Bimtek tersebut dihadiri langsung Ketua Kwarran Lumbir Ary Kurniawan, S.Pd., Sekretaris Kwarran Sutrisno, serta jajaran pengurus dan tim penilai. Kegiatan difokuskan pada penyamaan persepsi sekaligus pembagian tugas agar proses penilaian administrasi, wawancara, dan tes kompetensi dapat berjalan tertib, objektif, dan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, tim membahas secara rinci tahapan penilaian yang akan dijalankan. Berkas administrasi calon Pramuka Garuda dikumpulkan pada Kamis (8/10/2026) di Sanggar Bakti Kwarran Lumbir. Selanjutnya, penilaian administrasi dijadwalkan berlangsung pada 13 dan 14 Oktober 2026.
Sementara itu, jadwal wawancara dan penilaian kompetensi mengalami perubahan. Kegiatan yang sebelumnya direncanakan pada 19 Oktober 2026 dimajukan menjadi 17 Oktober 2026.
Pelantikan Pramuka Garuda hasil proses penilaian tersebut diperkirakan dilaksanakan pada 13 atau 14 November 2026. Jadwal tersebut masih bersifat perkiraan dan akan disesuaikan dengan agenda pelaksanaan di tingkat Kwarcab Banyumas.
Samakan Persepsi Tim Penilai
Waka Binamuda Kwarran Lumbir, Iguh Widodo, mengatakan bimtek tersebut penting untuk menyamakan persepsi seluruh tim penilai. Dengan adanya pemahaman yang sama, setiap tahapan penilaian diharapkan dapat dilakukan secara konsisten.
“Bimtek ini untuk penyamaan persepsi dan pembagian tugas dalam kegiatan penilaian administrasi, wawancara, dan tes kompetensi,” kata Iguh.
Dalam penilaian administrasi, terdapat 12 poin yang harus diperiksa oleh tim. Poin tersebut mencakup berbagai persyaratan pencapaian Pramuka Garuda, mulai dari pengecekan Syarat Kecakapan Umum (SKU) hingga surat keterangan berkelakuan baik dari ketua RT dan RW.
Pembahasan administrasi tersebut menjadi bagian penting karena setiap dokumen harus diperiksa sesuai persyaratan. Kelengkapan administrasi menjadi salah satu dasar untuk menentukan apakah calon dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Selain administrasi, calon Pramuka Garuda juga akan mengikuti wawancara dan tes kompetensi. Terdapat sembilan poin yang menjadi bagian dari penilaian, mulai dari kemampuan memperkenalkan diri hingga keterampilan menggunakan komputer.
Untuk dapat dinyatakan lulus, calon Pramuka Garuda harus memperoleh nilai minimal 80 persen dalam rangkaian penilaian administrasi, wawancara, dan tes kompetensi.
Ary Kurniawan Dorong Penilaian Dilaksanakan Maksimal
Ketua Kwarran Lumbir, Ary Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas persiapan tim dalam menghadapi tahapan pencapaian Pramuka Garuda tersebut. Menurutnya, kegiatan Pramuka di Kwarran Lumbir sebelumnya, termasuk Jambore Ranting, telah berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah kegiatan Jamran kemarin berjalan dengan lancar. Untuk kegiatan Kwarcab, tinggal pelaksanaan Pramuka Garuda,” ujar Ary.
Ia juga menyampaikan bahwa kepengurusan Kwarran Lumbir akan berakhir pada Desember 2026. Selanjutnya, Musyawarah Ranting (Musran) untuk pemilihan kepengurusan masa bakti berikutnya direncanakan berlangsung pada Januari. Agenda koperasi Pramuka juga akan memasuki tahapan pemilihan pengurus pada Januari.
Di tengah sejumlah agenda organisasi tersebut, pelaksanaan Pramuka Garuda menjadi salah satu kegiatan penting yang perlu disiapkan secara serius. Ary meminta seluruh tim menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Mari kita laksanakan kegiatan Pramuka Garuda dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin,” tegasnya.
Penilaian Disiapkan Lebih Terukur
Penyamaan persepsi melalui bimtek tersebut diharapkan dapat membuat proses penilaian lebih terukur. Tim tidak hanya dituntut memahami dokumen yang harus diperiksa, tetapi juga memahami aspek kompetensi yang harus ditunjukkan oleh calon Pramuka Garuda.
Tahapan tersebut menjadi penting karena pencapaian Pramuka Garuda merupakan bentuk pengakuan atas proses pembinaan yang telah dilalui peserta didik. Karena itu, penilaian perlu dilakukan secara cermat agar hasilnya benar-benar menggambarkan kemampuan dan kesiapan calon.
Dengan 12 poin penilaian administrasi serta sembilan poin dalam wawancara dan tes kompetensi, tim penilai memiliki acuan yang lebih jelas dalam melaksanakan tugas. Ketentuan nilai minimal 80 persen juga menjadi batas pencapaian yang harus dipenuhi calon.
Setelah seluruh tahapan penilaian selesai, calon yang memenuhi persyaratan akan dipersiapkan untuk mengikuti pelantikan yang diperkirakan berlangsung pada 13 atau 14 November 2026.
Bagi Kwarran Lumbir, proses tersebut bukan sekadar agenda administratif. Penilaian Pramuka Garuda menjadi bagian dari upaya memastikan proses pembinaan peserta didik berjalan secara terarah, terukur, dan memberikan penghargaan terhadap mereka yang telah menunjukkan pencapaian dalam kegiatan kepramukaan.
Kontributor: Humas Kwarran Lumbir
Editor: Rasito Boelga



Posting Komentar