Kolaborasi Tiga Lembaga Pendidikan Jatisaba Hadirkan Pelepasan Penuh Makna dan Semangat Gotong Royong

 


CILONGOK - Sebuah pemandangan istimewa tersaji di Desa Jatisaba, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kamis (18/6/2026). Tiga lembaga pendidikan, yakni KB Budi Mulia, TK Pertiwi Jatisaba, dan SD Negeri 2 Jatisaba, bersatu dalam satu panggung kebersamaan melalui kegiatan perpisahan dan pelepasan peserta didik yang dikemas secara kolaboratif. Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan lintas jenjang pendidikan tersebut menjadi momentum berharga yang tidak hanya menghadirkan suasana haru, tetapi juga menunjukkan kuatnya sinergi pendidikan dan budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah arus modernisasi.


Kegiatan yang berlangsung di halaman SD Negeri 2 Jatisaba itu menjadi perhatian berbagai pihak karena menghadirkan model kolaborasi yang terbilang langka di lingkungan pendidikan wilayah Korwilcam Dindik Cilongok. Tidak hanya melibatkan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan, acara tersebut juga mendapat dukungan penuh dari wali murid, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat yang turut hadir menyaksikan momen penting perjalanan pendidikan anak-anak menuju jenjang berikutnya.


Pengawas SD Korwilcam Dindik Cilongok, Opsi Rizky Andaru, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang dilakukan oleh tiga lembaga pendidikan dalam satu rangkaian acara merupakan contoh praktik baik yang patut dijadikan inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya. “Kegiatan seperti ini sangat jarang dilaksanakan. Saya melihat ini sebagai sebuah langkah yang inspiratif karena mampu mempererat komunikasi antar lembaga pendidikan sekaligus membuktikan bahwa kerja sama yang baik dapat melahirkan kegiatan yang positif dan bermakna bagi peserta didik maupun masyarakat,” ujarnya.


Suasana sejak pagi hari tampak dipenuhi semangat kebersamaan. Para peserta didik mengenakan pakaian terbaik mereka, sementara para orang tua terlihat antusias mendampingi putra-putrinya mengikuti rangkaian acara. Berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa turut memeriahkan kegiatan, menghadirkan nuansa kebanggaan sekaligus keharuan bagi seluruh tamu undangan yang hadir. Bagi sebagian orang tua, momen tersebut menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan dan dimulainya perjalanan baru menuju masa depan yang lebih luas.


Dalam sambutannya, Opsi Rizky Andaru kembali menekankan bahwa pendidikan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak. Ia menilai sinergi yang terbangun antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini mampu memperkuat hubungan emosional antar pemangku kepentingan pendidikan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap keberhasilan peserta didik.


“Ketika komunikasi antar elemen pendidikan berjalan harmonis, maka proses pembelajaran juga akan semakin kuat. Anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu di sekolah, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan karakter dan kepribadiannya. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk membangun sinergi yang lebih luas,” tambahnya.


Kesuksesan kegiatan tersebut tidak lepas dari peran aktif panitia yang sebagian besar berasal dari unsur wali murid. Ketua Panitia, Suniah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Ia mengungkapkan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam menyatukan berbagai unsur yang terlibat sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan bersama.


“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, guru, tenaga kependidikan, wali murid, dan semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Dengan adanya perpisahan bersama seperti ini, pekerjaan yang awalnya terasa berat menjadi lebih ringan karena dilakukan secara bersama-sama. Kami juga berterima kasih kepada Kepala SD Negeri 2 Jatisaba yang telah memberikan izin penggunaan halaman sekolah sebagai tempat pelaksanaan kegiatan,” tutur Suniah.


Lebih lanjut, Suniah berharap kegiatan pelepasan bersama tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial satu kali saja. Menurutnya, keberhasilan acara tahun ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan mampu memberikan manfaat besar, baik dari sisi efisiensi pelaksanaan maupun penguatan hubungan sosial di lingkungan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi tradisi positif yang terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.


Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Desa Jatisaba. Pelaksana Jabatan Kepala Desa Jatisaba, Akhmad Sofwan, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif tiga lembaga pendidikan yang mampu menghadirkan kegiatan penuh makna di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi dan individualisme. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam acara tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masih hidup dan terpelihara dengan baik di Desa Jatisaba.


“Di tengah era globalisasi yang serba modern dan digital seperti sekarang, kita sering melihat nilai gotong royong mulai memudar. Namun kegiatan ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan itu masih ada dan masih kuat di Desa Jatisaba. Nilai-nilai seperti ini harus terus dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ungkap Sofwan di hadapan peserta dan tamu undangan.


Menutup sambutannya, Sofwan berpesan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik semata, tetapi juga dari kualitas akhlak dan karakter yang dimiliki peserta didik. Ia menegaskan bahwa moral, etika, dan adab yang baik harus menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan. Melalui kolaborasi yang harmonis antara sekolah, keluarga, dan masyarakat seperti yang ditunjukkan dalam kegiatan ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial yang tinggi. Dari Desa Jatisaba, langkah kecil itu kini telah dimulai, mengantarkan anak-anak menuju masa depan yang lebih cerah dengan bekal ilmu, karakter, dan semangat kebersamaan yang akan terus mereka bawa sepanjang perjalanan hidupnya.


Kontributor: Wantoro

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama