Peringatan Isra Mikraj tersebut mengusung tema Menanamkan Cinta Salat Sejak Dini sebagai bentuk pembiasaan ibadah salat pada peserta didik sekolah dasar. Tema ini dipilih agar siswa memahami pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin salat menjadi kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran anak,” ungkap Supono, S.Pd.I.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Duha berjamaah yang dilaksanakan di Aula SDN 1 Dermaji. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan. “Salat berjamaah melatih kedisiplinan sekaligus kekompakan,” kata Supono, S.Pd.I.
Suasana religius terasa kental sejak awal kegiatan. Pembiasaan ibadah bersama ini diharapkan dapat membentuk karakter religius siswa secara berkelanjutan. “Nilai ibadah harus dibiasakan melalui praktik langsung,” tutur Supono, S.Pd.I.
Baca juga:
- Dari Langit Isra hingga Halaman Sekolah: Ada Apa di Peringatan Isra Mi’raj SDN 4 Cingebul?
- BerandaAgama Peringatan Isra Mi`raj SD Negeri 3 Canduk : Meneladani Kedisipilinan Shalat dan Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW.
Usai salat Duha, kegiatan dilanjutkan dengan kajian Isra Mikraj yang disampaikan oleh Ustadz Slamet Ma’mun dari Rawalo. Dalam penyampaiannya, Ustadz Slamet Ma’mun menghadirkan boneka bernama Zidan sebagai ciri khas dakwahnya dan memadukannya dengan metode story telling yang menarik. “Zidan saya gunakan sebagai media agar anak-anak lebih fokus dan pesan lebih mudah dipahami,” jelasnya.
Melalui cerita-cerita inspiratif yang dibawakan bersama boneka Zidan, Ustadz Slamet Ma’mun menekankan pentingnya salat sebagai tiang agama. Ia juga menjelaskan peran salat dalam membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia. “Jika anak mencintai salat sejak kecil, akhlaknya akan tumbuh dengan baik,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh warga sekolah atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan tertib. Sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan acara. “Kekompakan ini patut dipertahankan,” ujar Setyo Hartati, S.Pd.SD.
Salah satu siswa kelas V, Dhea Kirana, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan peringatan Isra Mikraj tersebut. Ia merasa kajian yang disampaikan tidak membosankan dan mudah dipahami. “Saya suka karena ada boneka Zidan dan ceritanya seru,” katanya.
Antusiasme siswa terlihat hingga akhir kegiatan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh semangat. “Saya senang bisa salat dan mendengarkan cerita bersama teman-teman,” ujar Dhea Kirana.
Sebagai penutup, seluruh siswa melaksanakan makan bersama di kelas masing-masing. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian antarwarga sekolah. “Makan bersama ini membuat kami semakin akrab,” ungkap salah satu guru.
Melalui peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW ini, SDN 1 Dermaji berharap nilai-nilai keimanan dan kecintaan terhadap salat dapat tertanam kuat dalam diri siswa dan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah berkomitmen menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari budaya sekolah. “Semoga kebiasaan baik ini terus tumbuh dan diamalkan oleh anak-anak,” pungkas Setyo Hartati, S.Pd.SD.
Kontributor: Suharti


Posting Komentar