KEDUNGBANTENG - Suara riuh penuh antusias menggema ketika puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Kutaliman mengikuti kegiatan edukatif “Belajar di Edutrain” sebagai upaya meningkatkan literasi transportasi sejak dini. Kegiatan yang melibatkan siswa kelas 1 hingga kelas 6 serta sebagian wali murid ini menjadi pengalaman belajar yang tak biasa, menghadirkan ruang edukasi yang hidup, interaktif, dan penuh makna.
Program ini dirancang sebagai bentuk inovasi pembelajaran yang menggabungkan teori dengan pengalaman langsung. Para siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga diajak memahami dunia transportasi secara nyata melalui pendekatan praktik yang menyenangkan.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda, di mana anak-anak bisa melihat, merasakan, dan memahami langsung apa yang selama ini hanya mereka baca,” ungkap salah satu panitia kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada berbagai jenis kereta api, fungsi bagian-bagiannya, hingga peran penting setiap profesi dalam sistem perkeretaapian. Mereka juga diajak memahami pentingnya keselamatan serta etika saat menggunakan transportasi umum.
Pendekatan belajar sambil bermain menjadikan suasana terasa lebih cair dan menyenangkan. Anak-anak terlihat aktif bertanya, berdiskusi, hingga mencoba memahami setiap materi yang disampaikan dengan rasa ingin tahu yang tinggi.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang membekas. Edutrain menjadi sarana yang tepat untuk mengenalkan transportasi secara menyenangkan,” ujar Ketua Panitia, Akhmad Thoib, S.Pd.
Kepala Sekolah SD Negeri 2 Kutaliman, Atik Lusiani, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Menurutnya, pendidikan tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Lingkungan luar dapat menjadi ruang belajar yang efektif untuk menumbuhkan wawasan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab peserta didik.
“Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Hari ini kalian belajar dari pengalaman nyata. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi,” tuturnya memberi semangat.
Keceriaan peserta semakin terasa ketika salah satu siswa, Slamet, berhasil meraih Juara 1 dalam lomba mewarnai yang diselenggarakan oleh tim Edutrain. Ia mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya senang sekali bisa naik dan belajar tentang kereta api. Jadi tahu bagian-bagiannya dan cara aman naik kereta,” katanya dengan wajah penuh semangat.
Tim pemandu Edutrain turut berperan penting dalam menyukseskan kegiatan ini. Dengan metode penyampaian yang komunikatif dan interaktif, mereka mampu menghidupkan suasana belajar sehingga siswa terlibat aktif dalam setiap sesi.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri 2 Kutaliman menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran menjadi kunci dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Diharapkan, pengalaman ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kesadaran akan pentingnya keselamatan dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: SIMAS Korwilcam Dindik Kedungbanteng
Posting Komentar