Jemput Bola Dana Pendidikan, SDN 1 Kaliwangi Pastikan PIP Tepat Sasaran Lewat Kolaborasi dengan BRILink REDAM




KALIWANGI - Komitmen untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh siswa yang berhak ditunjukkan SD Negeri 1 Kaliwangi melalui fasilitasi pencairan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang bekerja sama dengan Outlet BRILink REDAM, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah tersebut disambut antusias oleh puluhan wali murid penerima manfaat. Selain memberikan kemudahan akses layanan keuangan, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelayanan sekolah dalam mendukung keberhasilan program pemerintah di bidang pendidikan sekaligus memastikan penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.


Sejak pagi hari, halaman SDN 1 Kaliwangi tampak ramai oleh kehadiran para wali murid yang membawa berbagai dokumen persyaratan pencairan dana. Kehadiran layanan BRILink langsung di sekolah membuat para penerima manfaat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke kantor layanan perbankan. Situasi ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya transportasi, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi para orang tua yang sebagian besar berasal dari lingkungan sekitar sekolah.


Kepala SDN 1 Kaliwangi, Siti Ngumroh, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sekolah dalam memastikan bantuan pemerintah dapat diterima dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh peserta didik. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam mengawal proses penyaluran bantuan agar berjalan tertib dan tepat sasaran.


“Kami ingin memastikan bahwa dana PIP benar-benar diterima oleh siswa yang berhak dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pelayanan sekolah kepada wali murid agar proses pencairan dana dapat berlangsung lebih mudah, cepat, dan aman,” ujar Siti Ngumroh.


Kerja sama antara sekolah dan Outlet BRILink REDAM menjadi contoh sinergi positif dalam mendukung pelayanan pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut, proses pencairan dana dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat sehingga meminimalkan berbagai kendala yang selama ini sering dihadapi penerima manfaat. Sekolah juga dapat melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyaluran bantuan sehingga prinsip akuntabilitas dan transparansi tetap terjaga.


Lebih lanjut, Siti Ngumroh menjelaskan bahwa keterlibatan KPRI REDAM melalui layanan BRILink tidak hanya membantu aspek teknis pencairan dana, tetapi juga memperlihatkan semangat gotong royong antarwarga pendidikan di Kecamatan Purwojati. Menurutnya, koperasi guru memiliki peran strategis dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pendidikan.


“KPRI REDAM merupakan koperasi milik guru yang dikelola dengan prinsip dari, oleh, dan untuk anggota. Melalui kegiatan ini, prinsip tersebut benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekolah,” tambahnya.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung tertib dan lancar meskipun sejumlah kendala teknis sempat muncul. Beberapa wali murid diketahui lupa nomor PIN rekening sehingga memerlukan proses verifikasi tambahan sebelum dana dapat dicairkan. Selain itu, terdapat pula penerima manfaat yang belum membawa dokumen pendukung secara lengkap. Namun berkat koordinasi yang baik antara pihak sekolah dan petugas BRILink, seluruh kendala tersebut dapat diselesaikan tanpa menghambat jalannya pelayanan.


Petugas pendataan PIP SDN 1 Kaliwangi, Sri Puji Astuti dan Maya, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Outlet REDAM memberikan dampak positif bagi sekolah maupun penerima manfaat. Mereka menilai pelayanan yang diberikan sangat membantu dalam mempercepat proses pencairan sekaligus memastikan seluruh data penerima dapat terpantau dengan baik.


“Meskipun hari ini merupakan hari libur, petugas tetap sigap melayani para penerima manfaat. Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini karena proses pencairan menjadi lebih dekat, mudah, dan terpantau dengan baik,” ungkap keduanya.


Antusiasme wali murid terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak di antara mereka mengaku merasa terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk perjalanan ke lokasi pencairan yang lebih jauh. Kemudahan pelayanan yang diberikan juga membuat proses pencairan berlangsung lebih nyaman dan efisien bagi para orang tua penerima manfaat.


Salah satu wali murid penerima manfaat, Ibunda Alin Tri Hasanah, menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah dan Outlet BRILink REDAM atas pelayanan yang diberikan. Ia berharap model pelayanan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga penerima bantuan pendidikan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada SDN 1 Kaliwangi dan Outlet REDAM. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan kami tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi lebih banyak untuk pergi ke tempat pencairan yang jauh. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” tuturnya.


Program Indonesia Pintar merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan yang layak dan terhindar dari risiko putus sekolah. Melalui fasilitasi pencairan dana PIP ini, SDN 1 Kaliwangi menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat pelayanan dan pendampingan bagi masyarakat. Komitmen tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus menghadirkan layanan yang berpihak kepada kebutuhan peserta didik, sehingga setiap bantuan pendidikan benar-benar mampu memberikan manfaat optimal bagi masa depan anak-anak Indonesia.


Kontributor: Megawati Purwaningrum

Editor: Andi Dwi Atmoko

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama