PRESTASI GEMILANG: MTS MA’ARIF NU 1 WANGON RAJAI TURNAMEN SOEGARDA CUP 2026

 


PURBALINGGA, INFO BANYUMAS – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif NU 1 Wangon sukses menorehkan tinta emas dalam ajang turnamen olahraga bergengsi Soegarda Cup 2026 yang berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 28, 29, dan 31 Mei 2026. Kompetisi futsal antar-pelajar yang mempertemukan puluhan tim tangguh ini diinisiasi dan diselenggarakan oleh Manunggaling Mahasiswa Purbalingga di Universitas Negeri Semarang (Mahangga UNNES), sebuah organisasi daerah (Ormada) yang menjadi wadah resmi berkumpulnya seluruh mahasiswa asal Kabupaten Purbalingga yang tengah menempuh studi di kampus konservasi tersebut. Dalam partai puncak yang berlangsung sarat gengsi dan atmosfer kompetisi yang tinggi, tim dari MTs Ma’arif NU 1 Wangon berhasil keluar sebagai Juara 1 kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP), sekaligus memborong hampir seluruh penghargaan individu terbaik dalam turnamen tersebut.


Turnamen tersebut mencatatkan rekor partisipasi peserta yang sangat luar biasa, di mana kompetisi berhasil menyedot perhatian dari berbagai penjuru daerah dengan total kepesertaan mencapai puluhan tim sekolah. Tercatat sebanyak 24 tim bertanding sengit pada kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP), sementara pada kategori Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, kompetisi diikuti oleh 31 tim yang masing-masing membawa ambisi besar untuk membawa pulang piala bergengsi tersebut. Pihak penyelenggara dari Mahangga UNNES sengaja merancang durasi kompetisi selama tiga hari dengan sistem gugur yang ketat guna menyaring bakat-bakat muda terbaik di bidang olahraga, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpelajar dan mahasiswa dalam bingkai semangat kedaerahan Kabupaten Purbalingga.


Panitia pelaksana dari organisasi daerah Mahangga UNNES menjelaskan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan Soegarda Cup bukan sekadar mencari pemenang di lapangan hijau, melainkan sebagai bentuk kontribusi nyata para mahasiswa dalam membangun mentalitas pemuda daerah yang sportif, kompetitif, dan berkarakter unggul. Melalui wadah paguyuban mahasiswa Purbalingga yang sedang merantau menuntut ilmu di Semarang ini, program kerja olahraga tersebut berhasil dikemas secara profesional dan independen, sehingga mampu menjadi magnet bagi sekolah-sekolah unggulan untuk mengirimkan talenta terbaik mereka. Keterlibatan puluhan tim dari tingkat SMP dan SMA menjadi bukti sahih bahwa kerinduan akan iklim kompetisi yang sehat dan bermutu sangat dinantikan oleh pembina olahraga di tingkat satuan pendidikan.


Keberhasilan luar biasa yang diraih oleh MTs Ma’arif NU 1 Wangon tidak hanya berhenti pada trofi utama sebagai juara pertama turnamen tersebut. Madrasah tersebut juga menasbihkan dominasinya setelah para pilarnya dinobatkan sebagai yang terbaik di bidangnya masing-masing, seperti gelar pemain terbaik (Best Player) yang sukses disabet oleh Nabil Apriyanto berkat performa impresifnya sepanjang laga, serta gelar pencetak gol terbanyak (Top Scorer) yang diamankan oleh Rega Arya setelah merobek jala gawang lawan berkali-kali. Tidak hanya di lini pemain, kesuksesan strategi tim madrasah tersebut juga membuahkan penghargaan pelatih terbaik (Best Coach) yang dianugerahkan kepada Rudy Hartono selaku arsitek lapangan, didampingi secara intensif oleh Farid Wujdi selaku guru pendamping yang mengawal kedisiplinan serta kebutuhan logistik tim selama turnamen berlangsung.


Rudy Hartono, selaku pelatih kepala dari MTs Ma’arif NU 1 Wangon yang sukses mendapatkan penghargaan sebagai pelatih terbaik, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya sesaat setelah peluit panjang babak final dibunyikan oleh wasit. Dirinya mengungkapkan bahwa raihan trofi juara dan penghargaan individu ini merupakan hasil dari proses latihan disiplin yang panjang serta kerja keras kolektif seluruh elemen madrasah.


"Kemenangan besar di Soegarda Cup 2026 ini adalah buah dari tetesan keringat anak-anak yang konsisten berlatih tanpa kenal lelah, serta dukungan penuh dari pihak madrasah dan orang tua. Gelar pelatih terbaik ini sesungguhnya milik anak-anak dan seluruh tim official, termasuk Pak Farid Wujdi yang selalu setia mendampingi dan memotivasi anak-anak di dalam maupun di luar lapangan. Kami datang dengan persiapan matang, menghadapi 24 tim SMP lain yang sangat kuat, namun mental bertanding anak-anak terbukti jauh lebih siap dan solid hari ini," ujar Rudy Hartono dengan mata berkaca-kaca di area bench pemain.


Senada dengan sang pelatih, Farid Wujdi selaku guru pendamping yang melekat bersama tim sejak hari pertama keberangkatan menuju tempat pertandingan, turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa dan panitia pelaksana dari Mahangga UNNES. Menurutnya, kompetisi seperti ini sangat positif untuk membentuk karakter kepemimpinan, kerja sama, dan ketahanan mental anak-anak usia remaja.


"Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa dari Mahangga UNNES yang telah menyelenggarakan turnamen seprofesional ini. Anak-anak kami, seperti Nabil yang menjadi Best Player dan Rega sebagai Top Scorer, telah membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di bidang olahraga. Kehilangan buku nilai atau catatan administrasi harian di sekolah rasanya langsung terbayar lunas ketika melihat anak-anak didik kita berdiri di podium tertinggi dan membawa pulang piala kemenangan ini untuk nama baik sekolah," pungkas Farid Wujdi sembari memeluk para pemainnya yang tengah merayakan kemenangan.

Post a Comment

أحدث أقدم