SOKARAJA - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa sekolah dasar dari Kabupaten Banyumas. Dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional tingkat kabupaten yang digelar di kompleks Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas pada Selasa, 12 Mei 2026, siswi Adeeva Lituhayu dari SD Negeri 1 Sokaraja Wetan berhasil meraih juara pertama cabang lomba gambar bercerita. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan langkahnya setelah sebelumnya juga menyabet gelar juara satu pada tingkat Kecamatan Sokaraja.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan besar bagi sekolah dan masyarakat Sokaraja. Dalam kompetisi yang mempertemukan para siswa berbakat dari berbagai kecamatan di Banyumas, Adeeva mampu menunjukkan kreativitas, kekuatan imajinasi, dan kemampuan visual yang menonjol hingga berhasil menaklukkan para peserta lain dalam cabang yang menuntut perpaduan seni rupa dan kemampuan bertutur melalui goresan seni.
“Kami sangat bangga atas capaian yang diraih Adeeva. Ini bukan sekadar kemenangan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi sekolah dan Kecamatan Sokaraja,” ujar Kepala SD Negeri 1 Sokaraja Wetan, Eni Eka Purwati.
Ajang FLS3N menjadi salah satu ruang penting dalam menyalurkan bakat dan kreativitas peserta didik di bidang seni. Cabang gambar bercerita sendiri mengharuskan peserta menuangkan sebuah cerita melalui ilustrasi visual yang komunikatif, kaya makna, dan memiliki pesan kuat. Dalam lomba tersebut, Adeeva tampil percaya diri sejak awal hingga akhir proses penilaian.
Karya yang ditampilkan Adeeva dinilai mampu menghadirkan kekuatan narasi melalui gambar yang detail, ekspresif, dan sesuai tema lomba. Goresan warnanya yang hidup serta kemampuan menyusun alur cerita melalui ilustrasi membuat hasil karyanya menonjol di hadapan dewan juri. Tidak hanya mengandalkan teknik menggambar, peserta juga dituntut memiliki kemampuan menyampaikan ide secara runtut dan kreatif.
“Anak-anak yang mengikuti lomba ini bukan hanya dinilai dari kemampuan menggambar, tetapi juga bagaimana mereka mampu menyampaikan pesan melalui karya. Adeeva tampil sangat matang,” tutur salah satu guru pendamping dari sekolah.
Keberhasilan Adeeva menambah daftar prestasi SD Negeri 1 Sokaraja Wetan yang selama ini dikenal konsisten melahirkan siswa berprestasi. Sekolah tersebut memang tidak asing dalam berbagai ajang kompetisi, baik bidang akademik maupun nonakademik, yang menunjukkan keberhasilan pembinaan karakter dan potensi siswa secara menyeluruh.
Pihak sekolah menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara siswa, guru pembimbing, serta dukungan orang tua yang selama ini aktif memberikan motivasi. Pembinaan seni dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun latihan intensif menjelang lomba.
“SD Negeri 1 Sokaraja Wetan selalu berusaha memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang sesuai bakat masing-masing. Prestasi ini menjadi bukti bahwa anak-anak memiliki potensi luar biasa jika didampingi dengan baik,” kata Eni Eka Purwati.
Bagi Adeeva sendiri, kemenangan di tingkat kabupaten menjadi pengalaman berharga. Perjuangannya tidak datang secara instan. Sebelumnya ia telah melewati seleksi tingkat kecamatan dan terus berlatih memperdalam teknik menggambar serta mengasah kemampuan menyusun cerita visual agar tampil maksimal di tingkat kabupaten.
Suasana haru dan bangga menyelimuti pihak sekolah setelah pengumuman pemenang dibacakan. Guru pendamping dan teman-teman sekolah menyambut kabar kemenangan tersebut dengan penuh sukacita. Prestasi ini dinilai menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berani mengembangkan bakat di bidang seni.
“Kami berharap Adeeva terus mengembangkan bakatnya dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Sekolah akan terus mendukung setiap potensi siswa agar mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” lanjut Eni.
Ia juga berharap capaian tersebut menjadi pemacu semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus menjaga budaya berprestasi. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat belajar mata pelajaran, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, dan rasa percaya diri anak-anak.
Ajang FLS3N tahun ini menjadi bukti bahwa seni memiliki tempat penting dalam pendidikan. Melalui kegiatan seperti ini, siswa diajak mengekspresikan gagasan, memperkuat imajinasi, dan belajar menyampaikan pesan melalui karya. Kompetisi bukan semata tentang menang atau kalah, tetapi tentang proses belajar dan tumbuh bersama bakat yang dimiliki.
Prestasi Adeeva di FLS3N Kabupaten Banyumas 2026 menjadi cermin bahwa sekolah dasar di daerah mampu melahirkan generasi kreatif yang siap bersaing. Dari ruang kelas sederhana di Sokaraja Wetan, lahir karya yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga membawa harum nama sekolah dan kecamatan.
Di balik selembar kertas dan warna-warna yang tertata rapi, ada semangat besar seorang anak untuk bercerita melalui gambar. Dari tangan kecil Adeeva, imajinasi menjelma prestasi, dan dari prestasi itu, harapan baru tumbuh bagi masa depan seni anak-anak Banyumas.
Kontributor: Ika
إرسال تعليق