![]() |
| Pemerintah Kec Sokaraja menggelar kegiatan “Pengajian Bulan Ramadan 1447 H / 2026 M”. (Info Banyumas) |
SOKARAJA, INFO BANYUMAS – Pemerintah
Kecamatan Sokaraja menggelar kegiatan “Pengajian Bulan Ramadan 1447 H / 2026 M”
pada Jumat (6/3/2026) di Pendopo Soepardjo Roestam Kec. Sokaraja. Kegiatan
amaliah Ramadan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan
(Forkopimcam), pimpinan lembaga dan instansi tingkat kecamatan, para kepala
desa beserta perangkatnya, organisasi mitra, serta pegawai di lingkungan
Kecamatan Sokaraja.
Kegiatan pengajian yang
berlangsung dengan khusyuk serta penuh kekhidmatan ini dibuka oleh Sekretaris
Kecamatan Sokaraja yang mewakili Camat Sokaraja dan menjadi momentum
kebersamaan bagi berbagai unsur pemerintahan dan organisasi di wilayah Kec. Sokaraja
untuk mempererat silaturahmi dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.
Dalam sambutannya, Sekretaris
Kecamatan menyampaikan bahwa kegiatan pengajian Ramadan ini merupakan bagian
dari upaya membangun kebersamaan serta memperkuat nilai spiritual di lingkungan
pemerintahan dan masyarakat.
“Melalui pengajian Ramadan ini
kami berharap terjalin silaturahmi yang semakin erat antar instansi di Kec.
Sokaraja, sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis, saling mendukung, dan
penuh rasa kekeluargaan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan
penceramah KH Irkhamni atau yang akrab disapa Gus Irkham, yang menyampaikan
tausiyah bertema refleksi keimanan melalui enam perkara yang dirahasiakan Allah
SWT kepada manusia.
![]() |
| Kegiatan “Pengajian Bulan Ramadan 1447 H / 2026 M” yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kec. Sokaraja. (Info Banyumas) |
Dalam ceramahnya, Gus Irkham
menjelaskan bahwa Allah SWT sengaja menyembunyikan keridhaan-Nya di balik
berbagai bentuk ketaatan agar manusia bersungguh-sungguh dalam beribadah,
sekecil apa pun amal yang dilakukan.
“Allah merahasiakan rida-Nya
dalam setiap ketaatan agar manusia tidak meremehkan amal baik sekecil apa pun,
karena bisa jadi di situlah letak keridaan-Nya,” ungkap Gus Irkham dalam
tausiyahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa murka
Allah disembunyikan dalam setiap bentuk kemaksiatan agar manusia senantiasa
berhati-hati dan menjauhi segala perbuatan dosa, meskipun tampak sepele.
Selain itu, Gus Irkham
mengingatkan bahwa Allah juga merahasiakan malam Lailatul Qadar di bulan
Ramadan agar umat Islam bersungguh-sungguh menghidupkan malam-malam Ramadan
dengan berbagai ibadah.
“Begitu pula Allah merahasiakan
para wali-Nya di tengah manusia agar kita selalu menghormati sesama dan tidak
meremehkan siapa pun,” jelasnya di hadapan para peserta pengajian.
Ia menambahkan bahwa waktu
kematian atau ajal juga dirahasiakan oleh Allah SWT agar manusia senantiasa
mempersiapkan diri dengan amal saleh selama hidup di dunia.
“Jika manusia mengetahui kapan
ajalnya tiba, mungkin ia akan menunda amal. Karena itu Allah merahasiakannya
agar kita selalu siap dengan amal terbaik,” tuturnya.
Gus Irkham juga menyinggung
tentang shalat wustha yang dirahasiakan di antara lima waktu shalat agar umat
Islam menjaga kualitas seluruh shalatnya dengan sebaik-baiknya.
“Dengan dirahasiakannya shalat
yang paling utama itu, kita didorong untuk menjaga semua shalat lima waktu
dengan penuh kesungguhan,” tambahnya.
Kegiatan pengajian Ramadan Pemerintah Kec. Sokaraja tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sokaraja, memohon keberkahan Ramadan serta kemaslahatan bagi seluruh masyarakat dan aparatur pemerintahan di wilayah Sokaraja.
Kontributor: Aji Purnomo


Posting Komentar