BANYUMAS, INFO BANYUMAS – Lima delegasi Kabupaten Banyumas berhasil menembus babak final Lomba Kreativitas Guru Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Capaian tersebut menjadi kabar membanggakan bagi dunia pendidikan Banyumas sekaligus menunjukkan potensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan kreativitas serta inovasi pembelajaran.
Berdasarkan pengumuman Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Tengah Nomor 214/Um/JTE/XXIII/2026 tertanggal 21 Oktober 2026, lima delegasi Banyumas dinyatakan lolos berdasarkan hasil penilaian dewan juri dan berhak mengikuti babak final tingkat provinsi.
Kelima delegasi tersebut berasal dari kategori Guru TK/PAUD/RA, Guru SMA/SMALB/MA, Guru SMK, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Babak final dan penjurian tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung secara luring pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Pada kategori Guru TK/PAUD/RA, Kabupaten Banyumas diwakili Tanti Tri Hastuti, S.TP., M.Pd., dari SRAMBI PAUD CENTER. Pada kategori Guru SMA/SMALB/MA, Elya Tati Subarkah, S.Pd., dari SMA Negeri 3 Purwokerto.
Selanjutnya, kategori Guru SMK diwakili Faradina, M.Kom., dari SMK Negeri 1 Purwokerto. Pada kategori Kepala Sekolah yakni, Waryanto, S.Pd., M.Pd., dari SMP Negeri 1 Gumelar.
Sementara itu, pada kategori Pengawas Sekolah adalah Erin Tri Hartanto, S.H., S.Pd.SD., M.Pd., dari Korwilcam Dindik Sumbang.
Keberhasilan lima delegasi tersebut memperlihatkan keterwakilan berbagai unsur pendidikan di Kabupaten Banyumas. Mereka diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa gagasan dan praktik baik yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, S.T., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan lima delegasi yang berhasil melaju ke babak final tingkat provinsi.
Menurutnya, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kompetensi serta mengembangkan kreativitas dalam menjalankan tugas profesional.
“Keberhasilan lima delegasi Banyumas masuk final merupakan kebanggaan bagi kami. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas pendidikan,” demikian draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada Widodo Sugiri.
Ia juga mendorong agar kreativitas yang dikembangkan para peserta tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah.
Inovasi pendidikan dapat diwujudkan melalui pengembangan metode pembelajaran yang menarik, pemanfaatan teknologi, penguatan karakter peserta didik, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan.
Melalui ajang tersebut, para peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan gagasan sekaligus memperoleh pengalaman yang dapat dibagikan kepada rekan sejawat di satuan pendidikan masing-masing.
Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan kelima delegasi tersebut. Capaian ini diharapkan dapat memperkuat semangat para pendidik untuk terus berkarya dan mengembangkan profesionalisme.
“Prestasi ini patut diapresiasi. Kami berharap para finalis dapat mengikuti tahapan penilaian dengan percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan hasil terbaik untuk Kabupaten Banyumas,” demikian draf kutipan yang perlu dikonfirmasi kepada Sarno.
Ia juga mengajak para guru untuk menjadikan keberhasilan tersebut sebagai inspirasi dalam meningkatkan kompetensi dan menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
PGRI sebagai organisasi profesi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan kompetensi guru, memperkuat solidaritas, dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Karena itu, keberhasilan delegasi Banyumas diharapkan menjadi penyemangat bagi anggota PGRI dan insan pendidikan lainnya.
Sarno juga menekankan pentingnya berbagi pengalaman dan praktik baik setelah kompetisi selesai agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh sekolah-sekolah di Banyumas.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pengalaman dan inovasi para finalis dapat menginspirasi guru lainnya. Dengan saling berbagi dan berkolaborasi, kualitas pendidikan di Banyumas dapat terus ditingkatkan,” demikian alternatif kutipan yang perlu mendapat persetujuan narasumber.
Lomba Kreativitas Guru menjadi ruang bagi pendidik dan tenaga kependidikan untuk menunjukkan gagasan, kemampuan, serta praktik baik yang dikembangkan dalam bidang pendidikan. Kompetisi ini juga dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring profesional antarpelaku pendidikan.
Keterwakilan Banyumas dari lima kategori menunjukkan bahwa pengembangan mutu pendidikan membutuhkan kontribusi berbagai unsur. Guru berperan dalam pembelajaran, kepala sekolah dalam kepemimpinan dan pengembangan satuan pendidikan, sedangkan pengawas sekolah turut mendukung pembinaan serta peningkatan mutu layanan pendidikan.
Keberhasilan menembus babak final diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian individual, tetapi juga membuka peluang penyebarluasan inovasi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan sekolah.
Dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dan PGRI Kabupaten Banyumas diharapkan semakin memperkuat semangat para delegasi dalam menghadapi babak final.
Lima delegasi tersebut kini membawa harapan dan kebanggaan Kabupaten Banyumas dalam Lomba Kreativitas Guru Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Masyarakat pendidikan berharap mereka mampu memberikan penampilan terbaik dan menjadikan kesempatan ini sebagai bagian dari upaya bersama memajukan pendidikan di Banyumas.
Kontributor: Prio Wibowo
Editor: Suripto

Posting Komentar