GANCANG, GUMELAR, INFO BANYUMAS – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di depan SDN 1 Gancang, Jumat sore, tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah guru yang tergabung dalam PGRI Ranting Gancang–Kedungurang berdiri di tepi jalan, membagikan paket takjil kepada pengendara dan warga yang melintas.
Kegiatan bertajuk bagi takjil gelombang pertama ini menjadi bagian dari agenda sosial tahunan PGRI Ranting Gancang–Kedungurang selama Ramadan. Puluhan hingga ratusan paket makanan pembuka puasa dibagikan secara tertib kepada masyarakat sekitar.
Ketua PGRI Ranting Gancang–Kedungurang, Wawan Very Santosa, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kepedulian guru terhadap lingkungan sekitar.
“Kami merasa bangga dengan kekompakan dan antusias seluruh anggota. Setiap tahun, kegiatan ini selalu kami laksanakan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurut Wawan, Ramadan menjadi momentum penting bagi para guru untuk lebih dekat dengan masyarakat. Ia menilai, peran guru tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga hadir dalam kehidupan sosial warga.
Hal senada disampaikan pengurus PGRI, Sabar Pamungkas. Ia menuturkan pembagian takjil telah menjadi tradisi yang terus dijaga konsistensinya.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap Ramadan. Harapannya, gelombang berikutnya bisa menjangkau lebih banyak warga,” katanya.
Warga yang menerima takjil pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Salah satu pengendara mengaku terbantu dengan adanya pembagian makanan berbuka itu.
“Sangat membantu, apalagi saat sedang dalam perjalanan menjelang magrib. Terima kasih untuk para guru,” tuturnya.
Melalui aksi sederhana di tepi jalan itu, PGRI Ranting Gancang–Kedungurang ingin menegaskan bahwa semangat berbagi dan solidaritas tetap menjadi denyut nadi para pendidik. Ramadan pun menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara guru dan masyarakat, sekaligus menebar keberkahan bagi semua. (Sabar Pamungkas)


Posting Komentar