Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting bagi para kepala sekolah untuk melakukan evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus mempersiapkan agenda pendidikan berikutnya. Selain menjadi forum komunikasi dan koordinasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan program pendidikan yang melibatkan seluruh satuan pendidikan di wilayah Lumbir.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di aula Korwilcam Dinas Pendidikan Lumbir tersebut, para kepala sekolah tampak mengikuti jalannya rapat dengan penuh perhatian. Sejumlah agenda penting dibahas secara mendalam, mulai dari evaluasi kegiatan Sumatif Tengah Semester (STS) yang telah dilaksanakan sebelumnya hingga persiapan pelaksanaan berbagai asesmen bagi peserta didik kelas VI yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Pengawas pendidikan di wilayah Lumbir, Iwan Bayu Bimantoro, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan STS semester dua yang telah berlangsung di sekolah-sekolah berjalan dengan baik. Ia menilai bahwa koordinasi yang dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan telah memberikan dampak positif terhadap kelancaran pelaksanaan asesmen tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa setelah pelaksanaan STS, sekolah-sekolah perlu mempersiapkan berbagai agenda penting lainnya yang berkaitan dengan evaluasi akhir bagi siswa kelas VI. Beberapa kegiatan yang akan segera dilaksanakan antara lain Tes Kompetensi Akademik (TKA), Tes Kompetensi Akhir Daerah (TKAD), serta Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ).
“Secara umum pelaksanaan STS yang kemarin dilaksanakan sudah berjalan dengan baik. Selanjutnya kita perlu mempersiapkan kegiatan berikutnya, khususnya untuk siswa kelas VI yang akan menghadapi beberapa agenda penting seperti TKA, TKAD, dan juga PSAJ,” ujar Iwan Bayu Bimantoro dalam arahannya kepada para kepala sekolah.
Pengurus KKKS Lumbir, Sugino, dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan beberapa informasi penting terkait persiapan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Ia menjelaskan bahwa pedoman operasional standar (POS) pelaksanaan TKA telah dibagikan oleh pihak korwil kepada seluruh kepala sekolah agar dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan kegiatan di masing-masing sekolah.
Menurutnya, setiap sekolah perlu menyesuaikan pedoman tersebut dengan kondisi riil di lapangan tanpa mengabaikan aturan yang telah ditetapkan. Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh sekolah mempersiapkan berbagai kebutuhan administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan asesmen.
“POS untuk TKA sudah dibagikan oleh pak korwil untuk master-nya. Silakan disesuaikan dengan kondisi nyata di sekolah masing-masing sesuai dengan alur kegiatan yang berjalan secara real time. Dalam pelaksanaan asesmen, sekolah juga perlu mempersiapkan seluruh administrasi yang dibutuhkan,” jelas Sugino.
Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan Tes Kompetensi Akhir Daerah (TKAD), setiap sekolah diharapkan dapat menyiapkan tenaga pengawas dengan baik. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap ruang ujian nantinya akan diawasi oleh dua orang pengawas agar pelaksanaan asesmen dapat berlangsung dengan tertib dan sesuai prosedur.
Diskusi yang berlangsung dalam rapat koordinasi tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dari para kepala sekolah untuk menyukseskan berbagai agenda pendidikan yang akan datang. Meskipun dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa, para peserta tetap mengikuti kegiatan dengan penuh konsentrasi dan semangat kebersamaan.
Selain membahas agenda kedinasan, rapat koordinasi tersebut juga diisi dengan penyampaian motivasi yang berkaitan dengan nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan. Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Lumbir, Ari Kurniawan, dalam kesempatan tersebut memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta rapat agar memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Ia mengajak para kepala sekolah untuk tidak hanya fokus pada tugas administratif dan manajerial di lingkungan pendidikan, tetapi juga menjaga keseimbangan dengan memperkuat nilai-nilai spiritual selama menjalankan ibadah puasa.
“Momentum Ramadan ini menjadi waktu yang sangat baik bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas ibadah. Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai kepala sekolah, jangan sampai kita melupakan kesempatan untuk memperbanyak amal dan ibadah,” tutur Ari Kurniawan dalam pesannya kepada para peserta rapat.
Motivasi tersebut disambut dengan antusias oleh para kepala sekolah yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyadari bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan di antara sesama insan pendidikan.
Kegiatan rapat koordinasi KKKS Lumbir tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di wilayah Lumbir. Melalui forum tersebut, para kepala sekolah dapat saling berbagi informasi, menyampaikan masukan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai agenda pendidikan ke depan.
Dengan koordinasi yang baik antar-satuan pendidikan, diharapkan berbagai program pendidikan yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Lumbir. Selain itu, kegiatan semacam ini juga menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergi antara kepala sekolah, pengawas pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Rapat koordinasi yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut akhirnya ditutup dengan suasana kebersamaan yang hangat. Para peserta meninggalkan aula dengan membawa berbagai catatan penting yang akan menjadi pedoman dalam melaksanakan program pendidikan di sekolah masing-masing. Momentum tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat pengabdian dalam dunia pendidikan tetap terjaga, bahkan di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah.
Kontributor: Suripto


Posting Komentar