LUMBIR, KARANGGAYAM - Lapangan sederhana di atas petak sawah Sumber Ingas RW 03 Desa Karanggayam berubah menjadi panggung penuh semangat ketika delapan tim sepak bola wanita beradu kemampuan dalam Turnamen Sumber Ingas Cup 2026, Sabtu (5/9/2026). Dalam laga final yang berlangsung sengit di tengah sorak-sorai penonton, Tim Putri Piningit RW 06 tampil perkasa dengan menundukkan Putri Kesambi RW 04 melalui kemenangan telak 4-0. Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung selama 14 hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 21 Agustus sampai 5 September 2026, tanpa biaya pendaftaran bagi peserta dan sepenuhnya didukung hadiah dari para donatur.
Turnamen yang digagas atas inisiatif para pemuda dan warga, khususnya masyarakat RW 03 Desa Karanggayam, tersebut menjadi bagian dari cara warga memaknai peringatan kemerdekaan melalui kegiatan olahraga. Sebanyak delapan tim dibagi ke dalam dua grup, dengan masing-masing tim diperkuat enam pemain. Grup A dihuni Sumber Ingas RW 03, Srikandi Prompong RW 02, Queen FC RW 05, dan Putri Piningit RW 06. Sementara Grup B terdiri atas Putri Mbawang RW 01, Putri Kesambi RW 04, Putri Bonjok RW 03, dan SL Group RW 06. Pertandingan menggunakan sistem kompetisi antartim dalam grup dengan perhitungan poin untuk menentukan dua tim terbaik yang berhak melaju ke semifinal. Setiap pertandingan dimainkan selama 40 menit dan dimulai pukul 16.15 WIB.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi, baik tenaga sejak awal kegiatan sampai selesai maupun dukungan dalam bentuk sumbangan. Tanpa kebersamaan masyarakat, turnamen ini tentu tidak dapat berjalan dengan lancar dan meriah seperti sekarang,” ujar Sarjono Nakum, Ketua Panitia Sumber Ingas Cup 2026.
Dukungan masyarakat memang menjadi kekuatan utama di balik penyelenggaraan turnamen tersebut. Meski digelar di atas petak sawah, atmosfer pertandingan tidak kalah dengan kompetisi resmi. Penonton memadati area sekitar lapangan, memberikan dukungan kepada tim-tim yang bertanding. Bahkan warga dari desa sebelah turut berdatangan untuk menyaksikan aksi para pemain wanita yang tampil penuh keberanian dan semangat kompetitif.
Perjalanan menuju partai puncak berlangsung melalui persaingan ketat di masing-masing grup. Dari Grup A, Putri Piningit RW 06 keluar sebagai pengumpul poin terbanyak, disusul Srikandi Prompong RW 02 sebagai peringkat kedua. Sementara dari Grup B, Putri Kesambi RW 04 menjadi pemuncak klasemen, sedangkan Putri Mbawang RW 01 menempati posisi kedua. Memasuki babak semifinal, tensi pertandingan semakin meningkat. Semifinal pertama pada 2 September mempertemukan Putri Piningit melawan Putri Mbawang. Putri Piningit menunjukkan ketajamannya dengan meraih kemenangan 4-0. Sehari kemudian, Putri Kesambi juga mencatat hasil serupa dengan menaklukkan Srikandi Prompong dengan skor 4-0. Dua kemenangan tersebut mengantarkan Putri Piningit dan Putri Kesambi ke partai final yang sangat dinantikan penonton.
“Kegiatan ini sangat meriah. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemuda RW 03 atas inisiatif dan prakarsa dalam menyelenggarakan turnamen sepak bola wanita Sumber Ingas Cup dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan diagendakan kembali tahun depan dengan penyelenggaraan yang lebih meriah,” kata Kepala Desa Karanggayam, Ibu Kholifah Turosidah, S.Sos.
Apresiasi tersebut menjadi penegasan bahwa kegiatan olahraga berbasis masyarakat mampu menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus hiburan bagi warga. Turnamen juga memperlihatkan bahwa sepak bola wanita memiliki daya tarik tersendiri ketika diberikan ruang untuk berkembang. Semangat para pemain di lapangan berpadu dengan dukungan penonton di pinggir arena, menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang hidup dan penuh energi.
Partai final pada Sabtu (5/9/2026) akhirnya menjadi panggung pembuktian bagi Putri Piningit dan Putri Kesambi. Sejak pertandingan dimulai, kedua tim berusaha menunjukkan permainan terbaik. Namun, Putri Piningit tampil lebih efektif dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga mencetak empat gol tanpa balas. Peluit panjang menandai kemenangan Putri Piningit RW 06 dengan skor 4-0 sekaligus memastikan mereka menjadi kampiun Sumber Ingas Cup 2026. Putri Kesambi RW 04 harus puas sebagai juara kedua, sementara Srikandi Prompong RW 02 dan Queen FC RW 05 dinobatkan sebagai juara ketiga bersama. Tidak hanya gelar juara, turnamen juga memberikan penghargaan individu. Mila dari Tim Putri Piningit RW 06 keluar sebagai Top Skor dengan torehan 12 gol dan berhak membawa pulang hadiah satu ekor ayam.
“Kami dari Tim Putri Piningit sangat senang karena bisa memenangkan turnamen ini. Kemenangan ini berkat kekompakan tim, dukungan official, serta warga yang terus memberikan semangat kepada kami,” ungkap Wartim, perwakilan Tim Putri Piningit.
Selain gelar dan kebanggaan, para juara mendapatkan hadiah yang unik sekaligus mencerminkan kuatnya nuansa gotong royong dalam turnamen tersebut. Juara pertama dan kedua masing-masing memperoleh satu ekor kambing, sedangkan juara ketiga dan keempat mendapatkan satu ekor ayam. Dengan berakhirnya final, Sumber Ingas Cup 2026 meninggalkan cerita tentang lapangan sederhana yang mampu menyatukan warga, semangat perempuan yang berani bertanding, serta olahraga yang menjadi jembatan kebersamaan. Dari petak sawah Sumber Ingas, semangat kemerdekaan kembali menemukan bentuknya: bukan hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi diwujudkan melalui keberanian, sportivitas, persaudaraan, dan gotong royong masyarakat.
Kontributor: Solekhun
Posting Komentar