Gelora Muharram Menggema di Tiparkidul: Ribuan Langkah Syiar Islam Satukan Santri, Siswa, dan Masyarakat

 

AJIBARANG – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah terasa begitu kuat di Desa Tiparkidul, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Minggu (14/6/2026). Ratusan santri, siswa, guru, ustaz-ustazah, wali murid, serta masyarakat tumpah ruah mengikuti Pawai Ta’aruf yang berlangsung meriah sebagai wujud syiar Islam sekaligus penguatan ukhuwah antarlembaga pendidikan keagamaan dan sekolah di wilayah tersebut.


Kegiatan yang melibatkan TPQ Al Hidayah, TPQ Baiturrahim, TPQ Baitul Jannah, TPI Jamiatul Istiqomah, serta SD Negeri 1 Tiparkidul ini menjadi momentum istimewa untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda. Sejak pagi hari, peserta telah berkumpul dengan mengenakan busana muslim yang rapi dan membawa berbagai atribut bernuansa Islami, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.


Ustaz Yusro selaku salah satu tokoh yang terlibat dalam kegiatan menyampaikan bahwa pawai tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana pendidikan karakter dan dakwah yang efektif bagi anak-anak serta masyarakat.


"Kegiatan Pawai Ta’aruf ini merupakan salah satu bentuk syiar Islam dalam menyambut Tahun Baru Hijriah. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat keislaman, kebersamaan, dan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai agama," ujar Ustaz Yusro saat memberikan sambutan kepada peserta sebelum pawai dimulai.


Rute pawai mengelilingi sejumlah wilayah Desa Tiparkidul dengan iringan lantunan salawat yang menggema sepanjang perjalanan. Barisan peserta berjalan tertib sambil membawa spanduk berisi pesan-pesan Islami, kaligrafi, serta berbagai kreasi yang dibuat oleh masing-masing lembaga. Kehadiran anak-anak yang penuh semangat menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang berdiri di sepanjang jalan untuk menyaksikan kegiatan tersebut.


Pawai Ta’aruf tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar lembaga pendidikan Islam dan sekolah dasar di desa tersebut. Keharmonisan yang terlihat selama kegiatan menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun generasi muda yang religius dan berkarakter.


"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menanamkan pemahaman bahwa tahun baru Islam adalah momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kebersamaan yang terjalin hari ini menjadi modal penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat," tambah Ustaz Yusro.


Antusiasme juga terlihat dari para orang tua yang turut mendampingi putra-putri mereka sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak wali murid mengaku bangga melihat anak-anak berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan yang sarat nilai edukatif. Kehadiran mereka semakin menambah semarak suasana dan menunjukkan dukungan penuh keluarga terhadap pendidikan agama anak.


Salah seorang wali murid, Ibu Sari, mengungkapkan rasa bahagianya melihat anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Menurutnya, pawai seperti ini memberikan pengalaman berharga yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkuat kecintaan anak terhadap agama.


"Saya sangat senang melihat anak-anak begitu antusias mengikuti pawai. Selain menjadi kegiatan yang menyenangkan, acara ini juga memberikan pengalaman positif dan menambah semangat mereka dalam belajar agama," tutur Ibu Sari.


Di sepanjang perjalanan, peserta terus mengumandangkan salawat dan yel-yel Islami yang disambut hangat oleh masyarakat. Banyak warga yang keluar rumah untuk menyaksikan rombongan pawai, bahkan beberapa di antaranya turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Suasana religius yang tercipta menjadikan peringatan Tahun Baru Islam terasa lebih bermakna dan membangkitkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.


Bagi para santri dan siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Mereka tidak hanya merasakan kegembiraan berjalan bersama teman-teman, tetapi juga belajar tentang pentingnya menjaga persaudaraan, memperkuat keimanan, dan menyambut tahun baru dengan semangat perubahan yang positif.


"Saya senang bisa ikut pawai bersama teman-teman. Semoga tahun baru Islam ini membawa kebaikan dan membuat kami semakin rajin belajar serta beribadah," ungkap Sausar, salah satu murid sekaligus santri TPQ yang mengikuti kegiatan dengan wajah penuh semangat.


Melalui Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H ini, masyarakat Desa Tiparkidul menunjukkan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya menjadi tradisi tahunan, melainkan juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun persatuan, dan menumbuhkan semangat generasi muda dalam mencintai ajaran Islam. Dari langkah-langkah kecil para santri dan siswa yang mengelilingi desa, tersirat harapan besar agar tahun baru Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, serta lahirnya generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjadi penerus bangsa yang membanggakan.


Kontributor: Kuwatiningsih

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama