Di Persimpangan Besuki, Guru-Guru PGRI Menyalakan Cahaya Ramadan: Takjil Dibagikan, Kepedulian Ditebarkan


LUMBIR - Suasana Ramadan yang penuh berkah terasa semakin hangat di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, ketika para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting Besuki turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil gratis kepada masyarakat pada Senin (Maret 2026). Kegiatan yang berlangsung di pertigaan wilayah RT 03 RW 02 Grumbul Karangturi itu menjadi bentuk nyata kepedulian para pendidik dalam berbagi rezeki sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.


Kegiatan sosial tersebut diikuti oleh seluruh anggota PGRI Ranting Besuki yang dengan penuh semangat dan antusias membagikan paket makanan berbuka puasa kepada para pengguna jalan, pengendara sepeda motor, hingga warga yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Aksi sederhana namun sarat makna ini menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat, mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas antara guru dan masyarakat desa.


Ketua PGRI Ranting Besuki, Nurkhayati Fatimah, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial para guru terhadap masyarakat sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antaranggota organisasi di momentum Ramadan yang penuh nilai kebaikan.


“Kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud kepedulian kami untuk sekadar berbagi rezeki dan memberikan manfaat bagi sesama. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat mempererat silaturahmi antara guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat sekitar,” ujar Nurkhayati Fatimah di sela kegiatan.


Menurutnya, kegiatan berbagi takjil yang dilaksanakan oleh PGRI Ranting Besuki tidak sekadar kegiatan sosial biasa, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Momentum Ramadan dianggap sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi organisasi profesi guru yang memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan rasa kebersamaan di antara anggota PGRI, sekaligus menegaskan bahwa peran guru tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga hadir dalam kehidupan sosial masyarakat.


“Kami ingin menumbuhkan semangat berbagi di kalangan anggota PGRI sekaligus menunjukkan bahwa organisasi profesi guru juga peduli terhadap lingkungan sosial. Dengan kegiatan seperti ini, citra positif PGRI sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat dapat semakin terasa,” tambahnya.


Kegiatan berbagi takjil tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Besuki, Anas Setia Budi, yang turut hadir menyaksikan langsung aksi sosial para guru di wilayahnya. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu memperkuat hubungan harmonis antara lembaga pendidikan dan masyarakat desa.


Menurutnya, keterlibatan guru dalam kegiatan sosial kemasyarakatan menunjukkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun kepedulian sosial serta mempererat hubungan antarwarga di lingkungan desa.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PGRI Ranting Besuki. Kegiatan ini menunjukkan bahwa para guru tidak hanya berperan di sekolah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa nilai kepedulian dan kebersamaan,” ungkap Anas Setia Budi.


Tidak hanya pemerintah desa, masyarakat sekitar juga merasakan kebahagiaan dengan adanya kegiatan berbagi tersebut. Salah satu warga setempat, Eyang Sodah, mengaku terharu melihat para guru yang dengan tulus berbagi makanan berbuka kepada warga dan pengguna jalan yang sedang menjalankan ibadah puasa.


Bagi warga, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung berupa makanan berbuka puasa, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat dan memperkuat hubungan sosial di lingkungan desa.


“Alhamdulillah kami merasa senang dengan adanya kegiatan ini. Para guru mau berbagi dengan masyarakat, semoga menjadi berkah bagi semuanya,” tutur Eyang Sodah dengan wajah penuh haru.


Setelah kegiatan pembagian takjil selesai dilaksanakan, seluruh anggota PGRI Ranting Besuki kemudian melanjutkan kebersamaan dengan menggelar buka puasa bersama. Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa ketika para guru duduk bersama menikmati hidangan berbuka, menegaskan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadan bukan hanya membawa manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kekompakan di antara para guru sebagai bagian dari keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia.


Kontributor: PGRI Ranting Besuki

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama