PURWOKERTO - Kontingen Purwokerto Utara kembali mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Berkat raihan medali dari berbagai cabang olahraga, Purwokerto Utara sukses meraih predikat Juara Umum POPDA Atletik Banyumas 2026 pada Sabtu, 8 Mei 2026, sekaligus menegaskan dominasi mereka dalam pembinaan olahraga pelajar di tingkat sekolah dasar.
Keberhasilan tersebut menjadi hasil dari proses panjang pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah-sekolah di wilayah Purwokerto Utara. Semangat juang para atlet muda yang tampil penuh percaya diri di arena pertandingan mampu membawa nama daerah mereka bersinar di tengah persaingan ketat antarkontingen dari berbagai kecamatan di Banyumas.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Purwokerto Utara. Anak-anak telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas yang luar biasa,” ujar Korwilcam Dindik Purwokerto Utara, Djahid.
Raihan medali emas, perak, dan perunggu datang dari berbagai cabang olahraga. Di cabang panahan, Shea dari SDN 1 Purwanegara tampil gemilang dengan meraih juara pertama. Sementara di nomor atletik lompat jauh, Zaki dari sekolah yang sama berhasil menyumbangkan medali emas setelah tampil konsisten dan unggul dari para pesaingnya.
Tidak hanya itu, Boy dari SDN 1 Purwanegara juga menambah pundi-pundi medali dengan meraih juara dua lompat jauh dan juara tiga tolak peluru. Sementara Rheva berhasil membawa pulang medali perunggu dari nomor lari 1000 meter dan Mayra menyumbangkan juara tiga cabang tolak peluru.
“Keberhasilan ini tentu bukan hanya hasil kerja keras siswa, tetapi juga dukungan luar biasa dari guru, pelatih, kepala sekolah, dan orang tua,” lanjut Djahid memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet pelajar.
Prestasi membanggakan lainnya datang dari SDN 2 Sumampir melalui Enjeli yang tampil impresif dengan meraih juara satu lari 60 meter dan juara dua lompat jauh. Kecepatan dan ketangguhannya di lintasan menjadi salah satu penampilan yang mencuri perhatian dalam kompetisi tersebut.
Sementara itu, Arya dari SDN 1 Sumampir berhasil menyabet juara dua lari 60 meter, sedangkan Akifa tampil kuat di cabang tolak peluru dengan meraih posisi juara pertama. Konsistensi para atlet di berbagai nomor pertandingan menjadi faktor penting yang mengantarkan Purwokerto Utara meraih gelar juara umum.
Di cabang olahraga renang, Ghazy dari SDN 2 Pabuwaran tampil luar biasa dengan memborong dua medali emas dan satu medali perak. Ia berhasil menjadi juara pertama nomor 100 meter gaya bebas, juara pertama nomor 100 meter gaya dada, serta juara dua nomor 200 meter gaya ganti.
“Anak-anak tidak hanya berlomba untuk menang, tetapi juga belajar tentang disiplin, kerja keras, dan sportivitas. Nilai-nilai inilah yang sangat penting untuk masa depan mereka,” ungkap salah satu pelatih atletik yang turut mendampingi kontingen.
Selain cabang atletik dan renang, Purwokerto Utara juga menunjukkan kekuatan di cabang bela diri. Kontingen dari SDN 1 Grendeng berhasil menyumbangkan prestasi melalui raihan juara dua cabang silat dan karate. Keberhasilan ini semakin melengkapi dominasi Purwokerto Utara di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Ajang POPDA sendiri menjadi salah satu wadah penting dalam menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat dari lingkungan sekolah dasar. Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga membentuk mental bertanding, rasa percaya diri, dan karakter positif para peserta didik.
Keberhasilan Purwokerto Utara menjadi juara umum dinilai sebagai bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di tingkat sekolah dasar telah berjalan dengan baik. Program latihan yang terarah serta dukungan penuh dari sekolah menjadi modal penting dalam mencetak atlet pelajar yang mampu bersaing di tingkat kabupaten bahkan lebih tinggi.
“Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tutur Djahid.
Ia juga menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter. Oleh karena itu, pembinaan olahraga pelajar di Purwokerto Utara akan terus diperkuat agar mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial di masa mendatang.
Keberhasilan sebagai juara umum POPDA Atletik Banyumas 2026 pun menjadi momentum berharga bagi Purwokerto Utara untuk terus menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan sekolah. Di balik setiap medali yang diraih, tersimpan kerja keras, latihan panjang, serta mimpi besar anak-anak Banyumas untuk terus melangkah lebih tinggi dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih luas.
Kontributor: Nurrina Dyahpuspita
Posting Komentar