Pramuka Peduli Kwarran Lumbir Inisiasi Shalat Istisqa di Cingebul, Respon Kemarau Panjang


LUMBIR, INFO BANYUMAS
— Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Pramuka Peduli Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Lumbir memprakarsai pelaksanaan Shalat Istisqa dan doa bersama di wilayah RT 02 RW 05 Penusupan, Desa Cingebul, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, pada Minggu, 25 Oktober 2026. Aksi kemanusiaan dan keagamaan tersebut digelar bersama puluhan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda-pemudi setempat sebagai bentuk ikhtiar batin dalam memohon penyejuk turunnya hujan di tengah krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.


Pelaksanaan ibadah Shalat Istisqa tersebut dilatarbelakangi oleh dampak kemarau berkepanjangan yang memicu penurunan drastis ketersediaan air bersih di wilayah Desa Cingebul. Mengeringnya sumur warga dan sumber air permukaan menyebabkan masyarakat harus berjuang ekstra untuk memenuhi kebutuhan domestik harian. Kondisi memprihatinkan tersebut mendorong sinergi antara jajaran Pramuka Peduli Kwarran Lumbir, pemuda-pemudi, dan kelembagaan RT/RW setempat untuk menggelar doa permohonan secara massal di area terbuka.


Dalam perspektif penanggulangan bencana berbasis masyarakat, keterlibatan aktif Gerakan Pramuka melalui unit Pramuka Peduli mencerminkan komitmen pengabdian sosial yang nyata. Selain memfasilitasi aksi penanganan darurat air bersih, kepramukaan juga berperan memperkuat resiliensi spiritual dan emosional masyarakat pedesaan. Pembiasaan ikhtiar lahiriah yang beriringan dengan ikhtiar batiniah menjadi fondasi penting bagi warga dalam hadapi krisis iklim yang makin dinamis.


Ketua Pelaksana Kegiatan, Agus Prihatin, mengutarakan bahwa inisiatif penyelenggaraan ibadah tersebut lahir dari keprihatinan mendalam atas kekeringan yang melanda kawasan Penusupan Cingebul. Bersama Sekretaris Pelaksana, Rendi Gunawan, pihak panitia merangkul seluruh elemen elemen desa agar aksi doa bersama ini dapat menjadi sarana menguatkan kebersamaan dan kebersahajaan warga di tengah cobaan bencana alam.


“Musim kemarau yang berkepanjangan ini telah menyebabkan hampir seluruh warga di wilayah RW 05 Desa Cingebul mengalami krisis air bersih yang cukup parah. Melalui inisiatif dari Abdimas Pramuka Peduli Kwarran Lumbir ini, kami ingin merangkul seluruh warga, alim ulama, dan pemuda untuk bersatu memohon kepada Allah SWT agar rahmat hujan segera diturunkan. Kami berharap ikhtiar ini membawa keberkahan dan rasa tenang bagi warga,” ujar Agus Prihatin di sela-sela kegiatan.


Dukungan penuh terhadap pelaksanaan Shalat Istisqa ini juga mengalir dari jajaran pimpinan wilayah setempat. Kepala Dusun 4 Desa Cingebul, H. Nurudin, bertindak sebagai Penasihat Kegiatan, sementara Ketua RW 05, Cartim Cahyono, hadir memberikan pengayoman langsung sebagai Pelindung Acara. Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, aparatur desa, dan tokoh keagamaan mempertegas solidnya rasa kegotongroyongan warga setempat.


Rangkaian ritual keagamaan berlangsung sangat khidmat dan penuh rasa haru. Shalat Istisqa dua rakaat diimami langsung oleh Imam Masjid ternama, Ustadz Ubaidillah Rohiman, Alhafidz., yang memimpin lantunan doa permohonan ampunan dan keberkahan. Usai shalat, dilanjutkan dengan penyampaian khotbah Istisqa oleh Khotib Ustadz Akhmad Mukhtar, yang mengajak jamaah untuk introspeksi diri, memperbanyak istighfar, serta memperkuat solidaritas antarsesama warga yang terdampak kekeringan.



Kehadiran puluhan pemuda-pemudi RW 05 Penusupan bersama tokoh masyarakat senior menjadi pemandangan yang menguatkan asa.
Keterlibatan generasi muda dalam ritual keagamaan lokal terbukti menjadi sarana edukasi karakter yang efektif, menanamkan kepekaan sosial, ketahanan emosional, serta kepedulian terhadap isu-isu lingkungan di desa mereka sendiri.


Ke depan, Pramuka Peduli Kwarran Lumbir bersama Pemerintah Desa Cingebul berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan air bersih warga serta mengupayakan bantuan penyaluran air darurat jika musim kemarau belum berakhir. Keikutsertaan seluruh warga dalam kegiatan doa bersama ini diharapkan dapat menjadi pemicu menguatnya rasa persaudaraan, kepedulian lingkungan, serta optimisme warga Banyumas dalam menghadapi berbagai tantangan alam.

Kontributor : Bidang Abdimas Kwarran Lumbir
Editor : ANDI DA

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama