Meski dilaksanakan saat sebagian
besar peserta didik telah memasuki masa liburan, antusiasme masyarakat, orang
tua, dan tamu undangan tetap tinggi. Hal itu terlihat dari ramainya kehadiran
para wali murid dan warga sekitar yang memenuhi lokasi kegiatan sejak acara
dimulai.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh
Koordinator Korwilcam Dindik Lumbir, Penilik Pendidikan Nonformal, Kepala SD
Negeri 1 Parungkamal, unsur pemerintah desa yang diwakili Kepala Dusun I, serta
Ketua RW dan Ketua RT setempat yang turut memberikan dukungan terhadap
penyelenggaraan acara.
Suasana semakin semarak ketika
para peserta didik menampilkan berbagai kemampuan yang telah mereka pelajari
selama berada di TK Embun Pagi. Dengan penuh percaya diri, anak-anak tampil di
hadapan para tamu undangan dan orang tua yang memberikan dukungan melalui tepuk
tangan meriah.
Beragam pertunjukan disajikan
secara kreatif dan menarik. Mulai dari gerak dan lagu, tari, pembacaan doa,
penampilan bernuansa religi, hingga berbagai atraksi edukatif yang menunjukkan
perkembangan kemampuan peserta didik dalam berbagai aspek.
Tidak hanya anak-anak yang
menjadi pusat perhatian. Para orang tua, khususnya Ibu-ibu wali murid, turut
ambil bagian dalam memeriahkan acara melalui sejumlah penampilan yang berhasil
menghibur dan mengundang apresiasi para hadirin.
Salah satu penampilan yang paling
menyita perhatian adalah Tari Lengger Banyumasan yang dibawakan oleh seorang Ibu
wali murid. Dengan gerakan yang energik, luwes, dan penuh penghayatan,
penampilan tersebut berhasil memukau penonton sekaligus memperkuat nuansa
budaya lokal dalam kegiatan itu.
Perpaduan antara seni budaya
lokal, seni daerah, nilai religi, dan unsur edukatif menjadi ciri khas pentas
seni yang ditampilkan. Konsep tersebut menjadikan acara tidak hanya menghibur,
tetapi juga memberikan nilai pembelajaran bagi peserta didik maupun masyarakat
yang hadir.
Kepala TK Embun Pagi Parungkamal
menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan dan pentas seni merupakan bagian dari
upaya sekolah untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengekspresikan
bakat dan kemampuan yang telah mereka kembangkan selama belajar.
“Kami ingin anak-anak memiliki
pengalaman yang berkesan sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Pentas seni ini menjadi wadah bagi mereka untuk menunjukkan keberanian,
kreativitas, dan hasil belajar yang telah dicapai,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator
Korwilcam Dindik Lumbir, Arifin Nur Hayadi, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi
terhadap kreativitas dan kekompakan yang ditunjukkan oleh keluarga besar TK
Embun Pagi dalam menyelenggarakan kegiatan akhir tahun ajaran ini.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa
pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas,
tetapi juga pada pengembangan karakter, kepercayaan diri, kemampuan sosial,
serta kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai keagamaan,” tuturnya.
Perwakilan Yayasan Embun Pagi
ikut menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari semangat
kebersamaan dan gotong royong antara pihak sekolah, orang tua, serta berbagai
unsur masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan acara rutin akhir tahun ajaran ini.
“Kolaborasi yang terjalin sangat
luar biasa. Semua pihak memiliki peran penting sehingga kegiatan ini dapat
berlangsung meriah, tertib, dan memberikan manfaat bagi anak-anak maupun
keluarga mereka,” tambahnya.
Salah seorang wali murid mengaku
bangga dapat menyaksikan perkembangan anak-anak yang tampil percaya diri di
atas panggung. Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi kenangan berharga
yang sulit dilupakan oleh keluarga maupun peserta didik.
“Kami sangat terharu melihat
anak-anak tampil dengan gembira dan penuh semangat. Acara seperti ini bukan
hanya membahagiakan mereka, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi kami sebagai
orang tua,” ungkapnya.
Melalui kemasan acara yang meriah, edukatif, dan sarat nilai budaya, kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni Peserta Didik TK Embun Pagi Parungkamal berhasil menjadi penutup tahun ajaran 2025/2026 yang berkesan. Semangat kolaborasi, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya lokal yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di masa mendatang.


Posting Komentar