PURWOKERTO KIDUL, INFO BANYUMAS – Gemuruh tepuk
tangan dan keceriaan ratusan siswa memecah suasana khidmat di lingkungan
Sekolah Dasar Negeri 1 Purwokerto Kidul pada Rabu, 13 Mei 2026. Dalam upaya
menjawab tantangan zaman yang kian dinamis, sekolah tersebut sukses menggelar
perhelatan akbar bertajuk Pembinaan Pendidikan Keluarga (BINDIKEL) dengan
mengangkat tema sentral “Menjadi Anak Hebat di Era Globalisasi”. Kegiatan
tahunan ini dirancang bukan sekadar sebagai seremoni sekolah, melainkan sebagai
sebuah platform strategis untuk mempererat sinergi antara pihak sekolah, orang
tua, dan masyarakat luas dalam mengawal tumbuh kembang potensi peserta didik
agar siap bersaing di kancah global namun tetap berakar pada nilai-nilai
karakter bangsa.
Kegiatan BINDIKEL 2026 di SD
Negeri 1 Purwokerto Kidul tersebut dikonsep dengan sangat komprehensif,
menggabungkan elemen pameran karya, bazar UMKM sekolah, serta panggung pentas
seni yang megah. Pameran karya yang dipusatkan di ruang aula dan lobi sekolah
menjadi bukti nyata dari hasil jerih payah serta kreativitas siswa selama satu
tahun masa pembelajaran. Di sisi lain, lapangan tengah sekolah disulap menjadi
area bazar yang riuh, sementara panggung utama menjadi pusat perhatian dengan
berbagai pertunjukan seni yang memukau. Kehadiran para pemangku kepentingan
(stakeholders) dalam acara tersebut juga menunjukkan betapa pentingnya dukungan
ekosistem pendidikan bagi kemajuan sekolah.
Terpantau di lokasi, acara
tersebut dihadiri oleh jajaran pendidik, seluruh murid, serta wali murid yang
tampak antusias mengikuti jalannya rangkaian kegiatan. Tidak hanya internal
sekolah, dukungan eksternal pun terlihat sangat solid dengan kehadiran perwakilan
dari Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan, Lurah Purwokerto Kidul, hingga
jajaran kepala sekolah SD dan TK se-Kelurahan Purwokerto Kidul. Keberadaan para
mitra pendukung (sponsorship) dalam gelaran tersebut turut menambah kemeriahan,
sekaligus membuktikan bahwa keterlibatan sektor swasta dan masyarakat sangat
krusial dalam menyukseskan program-program edukatif yang berdampak luas bagi
anak didik.
Kemeriahan panggung pentas seni
menjadi daya tarik utama, di mana para murid menampilkan beragam bakat mulai
dari drama musikal yang sarat pesan moral, tari tradisional yang melestarikan
budaya, hingga tari mashup modern yang mencerminkan semangat zaman.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan panggung kehormatan bagi
para murid duta sekolah yang sebelumnya telah berjuang mewakili SD Negeri 1
Purwokerto Kidul di ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) 2026.
Penampilan menyanyi solo, pantomim yang ekspresif, hingga seni tari dari para
atlet seni sekolah ini berhasil memukau para tamu undangan yang hadir,
sekaligus membuktikan kualitas pembinaan bakat di sekolah tersebut.
Dalam kacamata organisatoris,
Ketua Pelaksana Kegiatan, Mazaya Nurshabrina, S.Pd., menjelaskan bahwa BINDIKEL
merupakan sebuah manifestasi nyata dari implementasi Kurikulum Merdeka yang
menekankan pada pengembangan karakter dan kompetensi siswa. Menurut beliau,
kegiatan tersebut bukan hanya tentang unjuk kebolehan, melainkan sebuah ikhtiar
sistematis untuk menyatukan visi antara sekolah dan keluarga. Penyelarasan
pemahaman antara guru di kelas dan orang tua di rumah merupakan kunci utama
agar potensi unik yang dimiliki setiap murid dapat diidentifikasi dan
dikembangkan secara maksimal.
“Kegiatan ini sebagai
implementasi Kurikulum Merdeka dan bentuk upaya mensinergikan sekolah dan
keluarga untuk memaksimalkan potensi murid. Kami sangat mengapresiasi dan
mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari rekan-rekan guru,
orang tua, hingga para sponsor yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan
penuh sehingga acara ini dapat terselenggara dengan sangat meriah dan
bermakna,” ujar Mazaya Nurshabrina, S.Pd. dalam sambutannya di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut,
Kepala SD Negeri 1 Purwokerto Kidul, Siti Sachriyah, S.Pd., M.Pd., menegaskan
bahwa program BINDIKEL memiliki fungsi ganda sebagai wadah evaluasi sekaligus
sarana pengembangan soft skills murid. Beliau menyoroti pentingnya
melatih keberanian siswa untuk tampil di ruang publik sejak dini sebagai modal
dasar dalam membangun rasa percaya diri yang kuat. Di era globalisasi,
kemampuan teknis (hardskill) saja tidak cukup; diperlukan mentalitas yang
tangguh dan keberanian untuk berekspresi di depan orang banyak agar anak-anak
mampu bersaing dan beradaptasi.
“Program ini juga sebagai ajang
murid menampilkan hasil belajar selama setahun dan melatih murid untuk berani
tampil di depan orang banyak. Membangun rasa percaya diri murid adalah
prioritas kami. Kami ingin mereka tidak hanya pintar secara akademis, tetapi
juga memiliki mentalitas juara dan karakter yang kuat untuk menghadapi masa
depan yang penuh tantangan,” kata Siti Sachriyah, S.Pd., M.Pd. dengan penuh
optimisme.
Dukungan kuat juga mengalir dari
otoritas pendidikan wilayah setempat. Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto
Selatan, Dra. Suminah, M.Pd., yang turut hadir meninjau jalannya acara,
memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif SD Negeri 1 Purwokerto Kidul.
Beliau memandang bahwa kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis dalam
membangun ekosistem pendidikan yang sehat, di mana seluruh aset sekolah—baik
sumber daya manusia maupun sarana prasarana—dapat berkolaborasi secara harmonis
demi kepentingan terbaik bagi anak didik.
“Pelaksanaan BINDIKEL ini sangat
penting dan perlu diadakan secara rutin agar kolaborasi semua aset sekolah bisa
terjalin dan berjalan beriringan dengan tujuan sama, yaitu memaksimalkan
potensi murid atau anak. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan agar visi
pendidikan nasional dapat tercapai hingga ke tingkat satuan pendidikan
terkecil,” ungkap Dra. Suminah, M.Pd. dengan tegas.
Suasana acara mencapai puncak
kegembiraannya ketika para guru ikut turun ke lapangan untuk menampilkan tarian
"Tabola Bale". Aksi para pendidik ini tidak hanya mengundang gelak
tawa dan sorak sorai dari para murid, tetapi juga menunjukkan kedekatan
emosional dan sisi humanis dari para pengajar yang biasanya terlihat formal di
dalam kelas. Keikutsertaan guru dalam pentas seni ini menjadi simbol bahwa
pendidikan adalah proses yang menyenangkan dan melibatkan semua pihak secara
aktif.
Sebagai penutup rangkaian acara,
pihak sekolah mengumumkan kelas terbaik dalam penyelenggaraan BINDIKEL 2026.
Kompetisi antar-kelas ini bertujuan untuk memotivasi kerja sama tim antara wali
kelas, murid, dan wali murid dalam menata stan pameran serta partisipasi dalam
acara. Untuk tahun ini, predikat Juara Umum berhasil disabet oleh Kelas VA di
bawah bimbingan wali kelas Bapak Arif Nur Rohman, S.Pd. Kemenangan ini disambut
haru dan bangga oleh para siswa dan orang tua kelas tersebut, yang berhak
memboyong trophy bergilir sekolah.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan BINDIKEL tahun ini, SD Negeri 1 Purwokerto Kidul menancapkan tonggak baru dalam sejarah perjalanan sekolah. Harapan besar digantungkan agar ikatan kolaboratif yang telah terjalin antara pihak sekolah dan orang tua tidak berhenti saat acara usai, melainkan terus menguat dalam keseharian. Dengan sinergi yang kokoh, diharapkan anak-anak SD Negeri 1 Purwokerto Kidul mampu tumbuh menjadi generasi "hebat" yang tidak hanya menguasai teknologi dan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas karakter yang siap menghadapi arus globalisasi yang kian kencang.
Kontributor : Arif Nur Rohman
Editor : Ady Prasetyo



Posting Komentar