Malam puncak tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI yang sebelumnya telah diisi berbagai kegiatan dan perlombaan di lingkungan masyarakat. Warga dari berbagai kelompok usia berkumpul di Lapangan Gelora Bung Raju untuk mengikuti acara hingga malam hari.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen tersebut berlangsung khidmat dan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat mengenai perjuangan panjang para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Setelah menyanyikan Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari panitia penyelenggara. Sambutan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan RT 01 dan RT 02 RW 04.
Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 RI, Ikfi Ubaedilah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang telah memberikan dukungan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Dukungan tersebut, menurutnya, tidak hanya berupa bantuan material, tetapi juga tenaga dan pikiran.
“Kami mengucapkan terima kasih atas segala bentuk dukungan, baik tenaga, pikiran maupun material, sehingga rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 ini dapat terlaksana. Kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan masih terdapat kekurangan,” ujar Ikfi.
Ia berharap kebersamaan dan kekompakan masyarakat dapat terus dipertahankan setelah rangkaian peringatan kemerdekaan berakhir. Menurutnya, kekuatan sebuah lingkungan tidak hanya terlihat ketika menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga dari bagaimana warga terus menjaga komunikasi dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
“Kompak terus untuk RT 12,” lanjut Ikfi, menyampaikan harapannya agar semangat kebersamaan warga terus terjaga.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RW 04, Sukatmo. Ia memberikan penghargaan positif terhadap semangat masyarakat yang mampu menyelenggarakan rangkaian peringatan kemerdekaan secara meriah.
Menurut Sukatmo, kemeriahan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa warga masih memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan dan keharmonisan lingkungan.
“Saya memberikan apresiasi positif kepada lingkungan karena mampu menyelenggarakan peringatan HUT RI secara meriah. Ini membuktikan bahwa semangat warga sangat luar biasa,” kata Sukatmo.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan. Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang dinantikan warga setelah sebelumnya mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Para peserta yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan menerima penghargaan dari panitia. Pembagian hadiah tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan antusiasme warga selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Kesenian kentongan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir. Iringan alat musik tradisional yang dimainkan secara harmonis menghadirkan nuansa khas sekaligus memberikan hiburan yang berbeda bagi warga.
Alunan kentongan yang berpadu dengan irama musik membuat suasana Lapangan Gelora Bung Raju semakin hidup. Warga tampak menikmati pertunjukan sambil bercengkerama dengan keluarga, tetangga, dan sesama masyarakat.
Hadirnya kesenian kentongan dalam malam puncak tersebut juga memberikan ruang bagi seni tradisional untuk terus dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat. Di tengah perkembangan hiburan modern, pertunjukan seni tradisional tetap memiliki tempat ketika dikemas dalam kegiatan masyarakat.
Bagi warga Desa Dermaji, hiburan tersebut bukan hanya menjadi tontonan. Pertunjukan kentongan juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana kebersamaan dan memberikan hiburan setelah masyarakat mengikuti berbagai kegiatan selama rangkaian peringatan kemerdekaan.
Peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan RT 01 dan RT 02 RW 04 tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sederhana yang lahir dari inisiatif masyarakat. Mulai dari perlombaan, kebersamaan warga, pembagian penghargaan, hingga pertunjukan seni, seluruh rangkaian menjadi bagian dari perayaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga. Kesibukan sehari-hari terkadang membuat interaksi masyarakat terbatas. Melalui kegiatan peringatan kemerdekaan, warga mendapatkan kesempatan untuk kembali berkumpul dalam suasana santai dan penuh kegembiraan.
Semangat gotong royong terlihat dari dukungan yang diberikan masyarakat selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan meriah.
Apresiasi yang disampaikan Ketua RW 04 juga menjadi gambaran bahwa kegiatan masyarakat memiliki nilai penting dalam menjaga kekompakan lingkungan. Ketika warga dapat bergerak bersama, berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan lebih baik.
Sementara itu, pembagian hadiah kejuaraan memberikan motivasi bagi peserta perlombaan untuk terus berpartisipasi. Bagi anak-anak, perlombaan menjadi ruang untuk belajar keberanian, sportivitas, dan kreativitas. Bagi masyarakat secara umum, kegiatan tersebut menjadi sarana hiburan dan mempererat hubungan sosial.
Kehadiran seni kentongan Salapusa kemudian menjadi penutup yang menarik dalam malam puncak. Musik tradisional tersebut membawa suasana berbeda sekaligus memberikan warna budaya dalam perayaan HUT ke-81 RI.
Dengan berakhirnya rangkaian acara, semangat kebersamaan diharapkan tetap tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Kekompakan yang telah terbentuk selama peringatan HUT ke-81 RI menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai kegiatan dan tantangan masyarakat ke depan.
Dari Lapangan Gelora Bung Raju, semangat kemerdekaan terasa melalui kebersamaan warga, penghargaan terhadap prestasi, dan alunan seni kentongan. Sebuah perayaan yang sederhana, tetapi sarat makna tentang gotong royong dan persaudaraan.
Kontributor: Karang Taruna Sirongge
Editor: Suripto

.jpeg)
Posting Komentar