SEMARAK HARLAH KE-92 GP ANSOR LUMBIR: KOLABORASI BUDAYA, SOSIAL, DAN HIBURAN



PARUNGKAMAL, INFO BANYUMAS – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Lumbir menggelar perhelatan akbar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 Ansor. Berkolaborasi dengan Coklat Kita, kegiatan bertajuk "Silaturahmi Akbar" ini sukses menyedot perhatian ribuan warga. Rangkaian acara yang memadukan aksi sosial, pelestarian budaya, perlombaan edukatif, hingga panggung hiburan musik reggae tersebut dipusatkan di Lapangan Bersatu, Desa Parungkamal, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.


Kemeriahan harlah tersebut dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kader internal NU hingga warga lintas generasi. Ketua PAC GP Ansor Lumbir, Wahyu Cahyoko, S.Pd., secara resmi membuka jalannya seluruh rangkaian kegiatan. Momentum pembukaan ini kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat serta arahan dari Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lumbir dan Camat Lumbir, Wardoyo, S.IP., yang mengapresiasi tinggi konsistensi Ansor dalam menggerakkan pemuda di wilayah pedesaan.


Terkait dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, panitia penyelenggara menjelaskan bahwa fokus utama peringatan harlah tahun ini adalah mempererat tali silaturahmi sekaligus memicu geliat positif di bidang kebersihan lingkungan dan ekonomi kreatif. Guna mencapai tujuan tersebut, diselenggarakanlah Lomba Kampung Resik yang diikuti secara antusias oleh perwakilan antar-desa se-Kecamatan Lumbir. Kompetisi tersebut bertujuan untuk merangsang kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan sanitasi dan keindahan lingkungan tempat tinggal mereka.


Selain Lomba Kampung Resik, kemeriahan acara juga diwarnai oleh persaingan kreatif dalam Lomba Tumpeng yang diikuti oleh para pemudi Fatayat NU. Melalui perlombaan tersebut, kreativitas kuliner tradisional para kader perempuan muda NU diasah secara kompetitif namun tetap dalam suasana penuh keakraban. Pihak panitia juga menyediakan berbagai macam fun game menarik yang berhasil memecah kekakuan dan memperkuat solidaritas antarkader serta masyarakat awam yang hadir memadati Lapangan Bersatu.


Sisi sosial dari kegiatan tersebut semakin terasa nyata dengan adanya penyerahan bantuan sosial berupa investment dari pihak Coklat Kita kepada PAC GP Ansor Lumbir. Hubungan kemitraan tersebut diharapkan dapat menyokong berbagai program kerja pemberdayaan pemuda yang dirancang oleh Ansor ke depannya. Sesi formal dan edukatif kemudian ditutup dengan acara sarasehan, sebuah forum dialog interaktif yang mempertemukan para tokoh agama, pemuda, dan pemerintah setempat untuk mendiskusikan tantangan serta peluang pembangunan pemuda di Kecamatan Lumbir.


Tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial dan sosial, peringatan Harlah ke-92 ini juga menjadi panggung unjuk gigi bagi potensi seni budaya lokal. Masyarakat yang hadir disuguhi penampilan memukau dari grup kentongan Satria Emas asal Desa Parungkamal. Dentuman irama bambu tradisional khas Banyumasan tersebut berhasil menghidupkan suasana dan mengundang tepuk tangan riuh dari para penonton.


Sebagai pemuncak acara malam keakraban, panggung hiburan diguncang oleh penampilan musik bergenre reggae. Band reggae kenamaan, Ole Jhon yang datang jauh-jauh dari Banjarnegara, tampil energik membawakan lagu-lagu hits mereka. Kemeriahan semakin tidak terbendung saat bintang tamu utama, Momonon, band reggae papan atas asal Rangkasbitung, Banten, naik ke atas panggung dan mengajak seluruh penonton yang memadati Lapangan Bersatu untuk bernyanyi dan berdansa bersama di bawah langit Parungkamal.


Keberhasilan acara tersebut tidak lepas dari visi besar para penggeraknya. Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua PAC GP Ansor Lumbir menegaskan pentingnya kolaborasi dan adaptasi pemuda di era modern tanpa kehilangan akar tradisinya.


"Peringatan Harlah ke-92 ini bukan sekadar ajang hura-hura, melainkan momentum bagi kader Ansor Lumbir untuk membuktikan bahwa pemuda NU mampu menjadi motor penggerak masyarakat. Lewat sinergi bersama Coklat Kita, kami ingin menyentuh berbagai aspek, mulai dari kebersihan lingkungan lewat Lomba Kampung Resik, pemberdayaan perempuan bersama Fatayat, hingga pelestarian seni kentongan. Kehadiran musik reggae di sini juga menjadi bukti bahwa Ansor adalah wadah yang inklusif, terbuka bagi ekspresi seni anak muda, asalkan tetap membawa pesan damai dan positif," ujar Wahyu Cahyoko, S.Pd.



Apresiasi senada juga datang dari pihak birokrasi yang melihat kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata pemuda terhadap program pemerintah daerah.


"Kami dari jajaran pemerintahan kecamatan sangat bangga dan mengapresiasi apa yang diinisiasi oleh GP Ansor Lumbir hari ini. Lapangan Bersatu Desa Parungkamal menjadi saksi bagaimana pemuda bisa menyatukan masyarakat dalam kegiatan yang sangat produktif. Lomba Kampung Resik yang diadakan sangat sejalan dengan program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Ditambah lagi dengan adanya sarasehan dan bantuan sosial, ini adalah kolaborasi tiga pilar yang konkret antara pemuda, swasta, dan pemerintah. Semoga Ansor terus konsisten merawat kebersamaan ini," tutur Camat Lumbir, Wardoyo, S.IP., dengan nada optimis.


Sebagai tuan rumah tempat diselenggarakannya acara, Kepala Desa Parungkamal turut naik ke podium untuk memberikan sambutan hangat dan dukungan penuh bagi organisasi kepemudaan tersebut.


"Saya atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Parungkamal mengapresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan akbar ini di desa kami. Kami sangat menyambut baik inisiatif luar biasa dari GP Ansor PAC Lumbir dan Coklat Kita. Lapangan Bersatu hari ini tidak hanya menjadi tempat silaturahmi, tetapi juga menjadi pusat perputaran ekonomi yang nyata bagi warga kami. Semoga dengan semakin banyaknya kegiatan positif berskala besar di Parungkamal, hal ini dapat meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di wilayah kami secara berkelanjutan," pungkas Kepala Desa Parungkamal, Bapak Salimin.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama