![]() |
| Dok. Jurnalis Info Banyumas |
BANYUMAS, www.infobanyumas.com – Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar Sosialisasi dan Monitoring Sekolah Rakyat Kabupaten Banyumas di Aula Kantor Kecamatan Sumbang, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyumas menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Program ini menyasar anak-anak yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 sebagai kelompok yang paling membutuhkan dukungan negara.
Menurutnya, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi instrumen strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Dengan akses pendidikan yang berkualitas, anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki kesempatan lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup keluarganya.
Ia menjelaskan, kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, sosialisasi bertujuan agar masyarakat memahami tujuan program dan turut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaannya.
Pemerintah Kabupaten Banyumas, lanjutnya, terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal.
Kolaborasi tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai investasi bagi generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Siti Isbandiyah menjelaskan bahwa peserta didik Sekolah Rakyat direkrut dari seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.
Hal itu dilakukan agar kesempatan memperoleh layanan pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh anak-anak yang memenuhi kriteria sebagai sasaran program.
Ia juga menegaskan bahwa setelah lulus, peserta didik tidak diwajibkan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat pada jenjang berikutnya. Keputusan melanjutkan pendidikan tetap berada di tangan siswa dan keluarganya.
"Namun, apabila siswa memilih melanjutkan pendidikan melalui jalur Sekolah Rakyat pada jenjang berikutnya, mereka akan memperoleh prioritas dalam proses penerimaan," jelas Siti.
Melalui sosialisasi dan monitoring tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap masyarakat semakin memahami manfaat Sekolah Rakyat sebagai program strategis yang membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Sekolah Rakyat diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Banyumas yang lebih maju dan sejahtera. (YK)

Posting Komentar