BANYUMAS, infobanyumas.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Pelatihan Analisis Kebijakan Pendidikan bagi 115 kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di Kabupaten Banyumas, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Pelatihan ini menghadirkan Koordinator Program Magister Kebijakan Pendidikan UNY, Prof. Dr. Mami Hajaroh, M.Pd, bersama tim dosen Prodi Kebijakan Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNY sebagai narasumber. Mereka yakni Dr. Riana Nurhayati, M.Pd, Muhammad Saiful Anwar, MPA., Wulan Tri Puji Utami, M.Pd., Tampi Prehadini, M.Pd.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas Kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan dalam memahami, menganalisis, serta menyusun kebijakan pendidikan yang relevan dengan dinamika dan kebutuhan daerah.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Mami Hajaroh, M.Pd. mengajak para peserta untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan lanjutan, khususnya pada Program Studi Magister Kebijakan Pendidikan FIP UNY.
“Kami sudah membuka Prodi Magister Kebijakan Pendidikan yang tujuannya adalah memperkuat analisis kebijakan pendidikan,” kata Mami Hajaroh.
Ia menjelaskan, analisis kebijakan pendidikan yang dilakukan pemerintah daerah perlu memperhatikan kearifan lokal agar kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan satuan pendidikan di daerah masing-masing. Oleh karena itu pelatihan ini dilakukan untuk memberikan wawasan tersebut.
“Pemerintah daerah dalam melakukan analisis kebijakan pendidikan tentunya merujuk pada kearifan lokal. Hal tersebutlah yang kemudian dipelajari oleh mahasiswa Prodi Kebijakan Pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, aktor pendidikan terutama kepala sekolah memiliki peran penting sebagai manajer dalam menentukan keberhasilan implementasi kebijakan di lingkungan sekolah.
“Aktor pendidikan, dalam hal ini kepala sekolah selaku manajer, menjadi salah satu faktor penentu dan penguat optimalnya kebijakan sekolah. Hal tersebut menjadi dasar kepala sekolah menguasai dan memiliki kapasitas dalam mengembangkan kebijakan sekolah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, ST, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan sekaligus menindaklanjuti agenda kerja sama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan UNY.
Ia menilai peningkatan kapasitas, kapabilitas, literasi, dan pemahaman menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan regulasi pendidikan yang terus berubah dan berkembang secara dinamis.
“Mengapa kita harus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas? Kalau kita tidak mau meningkatkan kapasitas, kapabilitas, literasi, dan pemahaman, maka biaya untuk mengadopsi sebuah kebijakan akan lebih tinggi,” kata Sugiri.
Menurut Sugiri, penguatan melalui pelatihan menjadi langkah strategis agar para pengambil kebijakan di tingkat sekolah maupun dinas pendidikan memiliki kemampuan analisis yang lebih baik dalam menentukan arah kebijakan pendidikan.
“Penguatan melalui pelatihan ini sangat penting untuk menguatkan pemahaman serta kapasitas dan kapabilitas kita dalam mengambil sebuah kebijakan pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun tingkat dinas pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kemampuan analisis kebijakan yang baik akan membuat kebijakan pendidikan yang dihasilkan menjadi lebih tepat sasaran, tajam, adaptif, serta mampu menjawab tuntutan perubahan zaman dan kebutuhan pelayanan pendidikan yang terus berkembang. (YK)

Posting Komentar