KEDUNGBANTENG - Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan Kajian Ramadan ke-4 tahun 1447 H yang diselenggarakan oleh Korwilcam Dindik Kedungbanteng pada Jumat (13/03/2026). Kegiatan spiritual tersebut diikuti oleh para guru kelas Fase B dan Fase C dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kedungbanteng sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan dan menumbuhkan kesadaran spiritual di tengah tugas mulia mendidik generasi bangsa pada momentum bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut menghadirkan penceramah utama, Fuad Purnomo, yang memberikan tausiyah mendalam mengenai tanda-tanda hati yang bertakwa. Materi yang disampaikan terasa sangat relevan bagi para guru yang tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan moral dan spiritual bagi peserta didik di lingkungan sekolah.
Dalam pemaparannya, Fuad Purnomo menjelaskan bahwa ketakwaan bukan sekadar terlihat dari rutinitas ibadah semata, melainkan juga tercermin dalam sikap dan kelembutan hati seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Hati yang bertakwa itu tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga lembut kepada sesama, jujur dalam setiap amanah, dan selalu merasa kecil di hadapan Allah SWT,” ungkap Fuad Purnomo di hadapan para peserta kajian yang menyimak dengan penuh perhatian.
Ia kemudian menguraikan bahwa salah satu tanda utama dari hati yang bertakwa adalah kemampuan hati untuk tersentuh ketika mendengar ayat-ayat suci Al-Qur’an serta munculnya kesadaran batin bahwa setiap perbuatan manusia selalu berada dalam pengawasan Allah SWT. Kesadaran spiritual inilah yang mendorong seseorang untuk terus memperbaiki diri serta menjauhi berbagai perbuatan dosa.
Selain itu, ia menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum terbaik bagi setiap Muslim untuk membersihkan hati dan memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna serta penuh nilai kebaikan.
“Guru bukan hanya mendidik dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendidik dengan keteladanan akhlak. Ketika hati seorang guru dipenuhi ketakwaan, maka setiap perkataan dan tindakannya akan menjadi pelajaran hidup bagi murid-muridnya,” tambahnya dalam tausiyah tersebut.
Fuad Purnomo juga menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam terdapat beberapa indikator penting yang menggambarkan ketakwaan seseorang, di antaranya adalah keimanan kepada perkara ghaib, keistiqamahan dalam menjalankan salat, serta kesediaan menafkahkan sebagian rezeki yang dianugerahkan oleh Allah SWT kepada sesama.
Sementara itu, Kepala Korwilcam Dindik Kedungbanteng, Anas Saeful Bahtiar, dalam kesempatan tersebut turut memberikan motivasi kepada para guru yang hadir agar menjadikan kegiatan kajian Ramadan sebagai sarana memperkuat pondasi spiritual dalam menjalankan profesi sebagai pendidik.
“Ramadan adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas diri. Guru yang memiliki hati bertakwa akan memancarkan keteladanan luar biasa bagi peserta didik. Dari sinilah akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia,” tutur Anas Saeful Bahtiar.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme para guru yang hadir dan mengikuti kegiatan kajian dengan penuh semangat. Menurutnya, semangat belajar dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri merupakan modal penting dalam membangun dunia pendidikan yang lebih bermakna dan berkarakter.
Kehadiran para guru dari berbagai sekolah di wilayah Kedungbanteng menjadikan kegiatan tersebut terasa semakin hidup dan penuh nuansa kebersamaan. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat ukhuwah di antara para pendidik.
Melalui kegiatan Kajian Ramadan ini, para guru diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan ilmu agama, tetapi juga membawa pulang semangat baru untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Di bulan suci yang penuh berkah ini, langkah sederhana seperti menghadiri majelis ilmu dan memperbaiki hati diyakini menjadi bagian dari perjalanan spiritual untuk menjemput derajat ketakwaan, tujuan utama dari ibadah Ramadan yang sesungguhnya.
Kontributor: SIMAS Korwilcam Dindik Kedungbanteng
Posting Komentar