KEMBARAN, INFO BANYUMAS – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan 72 tangki bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas, Kamis, 29 Oktober 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI tahun 2026.
Sekretaris Umum PGRI Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Aris Munandar, M.Pd., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi guru terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.
“Air merupakan sendi kehidupan. PGRI Kabupaten Banyumas dan PGRI Jawa Tengah merasakan betul kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat kondisi kemarau tahun ini. Bantuan ini merupakan hadiah dalam rangka HUT ke-81 PGRI sekaligus wujud bakti guru dari PGRI untuk masyarakat,” tutur Aris.
Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada PGRI Jawa Tengah atas bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Terima kasih kepada pengurus PGRI Jawa Tengah yang telah berkenan hadir dan membawa kebahagiaan bagi PGRI Kabupaten Banyumas serta masyarakat. Pada kesempatan ini, secara simbolis akan diserahkan bantuan sebanyak 72 tangki air bersih dari PGRI Provinsi Jawa Tengah untuk warga masyarakat,” ungkap Sarno.
Sarno menjelaskan, berdasarkan data terakhir yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kekeringan telah berdampak pada 25 desa di Banyumas dengan lebih dari 100 titik yang membutuhkan pelayanan air bersih.
Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, kebutuhan air bersih masyarakat masih belum sepenuhnya terpenuhi. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, S.T., yang mewakili pemerintah daerah. Ia menilai bantuan 72 tangki air bersih sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak kekeringan.
“Alhamdulillah, kami mewakili Pemerintah Kabupaten Banyumas menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan air bersih sebanyak 72 tangki ini. Memang sudah turun hujan, tetapi belum mampu mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Banyumas,” kata Widodo.
Widodo turut mengimbau pemerintah desa agar memastikan distribusi bantuan dilakukan secara adil dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan warga yang benar-benar membutuhkan.
Kepala Desa Karangtengah, Kholid, juga menyampaikan terima kasih kepada PGRI Jawa Tengah atas bantuan tersebut. Ia berharap air bersih yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah, Drs. H. Aris Munandar, M.Pd., kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, S.T. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimcam Kembaran, Pemerintah Desa Karangtengah, serta pengurus PGRI tingkat kabupaten dan cabang.
Ketua PGRI Cabang Kembaran, Endro Yuswanto, M.Pd., menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian guru tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di sekolah, tetapi juga melalui kepedulian sosial.
“PGRI bukan hanya organisasi profesi yang berjuang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk menumbuhkan kepedulian sosial,” ungkap Endro.
Ia berharap momentum HUT ke-81 PGRI semakin memperkuat semangat gotong royong dan mendorong para guru untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
Penyaluran 72 tangki air dan ini menjadi wujud kepedulian PGRI Jawa Tengah dalam membantu warga Banyumas menghadapi dampak kekeringan. Sinergi antara organisasi profesi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
Kontributor: Nova Abadul Fahmi
Editor: Yusep Kurniawan

Posting Komentar