Dari Lebaran untuk Masa Depan: FORPEMDA Ujung Desa Rajut Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim Demi Sukses Dunia Akhirat





LUMBIR - Momentum suci Lebaran dimanfaatkan oleh Forum Pemuda Ujung Desa (FORPEMDA) sebagai langkah awal meraih kesuksesan dunia dan akhirat melalui kegiatan silaturahmi dan kepedulian terhadap anak yatim yang dilaksanakan pada Selasa (24/3/2026) di lingkungan Grumbul Karang Reja dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian sosial.


Kegiatan ini digagas sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap lingkungan sosial serta upaya mempererat hubungan antarwarga setelah Hari Raya Idulfitri. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan santunan anak yatim sebagai wujud kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama manusia.


“Pemuda yang aktif dan kreatif perlu ditampung dalam satu wadah agar bisa bersama-sama membangun desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Nurkholis selaku ketua panitia kegiatan.


Menurut panitia, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan kebersamaan setelah Lebaran, tetapi juga untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda agar memiliki rasa empati dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Pemuda diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang bermanfaat.


Kegiatan yang diikuti oleh pemuda dan masyarakat setempat tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna. Warga berkumpul, bersilaturahmi, dan bersama-sama mengikuti rangkaian acara yang telah disusun oleh panitia.


“Mereka harus dilatih untuk bekerja sama dan hidup guyub rukun sesama warga, karena pemuda adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan desa,” ungkap Diki selaku Ketua Umum FORPEMDA.


Selain kegiatan silaturahmi, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di lingkungan Grumbul Karang Reja, terutama dalam suasana Lebaran yang identik dengan kebersamaan dan berbagi.


Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat dan perangkat lingkungan setempat karena dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan pemuda dan masyarakat.


“Kegiatan seperti ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi harus berbekas dan memberikan kebaikan bagi diri kita sendiri maupun masyarakat,” kata Muhtasun selaku Ketua RW sekaligus pembimbing kegiatan.


Melalui kegiatan ini, FORPEMDA ingin menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan sosial masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan fisik tetapi juga kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.


Kegiatan silaturahmi dan santunan anak yatim ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap tahun, sehingga semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong dapat terus terjaga di lingkungan masyarakat Grumbul Karang Reja.


Kontributor: Iqbal

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama