Semangat Berbagi di Bulan Suci: Santri TPQ Al-Amin Cirahab Tebar Puluhan Paket Takjil



LUMBIR, INFO BANYUMAS – Nuansa keberkahan Ramadan kian kental terasa di wilayah Grumbul Karangtengah, Desa Cirahab. Pada Selasa sore (10/3), puluhan santri yang tergabung dalam Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Amin turun ke jalan dalam sebuah aksi sosial bertajuk "Berbagi Takjil". Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi simbol kedermawanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para santri untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak dini kepada sesama muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.


Pelaksanaan kegiatan sosial tersebut dipusatkan di sekitar lingkungan RT 05 RW 05 Desa Cirahab. Berdasarkan pantauan di lapangan, antusiasme para santri terlihat sangat tinggi saat mempersiapkan paket-paket makanan berbuka sejak siang hari. Kepala TPQ Al-Amin, Topo Setyanto, S.Pd., menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari program tahunan lembaga yang ia pimpin guna mempererat silaturahmi antara lingkungan pendidikan Al-Qur'an dengan warga sekitar.


Topo Setyanto mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut, pihaknya berhasil menyalurkan sedikitnya 90 paket takjil kepada para pengguna jalan dan warga kurang mampu di lingkungan Grumbul Karangtengah. Ia menambahkan bahwa seluruh pembiayaan dan pengadaan paket takjil tersebut berasal dari swadaya wali santri dan donatur yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung aksi kemanusiaan di bulan Ramadan ini. Menurutnya, jumlah 90 paket tersebut sengaja disiapkan melebihi jumlah santri yang hadir agar jangkauan manfaatnya bisa lebih luas dirasakan oleh masyarakat umum yang melintas di depan area TPQ.


Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa sebanyak 70 santri TPQ Al-Amin dilibatkan secara langsung dalam proses pembagian tersebut. Keterlibatan puluhan santri tersebut dinilai sangat penting dalam membentuk karakter mereka agar tidak hanya pandai dalam membaca ayat suci, tetapi juga cakap dalam mempraktikkan nilai-nilai kebaikan di kehidupan nyata. Melalui interaksi langsung tersebut, diharapkan para santri dapat merasakan kebahagiaan saat melihat senyum para penerima manfaat yang sedang bersiap untuk berbuka puasa.


Ditemui di sela-sela kesibukannya mengatur barisan santri, Topo Setyanto memberikan keterangan mendalam mengenai visi di balik gerakan berbagi ini. Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan di dalam kelas atau di atas meja mengaji, melainkan harus dipraktikkan melalui langkah nyata di tengah masyarakat.


"Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tapi juga momentum emas untuk memperbanyak amal jariah. Dengan melibatkan 70 santri kami secara langsung, mereka belajar secara otentik tentang indahnya memberi dan berbagi tanpa mengharap imbalan. Kami berharap 90 paket takjil yang sederhana ini bisa membawa manfaat dan kebahagiaan bagi warga yang sedang menempuh perjalanan pulang maupun bagi mereka yang membutuhkan," ujar Topo Setyanto dengan penuh semangat.



Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam membangun kerukunan desa. Para santri terlihat sangat ceria mengenakan busana muslim mereka, menyapa setiap warga dengan sopan, dan menyerahkan bungkusan takjil dengan senyum yang tulus. Hal ini menciptakan atmosfer positif di sepanjang jalan Desa Cirahab, di mana kerukunan antara lembaga pendidikan agama dan masyarakat umum tampak begitu harmonis.


Kegiatan yang berlangsung tertib tersebut ditutup dengan buka bersama di area TPQ menjelang waktu berbuka puasa. Melalui langkah kecil, TPQ Al-Amin Desa Cirahab membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menjadi agen perubahan sosial yang membawa kesejukan di tengah masyarakat.



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama