Lumbir- Senin, 26 Januari 2026, Sekolah Dasar Negeri 4 Lumbir melaksanakan Upacara bendera yang digelar di halaman sekolah. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter serta penanaman nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. Selain itu, pelaksanaan upaca bendera tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah melalui SURAT EDARAN MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2026 TENTANG PELAKSANAAN UPACARA BENDERA DI SEKOLAH.
Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta upacara mengikuti setiap rangkaian kegiatan sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin sekolah yang dilaksanakan setiap hari Senin sebagai sarana pendidikan karakter nonakademik.
Pelaksanaan upacara bendera di SD Negeri 4 Lumbir tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban sekolah, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran nilai kebangsaan. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap tanah air kepada para siswa.
Setelah pengibaran bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, rangkaian upacara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”. Lagu tersebut dipilih sebagai penguat pesan kebersamaan, persaudaraan, dan sikap saling menghargai antarsesama peserta didik di lingkungan sekolah.
Pemilihan lagu tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan karakter yang sedang dikuatkan. Lagu “Rukun Sama Teman” diharapkan mampu menanamkan nilai hidup rukun, toleransi, dan kerja sama sejak dini, sehingga tercipta iklim sekolah yang harmonis dan kondusif.
Selain itu, setelah pembacaan naskah Pancasila dan teks Pembukaan UUD 1945, pembacaan teks janji siswa pada upacara bendera menggunakan Ikrar Pelajar Indonesia yang berisi lima ikrar, yaitu ikrar untuk belajar dengan baik, ikrar untuk menghormati orang tua, ikrar untuk menghormati guru, rukun sama teman, dan mencintai tanah air Indonesia.
Bertindak sebagai pembina upacara pada kesempatan tersebut adalah Dadiq Sepfi Ginanjar. S.Pd. yang dalam amanatnya ia menekankan pentingnya memaknai upacara bendera sebagai bagian dari proses pendidikan, bukan sekadar kegiatan formalitas yang dilakukan berulang setiap pekan.
Dadiq Sepfi Ginanjar dalam amanatnya menyampaikan bahwa upacara bendera memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui upacara, siswa dilatih untuk disiplin, tertib, menghargai simbol negara, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam upacara bendera relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Sikap berdiri tegap, mengikuti aturan, serta menghormati jalannya upacara merupakan latihan nyata dalam membangun karakter positif yang akan berguna hingga dewasa nanti.
Selain itu, upacara bendera dinilai menjadi momentum penting bagi sekolah untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan pendidikan secara langsung kepada seluruh warga sekolah. Amanat pembina upacara menjadi sarana komunikasi dalam menanamkan nilai kebajikan, etika, dan tanggung jawab sosial.
“Upacara bendera bukan sekadar kegiatan seremonial dan rutinitas tanpa makna. Upacara ini memiliki nilai pendidikan yang sangat penting bagi pembentukan karakter kita murid,” ujar Dadiq Sepfi Ginanjar dalam amanatnya di hadapan peserta upacara.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pengingat kepada seluruh murid agar mengikuti upacara dengan kesadaran penuh, bukan karena paksaan. Menurutnya, pemahaman terhadap makna upacara akan membuat siswa lebih menghargai setiap proses yang dijalani di sekolah.
Pihak sekolah berharap, melalui pelaksanaan upacara bendera secara konsisten, nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik. Hal ini dianggap penting di tengah perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi yang semakin kuat.
Guru-guru yang turut mengikuti upacara juga berperan sebagai teladan bagi siswa. Kehadiran dan sikap guru selama upacara diharapkan mampu memberikan contoh nyata tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap simbol negara.
Dengan terlaksananya upacara bendera pada Senin, 26 Januari 2026, SD Negeri 4 Lumbir menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pendidikan karakter dalam setiap kegiatan sekolah. Upacara bendera diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan generasi yang berkarakter, berakhlak, dan cinta tanah air.


Posting Komentar