Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Banyumas. Para atlet muda mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah melalui proses seleksi dan pembinaan berjenjang mulai dari tingkat sekolah hingga kabupaten sebelum mewakili Banyumas di tingkat provinsi.
Cabang olahraga panjat tebing menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Banyumas. Atlet dari SMP Negeri 3 Purwokerto, Athar Rizky Erabbani Yudhistira, tampil gemilang dengan meraih medali perak pada nomor Lead putra dan medali perunggu pada nomor Speed putra. Sementara itu, atlet putri dari SMP Telkom Purwokerto, Khanza Nurrafania Mutia, turut mempersembahkan medali perak pada nomor Lead putri.
Prestasi Banyumas juga bertambah melalui cabang renang. Atlet SMP Negeri 2 Purwokerto, Awara Khansa Lika, berhasil meraih medali perunggu pada nomor Gaya Dada 50 meter putri setelah bersaing ketat dengan para perenang terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Di cabang atletik, Kemas Dwi Pradipha dari SMP Negeri 2 Kembaran melengkapi raihan kontingen Banyumas dengan medali perunggu pada nomor lari cepat 60 meter putra. Hasil tersebut sekaligus menggenapkan perolehan lima medali bagi Kabupaten Banyumas dalam ajang O2SN tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, ST., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, guru pendamping, serta sekolah yang telah bekerja keras mengantarkan para siswa meraih prestasi di tingkat provinsi. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga pelajar di Banyumas berjalan dengan baik dan mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Tengah.
"Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Banyumas. Kami akan terus mendorong pembinaan atlet usia sekolah melalui dukungan sekolah, pelatih, serta penyediaan sarana dan prasarana olahraga agar prestasi terus meningkat hingga tingkat nasional," ujarnya.
Tim pendamping kontingen menjelaskan bahwa persaingan pada O2SN tahun ini berlangsung sangat kompetitif karena seluruh peserta merupakan hasil seleksi terbaik dari masing-masing kabupaten dan kota. Raihan dua medali perak dan tiga medali perunggu akan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun program latihan yang lebih terarah sehingga pada penyelenggaraan berikutnya Banyumas mampu meraih medali emas.
Salah satu atlet terbaik Banyumas, Athar Rizky Erabbani Yudhistira, mengaku bersyukur dapat mempersembahkan dua medali untuk sekolah dan daerahnya. Menurutnya, kompetisi tingkat provinsi memberikan pengalaman berharga karena harus menghadapi lawan-lawan dengan kemampuan yang sangat baik.
"Saya bersyukur bisa membawa pulang medali perak dan perunggu. Hasil ini menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras lagi agar pada kesempatan berikutnya bisa meraih medali emas," ungkap Athar.
Hal senada disampaikan Awara Khansa Lika. Peraih medali perunggu nomor Gaya Dada 50 meter putri itu mengaku bangga dapat berdiri di podium O2SN Jawa Tengah setelah menjalani latihan yang panjang dan disiplin.
"Medali ini saya persembahkan untuk orang tua, guru, pelatih, sekolah, dan masyarakat Banyumas yang selalu memberikan dukungan. Saya akan terus meningkatkan kemampuan agar bisa meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya," katanya.
Berakhirnya O2SN tingkat Provinsi Jawa Tengah menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Banyumas. Prestasi para atlet SMP tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus memperkuat budaya berprestasi di lingkungan sekolah. (Eko Yuliansor/YK)

Posting Komentar