TAMBAK, INFO BANYUMAS – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Buniayu sukses menyelenggarakan pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Kamis (15/1/2026) dengan mengusung tema strategi “Membangun Generasi yang Berkualitas, Berakhlak, Beriman, dan Bertakwa di Era Digitalisasi.”
Kegiatan keagamaan yang dipusatkan di halaman SDN 3 Buniayu tersebut diselenggarakan sebagai upaya nyata pihak sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat karakter peserta didik di tengah kencangnya tantangan perkembangan teknologi digital saat ini.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Desa Buniayu, Agus Supriyadi, yang hadir mewakili Kepala Desa, serta Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dindik Tambak, Untung Iswanto, S.IP., MM.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut para kepala sekolah dari SDN 1 dan SDN 2 Buniayu, Kepala TK/PAUD, hingga para purna tugas guru yang pernah mengabdi di SDN 3 Buniayu sebagai bentuk jalinan silaturahmi yang tetap terjaga.
Informasi mengenai tingginya antusiasme warga terlihat dari kehadiran tokoh masyarakat Grumbul Guntur, wali murid, serta ratusan siswa dari jenjang PAUD hingga SD yang memenuhi lokasi pengajian dengan khidmat.
Sebelum memasuki acara inti, para siswa-siswi SDN 3 Buniayu unjuk gigi dengan menampilkan berbagai kreasi seni Islami, mulai dari lantunan shalawat yang merdu hingga pertunjukan seni bernuansa religi lainnya.
Kepala SDN 3 Buniayu, Siti Sofati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari pendidikan karakter berbasis keagamaan yang rutin dilaksanakan sekolah dengan menggandeng partisipasi aktif masyarakat sekitar.
Pihak panitia menjelaskan bahwa pengajian akbar tersebut bertujuan untuk memperingati peristiwa besar Isra Mikraj sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda agar senantiasa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Buniayu, Agus Supriyadi, mengimbau kepada seluruh wali murid dan warga agar tetap memprioritaskan untuk menyekolahkan putra-putri mereka di lembaga pendidikan yang berada di wilayah desa itu sendiri.
Agus menegaskan bahwa dukungan terhadap sekolah lokal di Desa Buniayu sangat penting demi memajukan kualitas pendidikan daerah tersebut serta mempererat rasa kebersamaan antar warga masyarakat desa.
“Penting bagi kita untuk mendukung dan memajukan lembaga pendidikan yang ada di lingkungan sendiri demi kemajuan pendidikan dan kebersamaan masyarakat desa,” ujar Agus Supriyadi saat memberikan arahan kepada para wali murid.
Senada dengan hal tersebut, Korwilcam Dindik Tambak, Untung Iswanto, memperkenalkan motto “Tambak Cahaya Banyumas Timur” sebagai visi besar untuk membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di wilayah timur Kabupaten Banyumas.
Untung memaparkan bahwa semboyan tersebut mengandung harapan besar agar dunia pendidikan di Kecamatan Tambak mampu menjadi sumber cahaya kebaikan dan menciptakan kemajuan yang lebih signifikan bagi masyarakat secara luas.
Acara puncak diisi dengan tausiyah oleh Pengawas PAI Kecamatan Tambak, Bapak Didit Aryanto Arifin, S.Ag., M.Pd., yang mengupas tuntas makna kewajiban salat hasil dari peristiwa Isra Mikraj serta memaparkan delapan amalan utama di bulan Rajab.
“Melalui peringatan Isra Mikraj ini, kita ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa melalui hidup di tengah kemajuan teknologi digital,” tegas Didit Aryanto Arifin dalam petikan ceramahnya.
Kontributor : Siti Sofati, S.Pd.


Posting Komentar