwilcam Ajibarang juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, khususnya terkait sarana dan penyiapan tempat. Kendati demikian, ia berharap hal tersebut tidak mengurangi esensi dan manfaat kegiatan.
“Mohon maaf jika penyiapan tempat masih belum sepenuhnya sesuai harapan,” ujarnya secara terbuka.
Kegiatan desk kepegawaian ini dilaksanakan oleh Tim Desk Kepegawaian Dindik Kabupaten Banyumas, khususnya Tim 1, yang hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan. Kehadiran langsung pimpinan dinas menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan validitas data kepegawaian.
“Kami hadir langsung untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan,” kata Kepala Dinas Pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. H. Jokowiyono, M.Si, dalam arahannya menegaskan bahwa data kepegawaian harus benar-benar valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, data yang tidak akurat dapat berdampak pada berbagai kebijakan pendidikan.
“Data kepegawaian harus valid, karena menjadi dasar pengambilan kebijakan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa validasi data tidak hanya berpengaruh pada administrasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan hak dan kewajiban ASN maupun non-ASN di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, seluruh dokumen harus dicek dengan cermat dan teliti.
“Kesalahan data sekecil apa pun bisa berdampak panjang,” ungkap Jokowiyono.
Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dindik Kabupaten Banyumas, Heri Yuliadi, S.Ag, menyampaikan bahwa desk kepegawaian menjadi instrumen penting dalam mewujudkan penataan kepegawaian yang tertib dan profesional. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi data antar satuan pendidikan.
“Desk ini bertujuan menghasilkan data yang akurat dan terintegrasi,” jelasnya.
Menurut Heri Yuliadi, data yang akurat akan memudahkan perencanaan pengembangan SDM pendidikan, mulai dari pemetaan kebutuhan guru, mutasi, hingga peningkatan kompetensi. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari satuan pendidikan sangat dibutuhkan.
“Kami berharap sekolah proaktif dan terbuka dalam penyampaian data,” katanya.
Selama pelaksanaan desk kepegawaian, peserta tampak mengikuti setiap tahapan dengan serius dan tertib. Proses verifikasi dilakukan secara langsung melalui pemeriksaan dokumen fisik dan pencocokan data.
“Kami berupaya melayani dengan cepat namun tetap teliti,” ujar salah satu anggota tim desk.
Melalui kegiatan Desk Kepegawaian ini, Korwilcam Dindik Ajibarang berharap terwujudnya sistem data kepegawaian yang valid, tertata, dan mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan. Sinergi antara Korwilcam, Dindik, dan satuan pendidikan diharapkan terus terjaga.
“Dengan data yang akurat, kebijakan pendidikan akan lebih tepat sasaran,” pungkas Jokowiyono.
Kontributor : Armo, S.Pd.SD., M.Pd_Pengawas Korwilcam Dindik Ajibarang.
Posting Komentar