WANGON - Kwartir Ranting (Kwarran) Wangon menggelar kegiatan Upgrading dan Latihan Bersama Anggota Muda Pramuka Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di wilayah Wangon. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Wangon ini diikuti perwakilan gugus depan lintas golongan, mulai dari Pramuka Siaga hingga Penegak, serta unsur Satuan Karya dan Dewan Kerja Ranting. Ketua Kwarran Wangon, Kak Jakam, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan upgrading merupakan kebutuhan penting agar anggota muda Pramuka mampu mengikuti perkembangan kegiatan kepramukaan saat ini.
“Upgrading ini menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota muda Pramuka agar tetap relevan dan siap berperan aktif dalam setiap kegiatan kepramukaan,” ujar Kak Jakam, S.Pd.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 51 Pramuka Siaga, 16 Pramuka Penggalang, dan 9 Pramuka Penegak, serta perwakilan anggota Saka Bhayangkara, Saka Taruna Bumi, dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Wangon. Panitia menyampaikan bahwa keterlibatan lintas golongan ini bertujuan menumbuhkan rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kesinambungan pembinaan antarjenjang usia di lingkungan Kwarran Wangon.
“Kami ingin membangun Pramuka Wangon yang solid dari Siaga hingga Penegak, saling mengenal, saling menguatkan, dan siap bergerak bersama,” ungkap Ketua Kwarran Wangon.
Sejak pagi hari, suasana Pendopo Kecamatan Wangon tampak semarak dengan kehadiran anggota muda Pramuka yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kedisiplinan. Berbagai sesi upgrading dan latihan bersama dirancang untuk meningkatkan kapasitas personal, wawasan kepramukaan, serta pemahaman organisasi. Antusiasme peserta menjadi indikator kuat bahwa Pramuka masih diminati oleh generasi muda.
“Semangat peserta hari ini menunjukkan bahwa Pramuka masih memiliki tempat di hati generasi muda, tinggal bagaimana kita terus mengelolanya dengan baik,” ujar salah satu panitia pelaksana.
Materi kegiatan disusun secara sistematis, mencakup penguatan nilai kepramukaan, pembinaan karakter, serta penegasan aturan dan tata kelola organisasi. Salah satu materi yang dinilai penting adalah penegasan terkait penggunaan seragam dan atribut Pramuka yang sesuai ketentuan. Narasumber dari Kwartir Cabang Banyumas hadir memberikan arahan langsung kepada peserta.
“Yang paling urgen adalah penegasan tentang uniform dan atribut Pramuka agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, karena dari situlah disiplin dan identitas Pramuka terbentuk,” tegas Kak Joko dari Kwartir Cabang Banyumas.
Selain aspek kedisiplinan, kegiatan upgrading juga menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan. Pengurus Kwarran Wangon menilai bahwa upgrading harus menjadi budaya organisasi, bukan sekadar kegiatan sesaat. Hal ini penting agar Gerakan Pramuka terus mampu beradaptasi dan berbenah mengikuti perkembangan zaman.
“Upgrading harus selalu berkesinambungan, dengan tujuan kita terus berbenah untuk masa yang akan datang dan tidak berhenti belajar,” kata Kak Dianto, S.Pd., salah satu pengurus Kwarran Wangon.
“Kami ingin peserta merasa bahwa mereka adalah satu keluarga besar Pramuka Wangon yang siap tumbuh dan bergerak bersama,” ungkap panitia kegiatan.
Melalui kegiatan Upgrading dan Latihan Bersama Anggota Muda Pramuka Tahun 2026 ini, Kwarran Wangon optimistis mampu melahirkan anggota muda Pramuka yang lebih aktif, terampil, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam setiap kegiatan kepramukaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Kwarran Wangon dalam membangun generasi Pramuka yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing untuk masa depan.
Kontributor: Iqbal
Posting Komentar