KARANGLEWAS - Menjelang perhelatan Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Tahun 2026, keluarga besar SDN 1 Kediri, Korwilcam Dindik Karanglewas, Kabupaten Banyumas, memantapkan persiapan melalui perpaduan ikhtiar lahir dan batin. Dewan guru, siswa kontingen peserta lomba, serta para wali murid mengikuti doa bersama dengan penuh khidmat sebagai bentuk ikhtiar batin yang populer disebut “jalur langit”. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memohon kelancaran, kemudahan, kesehatan, dan keberhasilan dalam seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan lomba. Dengan semangat kebersamaan, kontingen SDN 1 Kediri membidik capaian terbaik sekaligus berupaya mempertahankan gelar juara umum MAPSI yang berhasil diraih pada tahun sebelumnya, 2025.
Doa bersama tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari rangkaian persiapan panjang yang telah dilakukan para siswa melalui latihan intensif di sekolah. Menjelang hari perlombaan, kesiapan materi terus dimatangkan bersamaan dengan pembentukan mental dan kesiapan spiritual peserta. Ajang MAPSI tingkat Kecamatan Karanglewas sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Selasa–Rabu, 22–23 September 2026, dengan lokasi pelaksanaan di SDN 1 Tamansari dan SDN 2 Tamansari, Korwilcam Dindik Karanglewas. Kedekatan jadwal tersebut membuat seluruh kontingen semakin meningkatkan fokus agar persiapan yang telah dilakukan dapat diwujudkan dalam penampilan terbaik ketika berada di arena perlombaan.
Antusiasme para peserta terlihat ketika mereka mengikuti kegiatan doa bersama bersama guru dan wali murid. Bagi siswa, momen tersebut menjadi kesempatan untuk menenangkan diri sekaligus membangun keyakinan sebelum menghadapi kompetisi. Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting karena keberhasilan peserta tidak hanya membutuhkan latihan teknis, tetapi juga pendampingan, perhatian, dan motivasi dari lingkungan keluarga. Kepala SDN 1 Kediri, Candra Septo Rinoaji, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta dan wali murid agar momentum MAPSI 2026 dimanfaatkan sebaik mungkin. Target mempertahankan juara umum menjadi dorongan bersama, namun proses persiapan tetap diarahkan pada kesungguhan, kebersamaan, dan kesiapan peserta.
“Lomba MAPSI kali ini mari kita maksimalkan bersama agar kita bisa mendapatkan banyak piala dan mempertahankan gelar juara umum seperti tahun lalu,” tegas Candra Septo Rinoaji di hadapan para peserta dan wali murid.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa target prestasi perlu dibarengi dengan kerja keras seluruh unsur sekolah. Para siswa didorong untuk memanfaatkan waktu persiapan secara maksimal, sementara guru dan orang tua memberikan dukungan sesuai peran masing-masing. Semangat untuk kembali meraih prestasi menjadi energi tambahan bagi kontingen SDN 1 Kediri dalam menyongsong kompetisi yang semakin dekat. Doa bersama pun menjadi penguat bahwa perjuangan menuju prestasi dilakukan melalui ikhtiar yang menyeluruh.
Selain persiapan materi dan mental, kondisi fisik peserta juga menjadi perhatian. Candra mengingatkan para siswa agar menjaga kesehatan serta memperhatikan makanan menjelang pelaksanaan lomba. Kondisi tubuh yang prima dinilai penting agar siswa dapat berkonsentrasi dan menunjukkan kemampuan secara optimal pada hari perlombaan. Orang tua juga diharapkan turut memastikan kebutuhan istirahat, asupan makanan, dan kesehatan anak tetap terjaga. Dengan jadwal lomba yang berlangsung pada 22–23 September, waktu persiapan yang tersisa menjadi kesempatan untuk menjaga keseimbangan antara latihan, istirahat, dan kesiapan peserta menghadapi kompetisi.
“Yang tidak kalah penting, anak-anakku sekalian harus selalu jaga makanan dan kesehatan agar saat hari-H tanggal 22-23 September nanti bisa tampil dalam kondisi paling prima,” imbuh Candra.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan intensitas latihan, tetapi juga kesiapan fisik ketika bertanding. Perpaduan latihan yang terarah, dukungan keluarga, motivasi guru, serta doa bersama diharapkan dapat memberikan ketenangan kepada para siswa. Dengan demikian, kontingen dapat memasuki arena lomba dengan kondisi yang siap, percaya diri, dan mampu memberikan penampilan terbaik sesuai bidang yang diikuti.
Kini, keluarga besar SDN 1 Kediri tinggal menunggu momentum perlombaan dengan membawa bekal latihan dan doa yang telah dipanjatkan bersama. Ikhtiar lahir melalui latihan ketat berpadu dengan ikhtiar batin melalui “jalur langit” menjadi semangat kontingen untuk menghadapi MAPSI 2026. Harapan untuk memborong piala dan kembali mengukuhkan SDN 1 Kediri sebagai juara umum tahun ini terus dijaga bersama. Apa pun hasil akhirnya, proses persiapan tersebut telah menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa untuk belajar berusaha, berdoa, menjaga kesehatan, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban. Dengan semangat tersebut, SDN 1 Kediri siap melangkah menuju 22–23 September 2026 untuk membawa nama sekolah dan memberikan yang terbaik di ajang MAPSI tingkat Kecamatan Karanglewas.
Kontributor: Noviatun, S.Pd.
Posting Komentar