Penguatan Kompetensi Guru Kelas Tinggi Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Mendalam, Koding, dan AI di Pekuncen

Pekuncen - Info Banyumas. Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru kelas tinggi Sekolah Dasar di lingkungan Korwilcam Dindik Pekuncen dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025 di SDN 02 Cibangkong. Kegiatan ini merupakan bentuk pengimbasan dari sekolah-sekolah penerima BOS Kinerja yang terlebih dahulu mendapatkan pelatihan intensif dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi


Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman guru mengenai kebijakan pembelajaran mendalam berbasis teknologi, memperkuat kemampuan integrasi koding dan AI dalam pembelajaran, membangun budaya refleksi dan kolaborasi digital, serta mempersiapkan guru menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan.


Ketua Panitia, Hendrik Pribadi, S.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini berfungsi sebagai sarana peningkatan kemampuan guru dalam menghadapi perkembangan zaman. “Dengan adanya bimbingan teknis pembelajaran mendalam serta koding dan kecerdasan artifisial, kami berharap guru dapat mengaplikasikan digitalisasi dalam pembelajaran yang relevan dan bermakna,” ujarnya.


Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan teknologi, namun juga menekankan perubahan cara pandang guru dalam merancang pembelajaran yang memancing pemikiran kritis dan kreativitas peserta didik.



Koordinator Wilayah Dindik Pekuncen, Akhmad Sukaryanto, M.Pd., membuka kegiatan sekaligus mengarahkan peserta agar memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal. “Manfaatkan bantuan IFE untuk mendukung implementasi koding dan kecerdasan artifisial. Buat pembelajaran yang menarik dan berkesan. Namun ingat, AI bukan sumber belajar utama, hanya referensi,” tegasnya.


Pesan tersebut menempatkan guru tetap sebagai fasilitator utama dalam proses pembelajaran yang mendalam sehingga pemanfaatan teknologi tidak menghilangkan esensi interaksi pendidikan.


Ketua KKKS Widya Sarkara sekaligus kepala sekolah penerima BOS Kinerja, Aminudin, S.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan hasil diseminasi dari proses pendampingan dan pelatihan selama tiga bulan. “Kami berharap rekan-rekan guru terdorong untuk mendapatkan BOS Kinerja agar dapat mempelajari pembelajaran mendalam secara lebih komprehensif,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa sekolah penerima BOS Kinerja dipilih berdasarkan peningkatan rapor ANBK sehingga kegiatan pengimbasan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan berkelanjutan.


Pengawas SD Korwilcam Pekuncen sekaligus narasumber, Djahid, S.Pd.SD., menekankan pentingnya Growth Mindset bagi guru dan peserta didik. “Belajar bukan tentang siapa yang paling tahu, tetapi siapa yang paling mau tumbuh bersama,” tuturnya. Ia juga mencontohkan penggunaan pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan kepercayaan diri siswa dalam berpendapat.


Pendekatan ini mendukung prinsip pembelajaran mendalam yang memprioritaskan penumbuhan kesadaran belajar, keberanian mengemukakan gagasan, dan pembangunan karakter berpikir reflektif.


Dalam sesi praktik, para guru terlihat antusias mengikuti simulasi integrasi koding sederhana serta pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk mendukung penyusunan modul ajar dan bahan ajar interaktif berbasis digital.


Melalui rangkaian kegiatan pengimbasan ini, guru kelas tinggi sekolah dasar di wilayah Pekuncen diharapkan mampu mengimplementasikan strategi pembelajaran yang aktif, kolaboratif, kreatif, dan kontekstual sesuai tuntutan era digital.


Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan implementasi pembelajaran mendalam serta memperkuat jejaring kolaborasi antar sekolah di wilayah Korwilcam Dindik Pekuncen.


Dengan terselenggaranya bimtek ini, Korwilcam Dindik Pekuncen menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pembelajaran berbasis inovasi dan teknologi bagi guru kelas tinggi Sekolah Dasar menuju pendidikan yang transformatif dan berdaya saing.


Kontributor: Anisa Nikmatul Hikmah

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama